Business is booming.

Tabrakan 2 Speedboat di Sarangan, 1 Orang Tenggelam dan Meninggal

keselamatan wisatawan seharusnya menjadi tanggungjawab Pemkab Magetan.

Tabrakan dua speedboat saat mengangkut penumpang terjadi di Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur.

Tabrakan menyebabkan sopir speedboat jatuh ke telaga dan sempat menghilang.

Setelah dilakukan pencarian, korban berinisial D (50 tahun) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kabar tabrakan dua speedboat dilaporkan akun @Pusdalops_mgt

Sabtu (05/02) pukul 15.30 WIB telah terjadi laka air di Telaga Pasir Sarangan, Kec. Plaosan, Kab. Magetan.

Korban berinisial D (L/50thn) dengan alamat Desa Ngancar RT 2 RW 01, Kec Plaosan, Kab. Magetan yang berprofesi sebagai sopir speedboat terjatuh ketika hendak mengambil foto penumpang miliknya.

Korban mengambil foto dari ujung speedboat yang kemudian bertabrakan dengan speedboat lainya dan korban terjatuh ke telaga.

Titik tenggelam korban di dekat tulisan Telaga Sarangan, sebelah barat pulau Telaga Sarangan.

Pukul 17.21 WIB mulai dilakukan pencarian dengan cara snorkling menyisir di daerah titik tenggelam dan pelemparan jangkar.

Pukul 18.00 WIB sesuai kesepakatan bersama, mengingat saat ini sudah malam hari dan tidak memungkinkan jika dilakukan pencarian, pencarian ditutup dan dilanjutkan besok hari Minggu (06/02/2022),

Namun tetap dilakukan pemantauan dari pinggir telaga.

Pagi harinya dilaporkan pengemudi speed boat bernama Darmin alias Unyil (54) warga Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Magetan, ditemukan meninggal dunia.

Jenazah korban baru berhasil diketemukan sekitar tujuh jam sejak tenggelam, sekitar pukul 15.30.

Jenazah Darmin ditemukan tepat pukul 21.45 dan dievakuai dari dasar Telaga Sarangan.

Darmin dibawa ke Puskesmas Plaosan untuk dilakukan autopsi sebelum dibawa ke rumah duka di Desa Ngancar, untuk di makamkan.

Menurut Kapolsek Plaosan, AKP Muhammad Munir Palevi, kecelakaan air terjadi, sesuai keterangan penumpang, sesampai di sebelah selatan pulau Telaga Sarangan.

Baca Juga:  Update Crazy Rich Indra Kenz, Mobil Ferrari dan Dua Aset Tanah Disita, Polisi Dalami Pelaku Lain

Penumpang minta berhenti untuk membuat foto. Karena semua penumpang ingin terlihat di foto, minta tolong ke Darmin (korban),” ujar Munir.

Baru dua, tiga jepretan, lanjut AKP Munir, terjadi peristiwa itu, korban jatuh ke telaga dan tidak terlihat muncul dari dasar Telaga Sarangan itu.

Melihat peristiwa tersebut, penumpang menghubungi pengemudi speed boat lainnya yang kemudian melapor ke Pos Polisi Sarangan.

“Peristiwanya sedang dalam penyelidikan bersama antara Polres Magetan dan Polsek Plaosan dibantu teman-teman dari TNI, untuk mencari penyebab,kecelakaan air di Telaga Pasir Sarangan itu,” kata AKP Munir.

Keamanan Wisatawan

Pencarian korban tenggelam melibatkan puluhan personel BPBD, Tagana dan masyarakat setempat dengan lebih dari 20 speed boat.

Namun, saat proses pencarian korban, antara masyarakat desa setempat dan para jurnalis sempat bersitegang sempat.

Pasalnya, masyarakat setempat menghendaki kasus kecelakaan itu privasi, sehingga siapa saja tidak diperkenankan merekam video atau mengambil oto.

Namun, setelah diberi pengertian, akhirnya masyarakat memaklumi.

“Sarangan kalau keamanan sudah ada Pos Polisi, tapi soal keselamatan wisatawan dan pelaku wisata tidak ada tim penyelamatan yang mendirikan pos-pos di pinggir telaga. Jadi kalau ada musibah di Telaga Sarangan, semua serba kasep (Terlambat), sudah jatuh korban,” kata Totok, wisatawan yang mengaku dari Bojonegoro kepada SURYA.CO.ID.

Dikatakan Totok, soal keselamatan wisatawan dan pelaku wisata seharusnya menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan.

Karena, lanjutnya, wisatawan dan pelaku wisata sama-sama memberi kontribusi ke Pemkab Magetan.

“Artinya soal keamanan Sarangan diakui karena ada Pos Polisi. Tapi soal keselamatan, masih nol. Sarangan masih harus berbenah agar wisatawan dan pelaku wisata bisa semua nyaman terjaga keamanan dan keselamatan. Paling tidak, Sarangan butuh tim penyelamat di beberapa Pos Keselamatan,” tandas Totok.

Baca Juga:  Daftar Lengkap Mutasi 71 Kapolres Per 1 Juni 2021
Komentar
Loading...