Business is booming.

Hastag Angelo Out Trending, Fans Persija Desak Sang Pelatih Dipecat

Gara-gara Gagal Menang lawan Dua Tim Zona Degradasi Persela dan Persipura

Pendukung Persija tampaknya sudah habis kesabaran.

Mereka serentak menggangungkan hastag Angela Out atau #AngeloOut.

Hastag itu bermula dari hasil Persija yang gagal kalahkan tim papan bawah Persela 1-1.

Sementara sebelumnya Macan Kemayoran dipermalukan tim papan bawah lainnya, Persipura 2-1.

Fans Persija pun menganggap kekalahan karena buruknya kepelatihan Angelo Alessio, pelatih Persija.

Mereka meminta manajemen mengganti sang pelatih asal Italia itu.

Mereka yakin di tangan pelatih Angelo Alessio, Persija bakal terpuruk.

Berikut cuitan sejumlah netizen yang diyakini fans Persija terhadap #AngeloOut

@JakBoyolali: Tim sekelas Persija sulit meraih kemenangan? Yakin masih mau dipertahankan? @bepe20 @Persija_Jkt. Pemain,pelatih,dan manajemen bisa datang dan pergi kapan saja,tapi kami (The Jak Mania) akan selalu ada!!! #AngeloOut

@_AwayDay: Dikit dikit out, dikit dikit out. Ini udah game week ke berape? Lawan 2 tim zona degradasi ga bisa menang. Mau nunggu pembuktian apa lagi? #AngeloOut

@Jakpondokcabe: MOSI TIDAK PERCAYA DARI KAMI KOORDINATOR WILAYAH PONDOK CABE !!! #AngeloOut

@InfokomJakmania: Dulu saat awal² datang, banyak media yg memperkirakan kalo Persija di tangan Angelo akan lebih modern dengan gaya Eropa bermainnya. Tapi ternyata??? #AngeloOut

@JakmaniaSkh: Ga ada instruksi dari atas mengenai tagar maupun gerakan via media maya. Dari atas mempressure ke atas, kita yg bawah ngasih pressure lewat media agar lebih kedengeran apa yg disuarakan. Pendapat boleh boleh aja beda, tapi intinya, Kita Jakmania Sukoharjo ada ditagar #angeloout

Baca Juga:  Gilas Laos 5-1, Timnas Indonesia Kudeta Malaysia di Puncak Klasemen

@IyangYasa2: Angkat kaki jika sudah tidak bisa memberi warna tersendiri di club #AngeloOut
@FOS_PERSIJA

@Djarotprasetyo3: Main gak ada skema gak jelas pemain tua jangan dipake bek ya pada tua #AngeloOut

@RafliRav: Ga ada perubahan pisan maennya dari leg 1 minim taktik ,udah waktunya #AngeloOut

@marcotion9: Angelo itu pelatih bagus, nggak pantes latih ampas kayak persija, makanya harus out, biar bisa menyelamatkan karirnya #AngeloOut

@BoysFrente: Intinya begini. Jika memang sudah tidak mampu yaa keluar dari pada di caci mulu ama supporter nya. Dan untuk anda sekali lagi @bepe20 anda yang membawa dia kasini dan anda harus berani memulangkan dia ke negara asal nya . Mau ampe kapan begini #AngeloOut

@adnanaharry: Memang ini sangat berat. Kalo ngga kuat silakan pergi. Jangan sampai membuat luka ini semakin besar . Anjay gurinjay #AngeloOut

Komentar Angela Alessio

Pelatih Persija Jakarta, Angelo Alessio memberikan tanggapan terkait Persija yang sulit menang meskipun mendatangkan pemain berkualitas.

Persija Jakarta bermain imbang melawan Persela Lamongan pada pekan ke-20 Liga 1 2021-2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (15/1/2022).

Persija Jakarta bermain imbang dengan skor 1-1.

Tim besutan Angelo Alession itu tertinggal lebih dulu melalui gol Malik Risaldi pada menit ke-58.

Persija Jakarta baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-81 melalui Marco Motta.

Sebelumnya, Persija Jakarta mengalami kekalahan pada pekan ke-19 Liga 1 2021-2022 melawan Persipura Jayapura pada 11 Januari 2022.

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persipura Jayapura.

Dengan hasil imbang melawan Persela, Persija tetap berada di posisi delapan klasemen sementara dengan 29 poin.

Pelatih Angelo Alession pun memberikan tanggapan terakit Persija Jakarta yang sulit menang meski mendatangkan pemain berkualitas.

Baca Juga:  Profil Rodrygo Pencetak Sejarah Dua Gol Menit 90 dan Bawa Madrid ke Final

Persija Jakarta memang banyak mendatangkan pemain untuk mengarungi putaran kedua Liga 1 2021-2022.

Sebut saja pemain-pemain baru Persija Jakarta itu adalah Makan Konate, Achmad Bustomi, Ichsan Kurniawan, Syahrian Abimanyu, Irfan Jauhari, Samuel Cristianson, Ikhwan Ciptady.

“Memang benar kami mendatangkan pemain di bursa transfer dan hari ini kami memasang 11 pemain yang menurut saya siap untuk tampil,” kata Angelo Alessio setelah pertandingan melawan Persela.

“Di babak pertama kami bermain bagus namun kami tidak bisa memaksimalkan peluang-peluang yang didapatkan,” imbuhnya seperti dikutip Bolasport.com

“Di babak kedua saya mengubah strategi dengan menarik keluar tiga pemain (Simic, Irfan, Samuel) agar kami menyamakan kedudukan dan akrhinya bisa lewat Motta Tapi kami kehabisan waktu untuk mencetak gol tambahan.

“Saya akan mencari solusi terbaik untuk mencari komposisi skuad paling ideal dari pemain-pemain yang ada,” ujarnya.

Profil Angelo Alessio

Angelo Alessio lahir 29 April 1965 di Capaccio.

Ia adalah seorang manajer sepak bola Italia dan mantan pemain yang saat ini menjadi pelatih kepala Persija Jakarta.

Alessio memulai karir profesionalnya sebagai pemain dengan klub Serie A Avellino pada tahun 1984.

Dia kemudian main Juventus pada tahun 1987 sampai tahun 1992 (kecuali untuk pinjaman musim di Bologna pada tahun 1988– 89).

Ia memenangkan gelar ganda Coppa Italia–Piala UEFA pada tahun 1990.
Dia kemudian pindah ke klub Serie A Bari, sebelum bergabung dengan Cosenza di Serie B dan kemudian kembali ke Avellino (sekarang di Serie C1) pada tahun 1997.

Dia mengakhiri karirnya pada tahun 1998 setelah satu musim bersama Modena.

Setelah pensiun, Alessio bergabung dengan Napoli sebagai anggota staf pelatih, pertama bertanggung jawab atas tim yunior dan kemudian sebagai asisten tim utama.

Baca Juga:  Manchester United Sampaikan Salam Perpisahan dengan Pogba

Ia kemudian menjabat sebagai pelatih kepala untuk sejumlah tim Serie C2 (Imolese, Massese, SPAL); namun tidak sampai kombinasinya dengan Antonio Conte di Siena di mana bakatnya benar-benar diperhatikan.

Setelah mencapai promosi keluar dari Serie B di bawah Conte bersama Siena, pasangan tersebut menerima pekerjaan di Juventus.

Di Juventus, Alessio menikmati tiga tahun berturut-turut dominasi Serie A, dengan tiga gelar liga dan dua Piala Super Italia.

Setelah tiga tahun di Juventus, di mana ia pernah menjadi caretaker sejak Oktober 2012 hingga Desember 2012, ia kembali bergabung dengan Conte di tim nasional sepak bola Italia.

Setelah periode yang agak sukses dan keluarnya Italia dari Euro, Alessio berpisah dengan Italia dan sekali lagi mengikuti Conte ke Chelsea.

Pada Januari 2019 ia menegaskan niatnya untuk memulai karirnya sendiri sebagai pelatih kepala, sehingga secara efektif mengakhiri kolaborasi lamanya dengan Conte.

Pada 16 Juni 2019, Alessio diangkat sebagai manajer klub Liga Utama Skotlandia Kilmarnock.

Dalam pertandingan pertamanya yang bertanggung jawab, Kilmarnock kalah dalam kualifikasi Liga Europa dari klub Liga Utama Welsh, Connah’s Quay Nomads.

Alessio dipecat oleh Kilmarnock pada Desember 2019, dengan tim duduk di tempat kelima.

Pada 10 Juni 2021, Alessio diangkat menjadi pelatih kepala klub Liga 1 Persija Jakarta.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...