Business is booming.

Profil Alwi Farhan, Juara Tunggal Putra Macau Open 2025

Keberhasilan Alwi Farhan menjuarai Macau Open 2025 membuatnya menjadi tunggal putra  pertama Indonesia yang menjuarai turnamen ini setelah Taufik Hidayat.

Tunggal Putra Indonesia, Alwi Farhan meraih gelar juara Macau Open 2025 setelah mengalahkan wakil Malaysia Justin Hoh dengan skor 21-15, 21-5 di final, Minggu, 3 Agustus 2025.

Keberhasilan Alwi Farhan menjuarai Macau Open 2025 membuatnya menjadi tunggal putra  pertama Indonesia yang menjuarai turnamen ini setelah Taufik Hidayat.

Taufik menjadi juara Macau Open than 2008.

Artinya sudan 17 tahun lalu. Setelah itu ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (2010, 2011, dan 2012)

Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja, itu ganda campuran juga tahun 2014.

Ganda Putra Wahyu Nayaka/Ade Yusuf 2017

Barulah  Alwi Farhan tahun 2025 ini.

Alwi Farhan mengalahkan Justin Hoh dalam laga final dengan skor 21-15, 21-5.

Alwi yang masih 20 tahun, mendominasi pertandingan yang berlangsung selama 54 menit.

Pemain peringkat ke-25 dunia ini tampil gemilang dan tak banyak melakukan kesalahan sehingga membuat lawannya yang peringkatnya 20 level di bawahnya kesulitan mendapatkan poin, terutama di game kedua.

Profil Alwi Farhan

Alwi Farhan Alhasny lahir 12 Mei 2005 (20 tahun). Ia adalah merupakan bagian dari skuad beregu putra Indonesia yang memenangkan medali emas di Pesta Olahraga Asia Tenggara 2023.

Ia memenangkan gelar tunggal putra di Kejuaraan Dunia Junior 2023.

Dan kini gelar juara Macau Open 2025

Pada bulan Juni, Alwi menjadi finalis di Lithuanian International.

Alwi adalah anggota skuad beregu campuran Indonesia yang memenangkan medali perunggu di Kejuaraan Dunia Junior.

Dalam nomor tunggal putra, ia kalah di babak kedua dari pemain Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul.

Pada bulan April, Alwi mencapai final Osaka International, tetapi dikalahkan oleh pemain tuan rumah, Yushi Tanaka.

Pada bulan Mei, Alwi berkompetisi di Pesta Olahraga Asia Tenggara 2023, dan memenangkan medali emas di nomor beregu putra.

Pada bulan Juli, Alwi berkompetisi di nomor beregu campuran Kejuaraan Asia Junior, dan memperoleh medali perak setelah tim Indonesia kalah di final melawan Jepang.

Dalam nomor individu, ia memperoleh medali perunggu setelah kalah di pertandingan semifinal melawan pemain unggulan ketiga asal Tiongkok, Hu Zhe’an.

Pada bulan September, Alwi memenangkan gelar pertamanya di final turnamen Indonesia International di Medan setelah mengalahkan pemain Sri Lanka, Viren Nettasinghe.

Dalam tur berikutnya, ia kalah di babak pertama Indonesia Masters Super 100 I dari pemain Malaysia, Aidil Sholeh.

Salah satu kelebihan Alwi Farhan adalah Eksplosivitas-nya. Begitu bersemangat dan meledak-ledak di Lapangan

Baca Juga:  Profil AKBP Chandra Sasongko, Alumni Akpol 2005, Resmi Kapolres Serang
Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...