Business is booming.

Peringatan BMKG: Seluruh Wilayah DKI Hujan Hingga Malam

Prakiraan untuk Hari Minggu, 5 Desember 2021 Wilayah DKI Jakarta

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan terjadi di seluruh wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu sepanjang hari hingga malam.

Melalui laman resminya yang dikutip Republika.Co.Id, BMKG mengeluarkan peringatan potensi hujan disertai petir di empat wilayah DKI Jakarta pada Minggu, 5 Desember 2021 siang dan sore.

Wilayah tersebut meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

Pada pagi hari, hujan sedang melanda Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, wilayah DKI lainnya dan Kepulauan Seribu mengalami hujan ringan.

Jangan Lewatkan

Beralih ke siang hari, Jakarta Selatan dan Timur diperkirakan mengalami hujan disertai petir. Sedangkan wilayah lainnya termasuk Kepulauan Seribu masih hujan ringan.

Hujan ringan diperkirakan masih terjadi hingga malam hari.

Rata-rata suhu udara di Jakarta yakni minimum 24 derajat Celcius, sedangkan tertinggi 30 derajat Celcius.

Suhu udara Kepulauan Seribu yakni 26-30 derajat Celcius. Kelembaban udara di DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu berkisar 85-95 persen.

Puncak Musim Hujan

Sebelumnya Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab mengatakan sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan.

Secara umum, puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2022

“Sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. Ada sedikit saja di wilayah Sulawesi Selatan bagian timur, Maluku. Tapi secara umum sebagainya besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan,” ujar Fachri dalam Konfrensi Pers secara daring Jumat (3/12), seperti dikutip Republika.Co.Id.

Untuk prediksi puncak musim hujan menurit Fachri akan beragam. Seperti di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, Riau, Bengkulu, Jambi puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Desember.

Baca Juga:  Kutipan My Dream Mas di Serial Layangan Putus Trending, Impian Netizen

Sementara puncak musim hujan di wilayah Sumatra Selatan, Lampung, Jawa, Kalimantan, NTT, NTB dan Bali diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2022.

“Sumatera Selatan, Lampung sebagian besar Jawa antara Januari hingga Februari dan juga Kalimantan pada umumya Januari Februari. Jadi Bali, NTT dan NTB puncak musim hujan Januari, Februari. secara umum yang puncak musim hujan di Indonesia itu antara Januari hingga Februari,” ungkap dia.

Saat ini, BMKG terus melakukan pemantauan siklon tropis melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC).

Pada April 2021 lalu, wilayah NTT dilanda dampak siklon tropis seroja dan menimbulkan banyak korban jiwa.

“Kami terus memantau melalui Jakarta TCWC karena antara November hingga April adalah pertumbuhan siklon tropis di selatan,” kata Fachri.

Dari beberapa catatan kejadian di Indonesia, siklon tersebut terjadi pada 2008 kemudian 2009, 2010 ada 2014, 2017, 2018, 2019, 2020, 2021 ada terus.

Artinya, frekuensi siklon semakin intens. “Hampir setiap tahun ada. Ini yang perlu menjadi kewaspadaan dan terakhir 1 Desember kita ada pertumbuhan siklon tropis teratai di sebelah selatan Jawa,” tegasnya.

Oleh karenanya, dampak siklon tropis sangat perlu diwaspadai.

Siklon tropis ini tumbuh di Samudera Hindia sebelah selatan Indonesia. Khusus di wilayah Bali, NTT dan NTB.

Namun kata dia bukan berarti siklon tropis di tempat lain tidak memberikan dampak.

“Contoh saat ini kita ada siklon tropis Nyatoh disekitar Filipina dampak tidak langsungnya di Indonesia bagian utara,” jelas Fachri.

BMKG juga terus mengamati fenomena gelombang atmosfer. Dinamika gelombang atmosfer terdiri dari beberapa tipe yakni MJO (Madden Julian Oscillation, Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby).

Hingga Rabu (1/12), fenomena tersebut cukup aktif di Indonesia sehingga berpotensi meningkatkan potensi curah hujan di wilayah Indonesia masih cukup tinggi.

Baca Juga:  Izinkan Saipul Jamil Tampil di TV, Ketua KPI Dikecam Habis

BMKG pun meminta masyarakat untuk waspada peningkatan curah hujan. “Tanggal 4 (Desember)kita perlu waspada terutama di Kalimantan bagian selatan di pesisir barat, Sumatera bagian selatan, begitupun tanggal 5 Jawa terutama Jawa bagian barat yang perlu waspada,” ujar dia.

Saat ini, lanjutnya, BMKG juga memantau gelombang laut. Potensi gelombang laut yang cukup tinggi kemungkinan di selatan pulau Jawa dan Laut Natuna.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...