Business is booming.

Anies Trending, Netizen Pertanyakan Kesan Takut Hadapi Interpelasi

Padahal cuman pengen ditanya doang, @aniesbaswedan udah siapkan pasukan

Anies Baswedan kembali trending terhadap hak interpelasi anggota DPRD.

Netizen umumnya mempertanyakan sikap Anies yang berlebihan untuk menghadapi hak interpelasi yang digaungkan PDIP dan PSI tersebut.

Misalnya dengan mengundang 7 fraksi ke rumahnya yang ternyata membahas interpelasi.

Pertemuan itu tergolong sukses karena semua fraksi yang diundang sepakat menolak interpelasi.

Interpelasi yang dimaksud adalah hak bertanya anggota DPRD dalam kasus proyek Formula E yang gagal dilaksanakan tahun ini.

Sebelumnya Formula E trending dengan perbincangan hampir serupa.

Berikut Cuitan Netizen terhadap Anies

@Dennysiregar7: Padahal cuman pengen ditanya doang, @aniesbaswedan udah siapkan pasukan.. Cuman ditanya lho, siapkan aja jawaban.. Atau gak punya ?

@bedarmanto: Zaman BTP kita dibukakan mata bahwa anggota dewan gak ada yg bener. Zaman Anies, kita dipertontonkan mentalitas dewan dan gubernur yg sama bobroknya.

@Nadia25MP: Presiden @jokowi ngecat pesawat dengan warna merah putih habis 2M mereka bilang buang buang uang negara rakyat lagi susah mendingan buat penanganan covid, gubernur
@aniesbaswedan ngadain balapan mobil habis 1.6 T pada saat pandemi covid bukan buang2 uang rakyat ?

@nina_agstn: Pak anies selalu membawa “kebahagiaan” (kasus undang 7 fraksi makan-makan)

@LanangLugasworo: Enak ya jadi anies gak kerja apa2 duitnya buanyak, bisa bungkam sana sini, gk kerja aja bisa claim sana sini.

@__TongaNixon: Masa ahli tata kata sekelas @aniesbaswedan takut menghadapi anggota dewan ketika di interpelasi.. Gak hebat lo nies, Ahok aja nantang anggota dewan utk di interpelasi

Sindir Anies

Politikus PDI-Perjuangan Gilbert Simanjuntak menyindir tujuh fraksi penolak hak interpelasi terkait Formula E setelah diundang makan malam bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca Juga:  Heboh Seragam DPRD Kota Tangerang Merk Louis Vuitton

“Setelah mereka tujuh fraksi itu kenyang, lalu mereka mengeluarkan sikap untuk kemudian menolak interpelasi. Mungkin kalau masih lapar belum mengeluarkan sikap (menolak atau setuju),” kata Gilbert dalam tayangan Kompas Petang, Sabtu (28/8/2021).

Gilbert mengatakan, pertemuan tujuh fraksi anggota DPRD DKI Jakarta dengan Gubernur Anies di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta menciderai martabat anggota Dewan.

Karena menurut Gilbert, pertemuan antara anggota legislatif dengan eksekutif seharusnya dilakukan di Gedung DPRD DKI Jakarta di Kebon Sirih Jakarta Pusat.

“Kalau kita mau jujur, ini (pertemuan) adalah sebuah pelecehan, sebuah sikap yang merendahkan martabat, sangat-sangat merendahkan martabat karena seharusnya DPRD itu rapat dengan Gubernur di Kebon Sirih bukan di Rumah Dinas,” ucap dia.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta ini menyebut pertemuan itu akan melunturkan kepercayaan rakyat kepada lembaga parlemen di DKI Jakarta.

“Merendahkan kepercayaan rakyat yang dipercayakan ke mereka yang harusnya mereka bela,” kata dia.

Gilbert yang juga merupakan anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta ini mengatakan, hak interpelasi diajukan fraksinya karena melihat Formula E tidak tepat diselenggarakan di saat pandemi Covid-19.

Itulah sebabnya hak interpelasi dilayangkan agar ada forum resmi Gubernur DKI Jakarta menjelaskan urgensi dari penyelenggaraan Formula E.

“Sikap yang kita tunjukan dengan interpelasi adalah untuk membela kepentingan rakyat di mana kita lihat bahwa Formula E tidak pada tempatnya dilaksanakan saat ini, mengingat keadaan pandemi yang kemudian rakyat banyak sekali yang jadi korban. Masih banyak hal urgen yang jadi prioritas yang bisa kita lakukan,” ujar dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengatakan tujuh fraksi yaitu Fraksi PAN, Demokrat, PKS, PKB-PPP, Golkar, Nasdem dan Gerindra sepakat menolak penggunaan hak interpelasi untuk Formula E.

Baca Juga:  Sabarnya Anggota Paspampres Praka Izroi di Pos Penyekatan PPKM

Kesepakatan diambil setelah acara makan malam dan silaturahmi di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, Menteng Jakarta Pusat Kamis (26/8/2021).

“Jadi secara umum tujuh fraksi sepakat untuk tidak ikut interpelasi,” kata Taufik saat dihubungi melalui telepon, Jumat (27/8/2021).

Taufik mengatakan Gubernur Anies meminta penyelenggaraan Formula E tetap berjalan karena dinilai mampu menjadi pemantik kebangkitan ekonomi di Jakarta.

“Formula E salah satu cara membangkitkan ekonomi menumbuhkan kepercayaan (negara) luar kepada kita,” kata Taufik.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...