Business is booming.

AC Milan Dipermalukan Spezia 2-0, Stefano Pioli Pilih Konsetrasi untuk Jungkir Balikkan Inter Milan di Liga Champions

Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengakui Milan kehabisan 'kesempatan untuk menjadikan ini musim yang positif' setelah kalah dari Spezia.

AC Milan secara mengejutkan dipermalukan tim papan bawah Spezia 2-0, Minggu (14/5/2023) dini hari WIB.

Hasil itu membuat AC Milan gagal mencapai zona Liga Champions alias peringkat empat klasemen Seri A yang kini dihuni Inter Milan.

AC Milan bertahan diperingkat lima klasemen sementara dengan nilai 61 dari 35 laga.

Padahal jika menang bisa mencicipi posisi zona Liga Champions dari Inter Milan yang mengumpulkan nilai 63 dari 34 pertandingan.

Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengakui Milan kehabisan ‘kesempatan untuk menjadikan ini musim yang positif’ setelah kalah dari Spezia.

Ia berusaha melupakan kekalahan itu dan fokus menjungkirbalikkan Inter di semifinal Liga Champions.

Seperti diketahui, di leg pertama semifinal Liga Champions AC Milan kalah 2-0 dari Inter Milan.

Artinya AC Milan butuh kemenangan dengan selisih tiga gol jika ingin lolos ke babaf final Liga Champions 2023.

Rossoneri membutuhkan kemenangan untuk menutup celah di empat besar, terutama setelah Lazio ditahan imbang 2-2 oleh Lecce.

Tetapi mereka malah dikalahkan 2-0 di Stadio Picco.

Dua gol kemenangan Spezia yang kini berada diperingkat 18 klasemen sementara dicetak Wiśniewski menit 75.   Sekitar 10 menit kemudian atau menit 85, Esposito menambah nestapa fans AC Milan.

Baca Juga:  Mbappe Trending, Benarkah Sepakat Gabung Madrid dari PSG?

“Itu adalah pertandingan yang seimbang, babak pertama baik-baik saja tetapi kami kehilangan arah di babak kedua. Itu bukan performa yang sesuai dengan kemampuan kami,” kata Stefano Pioli usai pertandingan.

Statistik pertandingan AC Milan mendominasi penguasaan bola sebanyak 60 persen.

Juga lebih banyak memperoleh tendangan penjuru sebanyak sembilan kali dibanding enam kali Spezia.

Namun tuan rumah membuat 14 kali tembakan dan empat kali tembakan ke arah gawang.

AC Milan melakukan jumlah tembakan yang sama yakni 14 kali namun hanya tiga kali tembakan berbahaya.

Salah satu keunggulan Spezia adalah meredam serangan AC Milan dengan disiplin pertahanan.

Spezia melakukan 15 kali pelanggaran dibanding AC Milan 11 kali, beruntung masing-masing hanya dapat satu kartu kuning.

Susunan Pemain:

Spezia (3-5-2): 69-Bartlomiej Dragowski; 4-Ethan Ampadu, 43-Dimitris Nikolaou, 55-Przemyslaw Wissniewski; 27-Kelvin Amian, 8-Albin Ekdal, 6-Mehdi Bourabia (77-Szymon Zurkowski 64′), 13-Arkadiusz Reca, 25-Salvatore Esposito; 11-Emmanuel Gyasi, 18-M’Bala Nzola

Pelatih: Leonardo Semplici

AC Milan (4-2-3-1): 16-Mike Maignan; 20-Pierre Kalulu, 24-Simon Kjaer, 23-Fikayo Tomori, 19-Theo Hernandez (5-Fode Ballo-Toure 64′); 8-Sandro Tonali, 32-Tommaso Pobega; 56-Alexis Saelemaekers (90-Charles De Ketelaere 64′), 27-Divock Origi, 10-Brahim Diaz (7-Yacine Adli 71′); 12-Ante Rebic (9-Olivier Giroud 71′)

Pelatih: Stefano Pioli

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...