Business is booming.

Profil Lengkap Raline Shah, Namanya Trending karena Tampil di Festival Film Cannes Mengenakan Kebaya

Selain mengenakan kebaya, penampilan lainnya mengenakan gaun warna biru terang.

Raline Shah trending. Ia menjadi artis Indonesia yang tampil di Red Carpet festival Film Cannes di Prancis.

Festival itu berlangsung dari tanggal 16 Mei 2023 hingga 27 Mei 2023.

Yang menarik, model dan artis kelahiran 4 Maret 1985 itu mengenakan kebaya yang membuatnya tampil makin cantik dan anggun.

Oleh akun instagram merk perhiasan mahal yakni chopard, Raline tampil dalam salah satu reel diantara artis dunia seperti Marina Ruy Barbosa dan Naomi Campbell.

Raline membuat dua penampilan di acara mewah itu.

Selain mengenakan kebaya, penampilan lainnya mengenakan gaun warna biru terang.

“GUYSS CANTIK BANGET YAA RALINE SHAH?!!.” Demikian akun @starfess

“Raline Shah mahal banget! #CannesFilmFestival2023.” @gielanggs

“Raline shah cantiknya ga pernah luntur.” @skolastrf

“Raline Shah pakai kebaya sungguh anggun.” @Arulselalusalah

Profil Raline Shah

Raline Rahmat Shah nama lengkap Ranile Shah lahir 4 Maret 1985 (38 tahun).

Ia adalah seorang aktris, model, penyanyi, dan mantan ratu kecantikan Indonesia keturunan Melayu.

Ia berkompetisi pada kontes Puteri Indonesia 2008 dengan mewakili Sumatra Utara, di mana ia meraih posisi sebagai 3rd Runner-up.

Raline telah dinominasikan untuk satu Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2015 sebagai Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik melalui perannya dalam film Surga Yang Tak Dirindukan.

Raline lahir dari pasangan Rahmat Shah dan Roseline Abu.

Rahmat Shah, ayahnya, merupakan seorang pengusaha asal Sumatra Utara yang pernah menjabat sebagai Senator di Majelis Permusyawaratan Rakyat dari tahun 1999 hingga 2004 dan anggota Dewan Perwakilan Daerah dari tahun 2009 hingga 2014.

Roseline Abu, ibunya, adalah seorang dermawan sekaligus pegiat YPAC Medan (Yayasan Pembinaan Anak Cacat), sebuah sekolah untuk anak-anak cacat mental dan fisik sejak tahun 2010.

Roseline juga pernah menjadi presiden Women’s International Club di Medan dari tahun 2002 hingga 2004.

Raline memiliki dua orang adik laki-laki, Rollin dan Rollan.

Raline menghabiskan masa kecilnya di Jakarta dan Medan, sebelum pindah ke Johor Bahru, Malaysia pada tahun 1998.

Ia bersekolah di Kolej Tuanku Ja’afar, sebuah sekolah berasrama di Negeri Sembilan, Malaysia, di mana ia menjadi prefek yang bertugas memimpin murid-murid lain.

Selama bersekolah di sana, dirinya menyutradarai dua drama sekolah serta berakting dalam tiga musikal dan berbagai kegiatan teater.

Raline dianugerahi Silver Youth International Award pada tahun 2002 dan Gold International Youth Award pada tahun 2003 untuk pencapaian menyeluruh dalam olahraga, kegiatan seni, dan dedikasi kepada masyarakat.

Dia juga menerima “Penghargaan Prestasi Akademik Studi Bisnis Terbaik” untuk hasil O-Level dan A-Level dan penghargaan Gold Duke of Edinburgh untuk eksplorasi, mendaki, dan kegiatan sosial.

Setelah lulus bersekolah, Raline melanjutkan pendidikan tinggi di National University of Singapore, di mana dia mendalami ilmu politik dan menerima gelar sarjana dalam Ilmu Politik dan Media Baru & Komunikasi pada tahun 2007.

Semasa perguruan tinggi, Raline pernah menjadi vokalis untuk klub Jazz NUS dan tampil dua kali di Singapore International Festival of Arts.

Raline memulai karier sebagai aktris dengan film 5 cm yang disutradarai oleh Rizal Mantovani pada tahun 2012.

5 cm adalah novel karya Donny Dhirgantoro yang terbit tahun 2005 dan menceritakan kisah lima sahabat (Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta) yang mencoba mencari tahu makna dari persahabatan mereka dengan ekspedisi pendakian Gunung Semeru, puncak tertinggi di Pulau Jawa.

Di dalam film tersebut, Raline berperan sebagai Riani, satu-satunya wanita dalam grup yang diperankan sebagai sosok yang cerdas dan berambisi.

Film ini diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia dan menjadi salah satu film terlaris dengan total 2,4 juta penonton serta dianugerahi “Sinematografi Terbaik” di dalam Festival Film Indonesia 2013.

Berkat kemampuannya dalam dunia model sejak tahun 2008 baik di kancah nasional maupun internasional serta kepribadian dan citra publiknya yang baik, Raline mampu bekerjasama dengan banyak merek dan perancang busana ternama.

Dia dipercaya untuk mewakili Cita Tenun Indonesia pada program Fashion 4 Development (F4D) Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York pada tahun 2012 dan 2013.

Citra Tenun Indonesia merupakan asosiasi yang bertujuan melestarikan teknik tenun tradisional Indonesia dan memperkenalkan desainer Indonesia di kancah internasional.

Dalam ajang itu, Raline turut berpartisipasi bersama tokoh dan model internasional lainnya, seperti Lily Cole dan Carla Sozzani.

Raline juga salah satu perwakilan Asia Tenggara untuk perancang busana Belgia terkemuka, Diane von Furstenberg, yang secara pribadi memilih Raline sebagai brand ambassador atas busana rancangannya.

Setelah berhasil dengan film pertamanya, Raline melanjutkan karirnya di bidang akting dengan membintangi film Surga Yang Tak Dirindukan bersama Laudya Chintya Bella dan Fedi Nuril pada tahun 2015.

Film tersebut berhasil menyita perhatian banyak masyarakat Indonesia dan Raline mendapatkan penghargaan sebagai “Peran Pendukung Wanita Terbaik” di Festival Film Bandung 2015.

Raline juga menerima nominasi di Festival Film Indonesia 2015 dan Indonesia Box Office Movie Awards 2016.

Dirinya juga menyumbangkan soundtrack berjudul “Kekasih di Surga” untuk film tersebut.

Pada tahun 2016, Raline magang di Teater Garasi, sebuah perkumpulan seni yang berpusat di Yogyakarta dan telah menghasilkan pertunjukan multidisiplin yang pernah dipromosikan ke pertunjukan seni internasional di Singapura, Berlin, Tokyo, Shizuoka, Osaka, New York, dan Amsterdam.

Pada tahun 2017, Raline menunjukkan talentanya di bidang tarik suara dengan merilis lagu berjudul “Jadi Milikku”, hasil kolaborasi bersama Marcell Siahaan.

Lagu tersebut sudah ditonton lebih dari 1,4 juta kali di YouTube dalam waktu satu setengah bulan setelah dirilis.

Tidak sampai disitu saja, Raline juga berhasil membuktikan bakat dan karyanya dengan tampil sebagai pemeran utama bersama Shaheizy Sam dan Zizan Razak dalam film aksi Malaysia, Polis Evo 2, yang disutradarai Ghaz Abu Bakar pada tahun 2018.

Setelah beberapa bulan penayangan, tepatnya pada tanggal 18 April 2019, film tersebut sukses secara komersial di Indonesia dan mendapat apresiasi yang cukup baik atas akting Raline dalam memainkan peran Rian, seorang perwira polisi Indonesia.

Raline dikenal mudah memerankan berbagai macam karakter, mulai dari perempuan Indonesia multikultur hingga imigran Turki dan seorang Kaukasia-Cina.

Berkat kepiawaiannya sebagai seniman dan tokoh masyarakat serta kefasihannya dalam berbahasa Inggris, Raline telah mewakili Asia dalam berbagai perhelatan internasional.

Raline pernah menjadi salah satu ikon busana Indonesia pada tahun 2014 hingga 2015 untuk Harper’s Bazaar dan Elle Indonesia.

Dia juga pernah menjadi model Pantene untuk Procter & Gamble di Singapura, Indonesia, dan Malaysia pada tahun 2012.

Raline juga merupakan brand ambassador untuk XL Axiata (2011), Unilever (2012-2013), Hemaviton (2014), Bank Mandiri (2015-2017), OPPO (2017), dan Wardah Cosmetics (sejak 2016).

Raline adalah seorang penjelajah yang tekun dan percaya pada “world without strangers” atau “dunia tanpa orang yang tak dikenal”.

Kecintaannya pada alam dan mendaki gunung membuat Raline sukses menaklukan beberapa puncak gunung di Indonesia dan negara lainnya.

Raline pun giat mengingatkan banyak orang untuk melestarikan alam dan menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih saat mendaki.

Baca Juga:  Terjadi 64 Kali Gempa Susulan, BMKG Belum Bisa Simpulkan
Komentar
Loading...