Profil Tina Talisa, Stafsus Wapres Gibran dan Sekarang Merangkap Komisaris Pertamina
Pada periode 2020 hingga 2024, ia menjadi Staf Khusus Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia
Ini adalah profil Tina Talisa. Staf khusus (Stafsus) Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, itu masuk menjadi Komisaris Pertamina Patra Niaga
Penunjukan ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 4 Juli 2025 lalu.
Tina Talisa mungkin lebih dikenal sebagai figur publik yang telah lama malang melintang di dunia media.
Namun, perjalanan kariernya ternyata jauh lebih luas hingga bidang pemerintahan dan bisnis energi nasional.
Tina Talisa, S.K.G., M.I.Kom.lahir 24 Desember 1979 (46 tahun). Ia adalah seorang pembawa acara berkebangsaan Indonesia.
Tina juga merupakan mantan finalis Puteri Indonesia 2003, juara I Mojang Jawa Barat 2003, dan juara I Mojang Kota Bandung 2002.
Ia menyelesaikan pendidikan sarjana kedokteran gigi di Universitas Padjadjaran pada 2001, sebelum kemudian mengambil magister ilmu komunikasi di kampus yang sama pada 2006 hingga 2011.
Pilihan lanjutannya ke bidang komunikasi inilah yang membuka jalan panjangnya di dunia jurnalistik dan penyiaran.
Karier Tina di media dimulai dari radio lokal di Bandung, yakni Paramuda dan Mustika FM.
Berkarier sebagai newcaster, berawal dari ketertarikannya di dunia broadcasting saat bekerja di Radio Paramuda dan Radio Mustika.
Tina selalu hadir setiap sore dalam Reportase Sore, program berita di Trans TV.
Pada Mei 2007, pindah ke Lativi yang sejak tahun 2008 ini berubah menjadi stasiun TV dengan fokus berita dan olahraga dengan nama tvOne sebagai asisten produser merangkap news presenter.
Tina pernah membawakan acara Apa Kabar Indonesia Malam yang disiarkan rutin di Wisma Nusantara, kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
Pada tanggal 2 November 2011, ia memutuskan keluar dari tvOne tanpa alasan yang jelas.
Pada tanggal 1 Desember 2011, Tina Talisa secara resmi bergabung dengan Indosiar sebagai manajer pencari bakat dan pertunjukan, penyiar utama, cuaca, dan olahraga.
Dan pada pertengahan 2014 Ia kembali memutuskan untuk hengkang dari Indosiar.
Namun pada 3 Mei 2015 Ia kembali muncul di layar kaca dalam program Satu Indonesia yang disiarkan di NET. sebagai host dalam program tersebut.
Selepas karier di media, Tina dipercaya menduduki posisi strategis sebagai staf khusus di beberapa institusi pemerintahan.
Pada periode 2020 hingga 2024, ia menjadi Staf Khusus Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, di mana ia banyak terlibat dalam komunikasi investasi dan hubungan publik untuk mendukung agenda pemerintah menarik investor asing maupun domestik.
Per Desember 2024, Tina menjadi Staf Khusus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Penunjukan ini sekaligus mengukuhkan kiprahnya sebagai komunikator kebijakan publik, menjembatani pesan-pesan pemerintah ke masyarakat luas.
Berikut Jajaran Direksi dan Komisaris Pertamina Patra Niaga:
Dewan Komisaris
– Komisaris Utama : Sudung Situmorang
– Ahmad Erani Yustika : Komisaris
– Ferry Juliantono : Komisaris
– Panel Barus : Komisaris
– Rini Widyastuti : Komisaris
– Andy Rachmianto : Komisaris
– Tina Talisa : Komisaris
– Siti Zahra Aghnia : Komisaris Independen
Dewan Direksi
– Direktur Utama : Mars Ega Legowo Putra
– Wakil Direktur Utama : Achmad Muchtasyar
– Direktur Pemasaran Regional : Eko Ricky Susanto
– Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga : Alimuddin Baso
– Direktur Rekayasa & Infrastruktur Darat : Hari Purnomo
– Direktur Keuangan : Mega Satria
– Direktur SDM & Penunjang Bisnis : Putut Andriatno
– Direktur Perencanaan & Pengembangan Bisnis : Harsono Budi Santoso
– Direktur Manajemen Resiko : Rahman Pramono Wibowo