Business is booming.

Masih Ada Gempa Susulan di Cianjur Kamis Pagi Ini, Korban Meninggal Dunia 271 Orang

Jika gempa pertama geratannya dirasakan di wilayah Jabodetabek, getaran gempa hari ini hanya dirasakan di wilayah Cianjur. Pusat gempa berada di darat 1 km Timur Laut Kabupaten Cianjur dengan Kedalaman:5 Km.

Hari keempat setelah peristiwa gempa pertama di Cianjur, ternyata masih ada gempa susulan di wilayah itu Kamis (24/11/2022) dini hari tadi.

Gempa Cianjur pertama terjadi pada Senin (21/11/2022) dengan Magnitudo (M) 5,6.

Ada pun gempa susulan hari ini hanya 2,2 M dan terjadi pukul 22 04:48:21 WIB.

Jika gempa pertama geratannya dirasakan di wilayah Jabodetabek, getaran gempa hari ini hanya dirasakan di wilayah Cianjur.

Pusat gempa berada di darat 1 km Timur Laut Kabupaten Cianjur dengan Kedalaman:5 Km.

Sebelumnya dilaporkan sudah terjadi 171 kali gempa susulan di Cianjur.

Berikut Komentar Netizen dilaman @infoBMKG yang membagikan info gemba terbaru di Cianjur.

@dupuapasapatupu: Tadi sore di sumedang juga kerasa banget goyang  stay safe semuanya yaa

@catreonot: So far, malam tadi jadi “malam tersunyi” dibanding malam2 sebelumnya.

@iechaann: Min, tadi liat video di tiktok katanya bakal ada tsunami (astungkara tidak) apa benar min?

@cIingiy: hari ke-4 masi ada ya 🙁 semoga gada korban jiwa lagi

@fluffyiaaa: Innalilahi, stay safe everyone

@sitisorayani: Astagfirullah, ya Allah kenapa terus-terusan ada gempa susulan, lindungi saudara kami yang di sana ya Allah..

@xbabybunny97: Astaghfirullah masih pagii banget

Baca Juga:  Ancol Langsung Trending Begitu Resmi Ditunjuk Jadi Lokasi Formula E

@yawngiverse: Innalillahi ya allah udh berapa kali gempa susulan  semoga warga Cianjur selalu dalam lindungan Allah SWT

Pencarian Korban

Dari BNPB dilaporkan bahwa pencarian korban terus diupayakan oleh tim gabungan yang terlibat penanganan bencana gempa Cianjur M5.6, sejak terjadi gempa Senin (21/11) lalu.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan adanya penambahan korban jiwa yang telah ditemukan.

“Per hari ini, 271 jenazah sudah teridentifikasi. Pencarian dan evakuasi gabungan dari tim SAR, BNPB, BPBD, TNI/POLRI dan relawan lebih dari 1.000 personil. Hasilnya menemukan empat orang, tiga meninggal dunia di Cugenang dan satu selamat. Masih ada korban hilang 40 orang,” ujar Suharyanto saat melakukan keterang pers di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11).

“Data ini dari Puskesmas dan Rumah Sakit di Cianjur, akan ditelusuri apakah termasuk yang sudah dimakamkan oleh keluarganya,” tambahnya.

Suharyanto menegaskan tim gabungan tanpa kenal lelah terus melakukan pencarian meski terkendala hujan.

“Pencarian dan evakuasi dilaksanakan secara terus menurus, meski hujan tim tanpa kenal lelah terus melakukan pencarian,” tegas Suharyanto.

Pendataan sementara, korban luka tercatat 2.043 orang dan mengungsi 61.908 orang, sedangkan kerugian materil sebanyak 56.320 rumah alami kerusakan dengan rincian rusak berat 22.241 unit rumah, rusak sedang 11.641 unit rumah dan rusak ringan 22.090 unit rumah.

Fasilitas umum lainnya juga turut terdampak, antara lain 31 unit sekolah, 124 tempat ibadah, tiga fasilitas kesehatan, dan tiga belas gedung perkantoran.

Baca Juga:  Atap Tribun Formula E Ambruk karena Hujan Angin, Mengapa Netizen Menyebut Azab?

“Rumah ini didata mulai RT, RW, kepala desa, Babinsa, Babinkamtibmas sampai kepala OPD, kepala OPD telah diperintahkan oleh Bupati untuk ikut melakukan pendataan, di samping itu adanya bantuan dari perguruan tinggi, tim PUPR juga telah turun melakukan pendataan,” tutur Suharyanto.

Terkait adanya keluhan masyarakat tentang bantuan yang belum diterima, Suharyanto mengungkapkan pendistribusian akan menggandeng perangkat desa setempat untuk memastikan kebutuhan terpenuhi.

“Pendistribusian logistik, setiap pagi jam 8 para Camat mengajukan kebutuhan dan akan disiapkan armada untuk melakukan pengiriman ke kantor Camat jam 9 setiap pagi, nanti kepala desa, babinsa dan babinkatibmas mendistribusilan ke titik-titik pengungsian,” ujarnya.

Dirinya juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk menyalurkan bantuannya melalui posko di Kantor Bupati Cianjur.

“Masyarakat dan lembaga lain yang ingin membantu masyarakat terdampak, satu pintu melalui posko, semua bantuan akan didistribusikan ke yang berhak,” kata Suharyanto.

“Jangan distribusikan sendiri karena cuaca tidak baik, jalanan kecil, menyebabkan jalanan terhambat, ada laporan pasukan evakuasi terhambat karena itu. Kemudian banyak warga luar datang untuk menonton korban bencana, akan ditertibkan oleh TNI/Polri,” lanjutnya.

Penanganan benca gempa Cianjur, selain mendapat dukungan logistik juga mendapatkan dukungan personil dari berbagai pihak.

“Relawan sudah masuk, malam ini 193 organisasi relawan siap bantu dengan 2.904 personil yang terdata. Nantinya relawan akan membantu SAR, dsitribusi logistik, pendataan dan pemenuhan kebutuhan lain,” tutup Suharyanto.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...