Business is booming.

Profil Bachtiar Chamsyah, Mensos 2001-2009, Meninggal Usia 80 Tahun

Politikus senior PPP tersebut mengembuskan napas terakhir pada Kamis, 24 September 2026 pukul 19.20 WIB.

Bachtiar Chamsyah gelar Datuak Marajo Nan Sati meninggal dunia dalam usia 80 tahun (31 Desember 1945 – 24 September 2026).

Politikus senior PPP tersebut mengembuskan napas terakhir pada Kamis, 24 September 2026 pukul 19.20 WIB.

Sebelumnya ia sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Kabar duka ini pertama kali dikonfirmasi oleh putranya, Muhammad Iqbal, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Agam, Sumatera Barat.

Semasa hidupnya, tokoh kelahiran Sigli, Aceh ini dikenal luas sebagai politikus senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ia dipercaya menjabat sebagai Menteri Sosial pada dua era kepresidenan, yaitu era Presiden Megawati Soekarnoputri (2001–2004) dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004–2009).

Sebelumnya Bachtiar Chamsyah menjabat sebagai Anggota DPR RI selama tiga periode berturut-turut, yaitu dari tahun 1992 hingga 2001.

Bachtiar Chamsyah sempat ditahan oleh KPK pada 5 Agustus 2010 dan resmi dibebaskan secara murni dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang pada 25 Mei 2012.

Saat itu ia terjerat kasus korupsi proyek pengadaan mesin jahit, sapi impor, dan kain sarung di Departemen Sosial periode 2004–2006.

Almarhum Bachtiar Chamsyah rencananya akan dimakamkan pada hari Jumat, 25 September 2026 setelah salat Jumat (bakda Jumat).

Bachtiar Chamsyah lahir pada 31 Desember 1945 di Sigli, Pidie, Aceh, putra dari pasangan berdarah Minangkabau asal Bayua, Maninjau, Agam, Sumatera Barat yang merantau ke Aceh.

Ia menikah dengan seorang perempuan bernama Roshidah Hanum.

Pernikahan mereka telah dikaruniai tiga orang anak, yaitu Roshi Ika Putri, Muhammad Iqbal, dan Rini Irawati.

Istrinya, Roshidah Hanum meninggal dunia karena penyakit kanker pada tahun 2009.

Setelah menduda selama sekitar tiga tahun, ia kemudian menikah lagi pada 10 Juni 2012 dengan Indah Hayati, mantan sekretarisnya sewaktu menjadi Anggota DPR-RI dan Menteri Sosial.

Riwayat Pendidikan

SD Negeri Kutacane, Aceh (Lulus tahun 1957).

SMP Negeri Medan, Sumatra Utara (Lulus tahun 1961).

SMA Negeri Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Lulus tahun 1964).

Akademi Administrasi Niaga (AAN) Negeri Medan (Tahun 1966–1970).

Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Nommensen, Medan (Tingkat V, tidak lulus).

Sarjana Ekonomi (S1): Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi di Universitas Medan Area (UMA), lulus pada tahun 1997

Riwayat Jabatan dan Organisasi

Pegawai Harian Honorer Pemerintah Daerah Kodya Medan 1974–1981

Guru Swasta di Perguruan Amir Hamzah, Medan (mengajar bidang studi Ekonomi dan Sejarah) 1978–1980:

Anggota DPRD Tingkat I Provinsi Sumatera Utara 1982–1987

Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sumatera Utara 1984

Wakil Pimpinan Umum Mingguan Demi Masa, Medan 1987–1992

Anggota DPR RI sekaligus menjabat sebagai Wakil Sekretaris Fraksi Persatuan Pembangunan (F-PPP) 1992–1997

Anggota DPR RI sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Persatuan Pembangunan (F-PPP) 1997–1999

Anggota DPR RI dan menjabat sebagai Ketua Komisi V DPR RI (bidang Industri dan Perdagangan) 1999–2001

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Buloggate dan Bruneigate DPR RI 2000–2001

Menteri Sosial RI pada Kabinet Gotong Royong (Era Presiden Megawati Soekarnoputri) 2001–2004

Menteri Sosial RI pada Kabinet Indonesia Bersatu I (Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) 2004–2009

Baca Juga:  Pernikahan Amanda Manopo-Kenny Austin Disiarkan RCTI, Netizen Anggap Serasi
Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...