Business is booming.

Jadwal Bulutangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo, Live TVRI

Pukul 07.00 WIB dimulai ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Sebanyak lima pertandingan wakil Indonesia di cabang bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020 akan terjadi pada hari Sabtu (24/7/2021)

Tiga pertandingan lainnya pada Minggu (25/7/2021).

Seluruh pertandingan akan disiarkan secara live oleh TVRI, ada juga oleh Indosiar dan SCTV.

Pertandingan pertama pukul 07.00 WIB dimulai ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu melawan Chow Mei Kuan/Lee Men Yean

Dua jam kemudian, Jonatan Christie vs Aram Mahmoud

Pada pukul 09.40 WIB ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti melawan Simon Wing Hang Leung/Gronya Somerville

Di Grup A – Ganda Putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Ben Lane/Sean Vendy pukul 10.20 WIB

Sore harinya atau sekitar pukul 16.00 WIB ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura

Baca juga: Seruan Bongkar Biang Rusuh Trending, Netizen Tak Simpati dengan Demo Tolak PPKM, Usut Dalangnya

Greysia Polii/Apriyani Rahayu Fokus

Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi wakil pertama Indonesia yang turun berlaga.

Ganda putri peringkat enam dunia tersebut bakal meladeni permainan ganda Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean di lapangan dua Mushashino Forest Sport Plaza, Tokyo mulai pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 07.00 WIB.

Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan menjadi atlet bulu tangkis Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo melawan ganda Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean di lapangan dua Mushashino Forest Sport Plaza, Tokyo mulai pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 07.00 WIB. (Humas PBSI)

“Kami sudah siap pikiran dan fokusnya untuk menghadapi semua lawan di grup A ini,” ujar Greys Jumat (23/7) pagi.

Baca Juga:  Timnas Jerman Harus Menang Lawan Saudi di Olimpiade Tokyo 2020

“Strategi khususnya hanya mempersiapkan diri sebaik mungkin. Fokus. Pikirannya tidak kemana-mana. Tenang,” lanjutnya.

Di pertemuan terakhir dengan Chow/Lee, Greys/Apri mengalami kekalahan yang cukup menyakitkan.

Kala itu, mereka bertemu di laga pamungkas grup A BWF World Tour Finals 2020 bulan Januari silam di Bangkok, Thailand. Greys/Apri yang hanya membutuhkan satu gim kemenangan, akhirnya harus menyerah dua gim langsung 13-21, 17-21 yang membuat mereka tidak berhasil lolos ke babak semifinal.

Hal ini yang tidak ingin diulang oleh juara Indonesia Masters 2020 itu.

“Head to head kami dengan mereka 2-2, di pertemuan terakhir kami kalah. Itu yang tidak boleh terulang,” tutur Greys seperti dikutip situs resmi PBSI.

“Pertandingan pertama di fase grup sangatlah penting untuk langkah selanjutnya. Kami harus fokus, tidak boleh lengah dan langsung in mainnya,” jelas Greys.

Sebagai pemain yang kenyang pengalaman, Greys yang sudah mencicipi dua kali Olimpiade sebelumnya pun tetap diliputi rasa tegang. Tapi ia menganggap ketegangan adalah suatu hal yang positif.

“Tegang pasti ada, justru bagus kalau tegang berarti siaga dalam persiapan,” katanya.

Merasakan Olimpiade di tiga edisi berbeda merupakan hal yang luar biasa bagi Greys, apalagi ia melakoninya dengan tiga partner berbeda

Di edisi pertama Greys turun di Olimpiade London 2012 bersama Meiliana Jauhari, empat tahun berikutnya di Rio 2016, Greys menggandeng Nitya Krishinda Maheswari. Dan saat ini di Tokyo 2020, Greys berpasangan dengan Apriyani Rahayu.

“Puji Tuhan saya diberikan kesempatan untuk mewakili Indonesia di tiga Olimpiade. Walau di dua edisi sebelumnya saya belum bisa menyumbang medali tapi pengalaman ini adalah sesuatu yang luar biasa,” ungkap Greys.

“Tokyo 2020 mungkin akan jadi Olimpiade terakhir saya. Semoga saya dan Apri bisa memberikan yang maksimal untuk Indonesia,” sambungnya.

Baca Juga:  Bocah 10 Tahun Dijadikan Jaminan Tiga Karung Beras

Greys yang saat ini berusia 33 tahun juga bercerita pengalaman seputar Olimpiade yang dirasakannya.

“Salah satu yang paling menyenangkan dan dirindukan dari Olimpiade adalah suasana di Athlete Village. Kita merasa seperti punya dunia sendiri karena banyak banget orang tapi mereka semua itu atlet dunia dari seluruh dunia,” cerita Greys.

“Di Tokyo 2020 ini yang berbeda adalah makanannya. Makanannya lebih enak dari dua edisi sebelumnya,” ujar Greys sambil tertawa.

Baca juga: Kolaborasi Orangtua dan Guru Dampingi Anak Belajar Jadi Kunci Sukses PJJ Selama Pandemi Covid-19

“Selain itu, tempatnya nyaman dan kebetulan banget kita dapat apartemen unitnya view ke laut dan gedung-gedung kota Tokyo. Bagus banget. Udara juga bersih dan area sekitar village nyaman buat atletnya,” pungkasnya.


JADWAL BULUTANGKIS INDONESIA OLIMPIADE TOKYO 2021

Sabtu, 24 Juli 2021

Grup A – Ganda Putri
07.00 WIB: Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chow Mei Kuan/Lee Men Yean

Grup G – Tunggal Putra
09.00 WIB: Jonatan Christie vs Aram Mahmoud

Grup C – Ganda Campuran
09.40 WIB: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Simon Wing Hang Leung/Gronya Somerville

Grup A – Ganda Putra
10.20 WIB: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Ben Lane/Sean Vendy

Grup D – Ganda Putra
16.00 WIB: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura

Minggu, 25 Juli 2021

Grup M – Tunggal Putri
08.00 WIB: Gregoria Mariska Tunjung vs Thet Htar Thuzar

Grup J – Tunggal Putra
11.20 WIB: Anthony Sinisuka Ginting vs Gergely Krausz

Grup C – Ganda Campuran
11.20 WIB: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Mathias Christiansen/Alexandra Boje

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...