Business is booming.

Pertalite Trending, Netizen: Kualitas Turun? Pindah Aja ke Shell atau Vivo Murni BBM Bukan Oplosan

masyarakat mengeluh kualitas Pertalite sejak naik 3 September 2022 lalu kini lebih boros

Tagar Pertalite trending di media sosial Twitter pada Kamis (22/9/2022), menyusul masyarakat mengeluhkan kualitas bensin RON 90 sejak kenaikan 3 September 2022 lalu kini lebih boros daripada sebelumnya.

Netizen pun gaduh menanggapi tagar Peralite yang trending tersebut hingga tercatat 8.327 ciutan (Tweets) yang mereka sampaikan. Berikut beragam ciutan mereka.

Seperti pemilik akun Twitter @daRa___ra menulis, “PERTALITE NAIK.. TAPI KUALITAS JELEK. BANYAK YG NGELUH KOK JADI CEPET HABIS, ITU BENSIN APE ANGIN..”

Lalu akun Twitter @RomitsuT menulis, “Mohon maaf, terpaksa saya harus katakan apa yg saya alami soal BBM Partalite setelah kenaikan harga jadi 10.000. Bukan saja beban biaya bertambah 200-300 rb/bln namun ada yg terasa aneh dimana partalite nya kok cepat habis? Bahkan sekarang 1 hari saya harus isi 2x 😭

@rgoestama menulis, “Gua pikir kemarin driver gua becanda, waktu dia bilang abis ngisi bensin pagi, trs sore udah abis lagi.”

@warto1 menulis, “Di daerah saya pada ngeluh, pertalite kenapa jadi boros, mobil sering ngadat, di motor jg begitu, kayak ada permainan biar pada beli pertamax, aduh masih belum girang juga yaa nyusahin rakyat, yaa Robbi Engkau Yang Maha Mengetahui kelakuan para pejabat ini.”

@MasbroDarmono menulis, “Kalo patokannya full tank, tapi jarak tempuh makin pendek, berarti kualitasnya yang turun…
Brand nya Pertalite, kualitas Premium.”

@hakimsrg menulis, “Coba pakai vivo, setelah isi, tarikan lebih enteng. Mudah²an lebih hemat, enggak kayak pertalite 🤪🤪🤪”

@Adhi_Beka2 menulis, “Harga 1 liter pertalite naik tidak lebih dr secangkir kopi pahit kok bising amat sih… Mau memprovokasi rakyat yaa… Bakalan gagal maning loe…”

Baca Juga:  Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa Ungkap Kasus TPPU Bandar Narkoba

@KSafarudin menulis, “Kyknya nilai Oktan/RON nya diturunin. Jadi pembakaran tidak sempurna, tenaga mesin turun, akhirnya ngegas makin dalam biar tenaganya kayak pertalite waktu belum naik. Mungkin loh ya, bisa saja salah.”

@KieDonwoi menulis, “Ada yang merasakan hal yang sama? Usai Harga BBM Naik, Pengguna Kendaraan Keluhkan Pertalite yang Kian Boros”

@kamekpalala menulis, “Eh iya benar, gw kira motor gw salah setting 😬”

@KieDonwoi menulis, “Kendaraanku sama spt yg dikeluhkan di berita itu, pdhl servisnya termasuk rutin”

@bkuyyyy menulis, “Bener, kirain mesin bermasalah 🤣🤣”

@oshep_welahh menulis, “Oh ga jadi ganti busi ah, akar masalahnya di alami khalayak banyak.”

@Elangit9 menulis, “Betul kak, Pertalite gampang nguap sendiri ga kayak Pertalite yang dulu… Apa ada kecurangan lagi ya?”

@KaNgibuLKacrut menulis, “Gw kira cuma gw doang yg ngeluh boros🤣😂🤣😂🤣ternyata banyak…gw dah pindah ke ViVo,lebih mantap.”

@joeviana25 menulis, “Lebih tepatnya sih berkurang
Yg biasa isi 25rb dpt 3,3 liter, sekarang isi 25rb cuma dpt 2,5 liter”

@galuh_bambang menulis, “Bukan itu masalah nya…saya biasa mengisi tetap full,bukan masalah nominal uangnya…biasanya bisa digunakan untuk berangkat dan pulang kerja serta aktivitas lainnya dengan aktivitas yang sama itu bisa 3 hari hari keempat baru isi full lagi,tapi sekarang 2 hari saja”

@Taufikabd71 menulis, “Saya juga merasakan lbh boros , dgn posisi jarum yg sama sblm pertalite naik harga ny 🤔”

@PartaiSocmed menulis, “Kami dapat beberapa keluhan di DM yg mengatakan sejak kenaikan harga dgn jumlah liter yg sama Pertalite sekarang katanya menjadi lebih boros. Benarkah demikian? Cc @pertamina”

@BoilerSupplier menulis, “Kenapa Pertalite Cepat Habis Menguap ya??????? Sebentar2 Harus Isi antri lagi Di Pom Bensin ….Apa ada yang Merasakan ngga !?? Semua POM jadi Antrian Selalu Rame Yang Tau knp Mohon Info”

@abahnanisa menulis, “Bisa jadi nilai beli pembelian nya sama mis 30 rb, nah jumlah literan nya berkurang, Yang bikin aneh udeh naik koq antrian nya masih panjang?”

@MashuriMas8 menulis, “Betul…saya pikir awak sendiri aja yg ngalamin..”

@hariyadiagung18 menulis, “Denpasar barusan salah satu teman ojol nanyain spbu yg masih sedia pertalite. Krn dah dtangi 2 spbu, kosong.”

@tatargaluh77 menulis, “Yg di kota pindah aja ke Shell atau Vivo gpp beda sedikit tapi murni BBM bukan oplosan”

@Bidjimlejit menulis, “Pindah ke vivo 89 beda 900 perak doang”

@calungsutajaya menulis, “Anak2 kantor beralih ke vivo89. Saat pertalite naik 10rb, seminggu mereka isi bisa 3x (senin – rabu – jumat), saat msih 7600 seminggu 2x (senin – Kamis). Skr pake vivo, sptnya balik lagi jd 2x. Kajian ilmiah & scientific mmg blm ada, tapi mrk sdh hafal brp ltr utk rute sehari2.”

@kompascom menulis, “PT Pertamina Patra Niaga tanggapi isu yang menyebut spesifikasi Pertalite (RON 90) berubah menjadi cepat menguap dan lebih boros.”

Pertamina Tanggapi Pertalite Lebih Boros Usai Naik Harga

Baru-baru ini marak isu mengenai kualitas bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Dikabarkan Pertalite dirasa jadi lebih boros setelah naik harga.

Baca Juga:  Hakim Agung Non Aktif Sudrajad Dimyati Divonis Delapan Tahun Penjara

Hal ini menjadi perbincangan hangat warganet terutama di media sosial Facebook. Sejumlah warganet mengeluhkan, sejak kenaikan harga BBM Pertalite kualitas bahan bakar dengan RON 90 itu dianggap cepat menguap sehingga membuat penggunaannya lebih boros.

“Ngisi bensin ful 30 ribu. Habis nya cepat sekali. Udah harga naik. Kualitas pertalite semakin menurun,” ucap akun Facebook bernama Soleh Al Fatih.

Tak hanya Soleh, warganet bernama Dimas Tri dan MIK Semarang juga turut mengeluhkan hal yang sama melalui laman Facebook pribadinya.

“Ini perasaan aku aja atau beneran banyak yang ngerasa, isi bensin Full Tank Pertalite 32k dipake Kuliah PP sama beli makan kenapa kayak boros banegt dah.. Biasanya aku ngisi seminggu sekali, ini 5 hari udh habis,” tulis unggahan Dimas Tri.

“Ada yg ngerasa gak? ato cuman saya setelah harga naik pertalite makin boros,dlm artian kualitas menurun koyo cepet ngabar(menguap)pdhl pemakean motor normal/eco riding ora ugal2 an buka tutup gas ngawur,dan juga gak ada rembes2 atau bocor.monggo di tanggapi luurr..,” tulis unggahan MIK Semarang dari laman Facebooknya.

Terkait hal ini, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menjelaskan, bahwa tidak ada perubahan spesifikasi pada produk Pertalite (RON 90).

“Adapun standar dan mutu BBM Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 Yang Dipasarkan Di Dalam Negeri,” ucap Irto, kepada Kompas.com, Rabu (21/9/2022).

Irto juga menjelaskan, bahwa penguapan dapat berubah dengan cepat jika temperatur penyimpanan meningkat. Bukan karena adanya perubahan spesifikasi pada Pertalite.

“Secara spesifikasi, batasan maksimum untuk penguapan (destilasi) Pertalite adalah 10 persen, dibatasi maksimal 74 derajat Celcius. Secara umum produk Pertalite ada di suhu 50 derajat Celcius. Artinya, pada saat temperatur 50 derajat Celcius, Pertalite sudah bisa menguap hingga 10 persen,” kata Irto.

Selain itu, Irto juga mengimbau agar konsumen melakukan pembelian BBM di lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan Pertashop, agar produk BBM yang didapatkan terjamin kualitas dan keamanannya.

Baca Juga:  Rahajeng Rahina Saraswati Trending Lagi, Berarti Sudah 210 Hari Sejak Perayaan Tahun 2021

“Melalui lembaga penyalur resmi (SPBU dan Pertashop), Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi. Melalui kontrol kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur,” kata dia.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...