Business is booming.

Kisah Dibalik Video Permintaan Maaf Syerin Pada Gofar, Tak Ada Tekanan?

Ada Buktinya Syerin Alami Gangguan Jiwa, Ibunya Sempat Nangis depan Gofar

Gofar Hilman akhir mendapat kesempatan melakukan klarifikasi terkait tuduhan seksual.

Klarifikasi dilakukan di Podcast Deddy Corbuzier, yang diberi judul Maaf Ada Yang Janggal, Debat Hebat.

Klarifikasi terkait tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan pemilik akun twitter @quweenjojo.

Pemilik akun bernama Hafsyarina Sufa Rebowo atau Syerin selanjutnya menyampaikan permohonan maaf.

Syerin menyampaikan permohonan maaf, didampingi kedua orangtuanya, melalui sebuah video yang juga dibagikan @quweenjojo.

Sherin minta maaf dengan menyatakan bahwa Gofar Hilman tidak pernah melakukan pelecehan terhadap dirinya.

Hafsyarina Sufa Rebowo atau Syerin saat membuat pernyataan minta maaf kepada Gofar Hilman yang sempat dituduhnya melakukan pelecehan seksual. Saat melakukan permintaan maaf, Sherin didampingi kedua orangtuanya (@quweenjojo)

Deddy mengawali podcast dengan menyampaikan pernyataan takkan membela Gofar meski karena memang tak kenal.

Gofar mempersilahkan dan memang menyatakan Deddy harus netral.

“Gue nggak kenal-kenal banget sama elu, nggak belain kamu,” kata Deddy.

“Nggak papa, harus netral,” jawabnya.

Nah, pertanyaan Deddy pertama adalah tentang pengakuan Syerin

Benarkan Syerin dalam kondisi tidak tertekan? Daripada taunya tak ada pemaksanaan?

Gofar lalu menjelaskan saat kejadian yang dituduhkan Syerin awal Juni 2018.

Saat itu ia memang menjadi pemandu karaoke.

Bahkan ia sedang sibuk di tiga acara, pertama perjalanan Surabaya-Bromo, MC di Medan dan MC di Malang terakhir.

Acara di Malang dijadwalkan pukul 22.00 wib namun lewat menjadi 22.30 wib.

Acara berakhir pukul 01.00 WIB dini hari.

Nah disela acara Gofar turun diantara audience, disanakan banyak yang minta foto bareng.

Baca Juga:  Profil Letjen TNI Yudi Abrimantyo, Akmil 1989, Mundur Sebagai Kabais TNI

Saat foto bareng, kebiasaan Gofar adalah merangkul.

Lalu muncul cerita Syerin di twitter, tiga tahun kemudian.

Syerin menuduh Gofar melakukan pelecehan seksual.

Pelecehan yang dimaksud adalah meraba buah dada dan meraba daerah sensitif lain.

Gofar mengaku terkejut, apalagi muncul wanita-wanita lainnya yang merasa diperlakukan serupa.

Karena merasa tak melakukan itu, Gofar berusaha membela diri dengan berbagai cara.

Nah, saat memperoleh pertanyaan Deddy mengapa harus menggunakan UU ITE, Gofar memastikan bahwa ke polisi sebenarnya langkah terakhir.

Ia lebih mengutamakan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dengan melakukan konferensi call dengan timnya.

Pihak Syerin ternyata nggak mau ketemu, maunya ketemu di pengadilan.

Ia mempersilahkan pihak Syerin mencari bukti dan saksi.

Pihak Syerin juga mengaku kasusnya dipegang LBH APIK.

Gofar bersama tim lalu mengirim surat kepada LBH Apik, tembus Komnas Perempuan, Komnas perempuan, dan LPSK pada akhir Juli 2021. Tak ada jawaban.

Karena nggak ada respon Agustus 2021 akhirnya lapor polisi.

Selanjutnya ia diperiksa polisi termasuk timnya.

Menunggu hingga beberapa bulan, tak ada perkembangan, pihak Gofar tetap bersabar hingga tahun 2021 berlalu.

Akhirnya 10 Februari 2022, Syerin datang ke polda.

Gofar dan tim juga ikut dipanggil.

Gofar dan tim saat itu sudah menyiapkan bukti-bukti termasuk rekaman video saat kejadian di Malang

Ternyata Syering datang ke Polda didampingi kedua orangtuanya

Syerin menangis minta maaf termasuk ibunya.

Disanalah terungkap bahwa Syerin mengalami gangguan jiwa.

Sebagai buktinya, ibu Syerin mengeluarkan bon-bon pengobatan Syerin.

Ada juga dokter yang tahu riwayat penyakit Syerin yang mentalnya tidak stabil.

Katanya Syerin memang alami gangguan mental, kadang-kadang merasa jadi anak SD.

Kata ibunya, Syerin sebenarnya ngefans banget sama Gofar.

Baca Juga:  Hastag AH Selingkuh Trending, Berita CNN Indonesia di Take Down?

Hati Gofar yang tadinya marah, bahkan dendam dengan Syerin, akhirnya luluh.

Ia luluh melihat tangisan Ibu Syerin yang seolah melihat ibunya sendiri.

Saat itu juga Gofar akhirnya memberikan maaf kepada Syerin dan keluarga setelah 9 bulan dirinya sebagai tertuduh pelecehan seksual.

Bagaimana akhirnya hingga muncul video permintaan maaf Syerin dan kedua orangtuanya.

Gofar memastikan tak ikut campur.

Gofar hanya tahu video permintaan maaf itu merupakan saran dari polisi.

Polisi bilang karena kasus itu diawali di media sosial maka penyelesaiannya lewat media sosial juga.

Tentang kasus 7 wanita lain yang mengaku mendapat pelecehan serupa, Gofar menyatakan siap menghadapinya.

Dan siap bertanggung jawab bila memang terbukti.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...