Business is booming.

Eduardo Camavinga Tuai Pujian Usai Real Madrid Singkirkan Man City

Usia Masih 19 tahun, Pemain Timnas Prancis Kelahiran Angola

Selain Rodrygo pemain kunci yang membuat Manchester City tersingkir adalah Eduardo Camavinga.

Demikian pengakuan sang jenius, Carlo Ancelotti, mengungkapkannya.

Rodrygo, Camavinga, dan Asensio sengaja ia turunkan menggantikan trio Toni Kroos, Luca Modric, dan Casemiro.

Hasilnya luar biasa, Real Madrid yang kalah duluan 0-1 bahkan kalah agregat 3-5 sukses membalikkan keadaan menjadi 3-1 dan 6-5.

Kehadiran Rodrygo, Camavinga, dan Asensio telah membuat pertahanan City hancur.

Khusus Camavinga, ia tidak mencetak gol.

Namun permainannya mobil, merusak keperkasaan City.

Laga Real Madrid vs Manchester City pun identic dengan Eduardo Camavinga Vs  Manchester City

Video permainan aktif khusus Camavinga pun muncul dan terbukti perannya sangat terasa.

Berikut cuitan netizen tentang Camavinga

@yogaogaa: Proses gol Real Madrid bisa dibilang kejeniusan Ancelotti memasukan pemain pengganti seperti Rodrygo &  Camavinga yg bisa merubah situasi permainan. Dengan mengganti Modric, Casemiro, Kroos (MCK).

@ChoHo_fdil: si pengubah permainan..  tinggal belajar dari kross sama modric, jadi pemain komplit dah si camavinga

@Gilang_AdhiP: Well deserved. Selain dia, credit juga perlu untuk Camavinga dan Rodrygo. Berasa bener efek subs dari mereka ber 2

@aduyeuh: Agak heran aih toni kroos modric casemiro ditarik semua. Tapi efektif anjir camavinga mantap mainnya mobile

Baca Juga:  Profil Komika Mamat Alkatiri, Diadukan ke Polisi Oleh Anggota DPR Hillary Lasut

@lightyearrr__: Udah bisa nih kayanya trio modric kroos casemiro gantian sama trio ceballos camavinga valverde

Camavinga Masih 19 Tahun

Eduardo Celmi Camavinga lahir 10 November 2002 (19 tahun)

Ia adalah pemain sepak bola profesional Prancis kelahiran Angola yang bermain sebagai gelandang untuk klub La Liga Real Madrid dan tim nasional Prancis.

Camavinga lahir di sebuah kamp pengungsi di Miconge, Angola pada tahun 2002, dari orang tua Kongo.

Dia memiliki lima saudara kandung.

Keluarganya pindah ke Prancis ketika dia berusia 2 tahun.

Mereka pindah ke Fougres, tempat dia dibesarkan.

Dia berlatih judo untuk sementara waktu, sebelum menyerah untuk fokus hanya pada sepak bola.

Pada tahun 2013, rumah Camavingas dibakar, menghancurkan sebagian besar properti keluarga; Eduardo mengklaim bahwa ini adalah sumber motivasi yang mendorongnya untuk mengejar karir di sepak bola.

Camavinga bergabung dengan sistem pemuda Rennes ketika dia berusia 11 tahun.

Dia menandatangani kontrak profesional pertamanya pada 14 Desember 2018, pada usia 16 tahun dan satu bulan, menjadi pemain profesional termuda untuk klub.

Dia membuat debut profesionalnya untuk Rennes dalam pertandingan 3–3 Ligue 1 dengan Angers pada 6 April 2019

Ia menjadi pemain termuda yang pernah bermain untuk tim utama Rennes, pada usia 16 tahun enam bulan.

Pada 18 Agustus 2019, Camavinga mencatatkan sebuah assist dan dianugerahi penghargaan man of the match dalam kemenangan 2-1 melawan Paris Saint-Germain.

Dia mencetak gol pertamanya untuk Rennes dalam kemenangan 1-0 melawan Lyon pada 15 Desember 2019, di menit ke-89 pertandingan.

Di Liga Champions UEFA 2020–21, ia tampil dalam empat pertandingan untuk Rennes melawan Krasnodar, Chelsea dan Sevilla.

Pada 31 Agustus 2021, Real Madrid mengumumkan Camavinga telah menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2027 dari Rennes.

Baca Juga:  Narji Masuk Politik dan 'Melucu', Dikira Masuk PD Ternyata Gabung PKS

Dia melakukan debutnya dalam kemenangan 5-2 atas Celta Vigo pada 12 September 2021, di mana dia mencetak gol tak lama setelah masuk dari bangku cadangan.

Pada 5 November 2019, ia memperoleh kewarganegaraan Prancis.

Pada 11 November 2019, Camavinga terpilih untuk mewakili tim U-21 Prancis untuk pertandingan melawan Georgia dan Swiss, setelah Matteo Guendouzi dipanggil ke tim senior.

Pada 27 Agustus 2020, Camavinga dipanggil untuk bermain di tim senior Prancis setelah Paul Pogba absen karena tes positif COVID-19.

Ia menjadi, dalam prosesnya, pemain termuda yang dipanggil ke tim senior Prancis sejak René Gérard pada tahun 1932, yang baru berusia 17 tahun, sembilan bulan dan 17 hari.

Pada tanggal 8 September, ia memulai debutnya dalam kemenangan 4-2 melawan Kroasia di UEFA Nations League, menggantikan N’Golo Kanté di pertengahan babak kedua.

Dengan melakukan itu ia menjadi pemain termuda yang bermain untuk tim nasional Prancis sejak Maurice Gastiger pada tahun 1914 pada usia 17 tahun, sembilan bulan, dan 29 hari.

Pada tanggal 7 Oktober 2020, Camavinga melakukan start pertamanya untuk Prancis dalam kemenangan 7-1 melawan Ukraina di mana ia mencetak gol internasional pertamanya, membuka skor dengan tendangan overhead. Ini membuatnya menjadi pencetak gol termuda untuk Prancis sejak Maurice Gastiger pada tahun 1914.

Pada 25 Juni 2021, Camavinga masuk dalam skuad 18 pemain Prancis Sylvain Ripoll untuk Olimpiade Musim Panas 2021.

Namun ia kemudian dikeluarkan dari skuad setelah klubnya, Rennes, keberatan.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...