Business is booming.

Profil Rita Widyasari, mantan Bupati Kutai Kartanegara, Benarkah Punya 91 Mobil

Pihak KPK mencatat penggeledahan kasus gratifikasi Rita Widyasari dilakukan di Sembilan kantor dan 19 rumah.

Rita Widyasari, mantan Bupati Kutai Kartanegara jadi pembicaraan.

Ini setelah KPK menyatakan telah menyita puluhan mobil, jam tangan hingga uang dari rumahnya,

Juru Bicara KPK Tessa Mahardika mengatakan bahwa penyitaan itu dilakukan setelah melakukan penggeledahan di Jakarta dan sekitarnya pada 13-17 Mei 2024.

Juga penggeledahan pada 26 Mei hingga 6 Juni 2024 di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Tercatat penggeledahan dilakukan di Sembilan kantor dan 19 rumah.

Ada pun yang disita adalah 72 mobil dan 32 motor. Juga uang Rp 6,7 miliar dan dalam mata uang dolar dan mata uang asing lainnya senilai total kurang lebih Rp 2 miliar.

Ada pun jumlah mobil yang disebut milik Rita sebanyak 91 mobil.

Sementara itu pihak Rita Widyasari tidak terima namanya disangkutkan dalam kasus penggeledahan yang dilakukan KPK.

Dirinya menyatakan statemen KPK merupakan upaya pembunuhan karakter dengan mengungkap dugaan aksi cuci uang hasil korupsi dalam perkara yang melibatkan dirinya.

Profil Rita Widyasari

Rita Widyasari, Ph.D (lahir 07 November 1973) adalah politisi berkebangsaan Indonesia.

Setelah memenangkan pemilihan umum Bupati Kutai Kartanegara 2010, ia menjabat sebagai bupati Kutai Kartanegara mulai tahun 2010 hingga 2015

Dan kemudian menjabat kembali untuk periode 2016–2021 seusai memenangkan pemilihan umum Bupati Kutai Kartanegara 2015.

Pada periode 2010–2015, Rita berpasangan dengan wakil bupati Gufron Yusuf dan pada periode 2016–2021 ia berpasangan dengan wakil bupati Edi Damansyah.

Namun pada 10 Oktober 2017, jabatannya diganti oleh wakilnya, Edi Damansyah setelah penahanan Rita Widyasari oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Rita adalah anak kedua dari mantan Bupati Kutai Kartanegara, yaitu Syaukani Hasan Rais. Ayahnya berdarah Banjar dan Makassar, sedangkan ibunya asli berdarah Kutai.

Baca Juga:  Lyodra Trending, Netizen Menduga Usai Tampil Cantik di Run The World

Rita Widyasari merupakan terpidana dalam kasus penerimaan gratifikasi dan suap senilai Rp 110 miliar terkait perizinan kelapa sawit di Kutai Kertanegara.

Ia divonis pada oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada 6 Juli 2018.

Rita saat ini sedang menjalani vonis 10 tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Tipikor dan dikuatkan dengan putusan Mahkamah Agung (MA).

Mahkamah Agung diketahui menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Rita Widyasari pada 16 Juni 2021.

Ia menjalani vonis 10 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan.

Komentar
Loading...