Profil Prof Dr Edward Omar Sharif Hiariej, Jabat Wamenkumham Sejak 23 Desember 2020, Kini dalam Sorotan
IPW melaporkan adanya dugaan pemerasan dalam jabatan oleh Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej
Wamenkumham Prof Dr Edward Omar Sharif Hiariej (EOSH) atau yang dikenal dengan Eddy Hiariej dalam sorotan.
Terbaru ia melaporkan seorang pria berinsial AB ke polisi.
Pria tersebut dilaporkan terkait dugaan pencemaran nama baik seperti diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Belakangan muncul kabar, pria tersebut adalah keponakannya, yang kerap mencatut nama Eddy Hiariej untuk meminta uang.
Kasus kedua adalah laporan Indonesia Police Watch (IPW) melaporkan adanya dugaan pemerasan dalam jabatan oleh Wamenkumham EOSH yang dikaitkan dengan pengusaha tambang Helmut Hermawan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
EOSH diduga menerima dugaan gratifikasi sebesar Rp7 miliar.
Pria kelahiran Ambon, Maluku, 10 April 1973 ini sempat mendatangi KPK untuk mengklarifikasi langsung tuduhan tersebut.
Nama Edward Omar Sharif Hiariej pertama kali muncul ketika menjadi saksi ahli bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2019.
Edward juga kerap menjadi saksi kasus penistaan agama yang menjerat mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada 2017.
Sehingga, tidak heran jika Jokowi memberi kepercayaan kepada Edward.
Padahal, sebelumnya sang ayah meminta Edward menjadi jaksa.
Namun, sebelum meninggal ayahnya ingin Edward menjadi pengacara agar dapat membela masyarakat.
Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum adalah seorang guru besar dalam ilmu Hukum Pidana di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
Pada 23 Desember 2020 ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM pada Kabinet Indonesia Maju Periode 2020-2024.
Eddy meraih gelar tertinggi di bidang akademis dalam usia yang terbilang masih muda yaitu pada usia 37 tahun dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM).
PENDIDIKAN
Sekolah Menengah Atas lulus pada tahun 1992
S1| Sarjana Hukum 1993 – 1998 Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), D.I. Yogyakarta
S2| Ilmu Hukum 2002 – 2004 Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), D.I. Yogyakarta
S3| Doktor 2007 – 2009 Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), D.I. Yogyakarta
Guru Besar Ilmu Hukum Pidana 2010 Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), D.I. Yogyakarta
RIWAYAT PEKERJAAN
23 Desember 2020 – sekarang Wakil Menteri Hukum dan HAM RI
– Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum dan LLM Program UGM
2002 – 2007 Asisten Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UGM
1999 – Sekarang Dosen Fakultas Hukum UGM