Komjen Pol Dr Wahyu Hadiningrat, Akpol 1992, Resmi Jabat Wakapolri
Wahyu Hadiningrat merupakan salah satu perwira yang dipilih oleh Komjen Pol. (Purn.) Gories Mere untuk masuk dalam tim elite kepolisian guna menginvestigasi serta memburu gembong teroris asal Malaysia, Dr. Azahari.
Komjen Pol Dr Wahyu Hadiningrat, S.I.K., M.H. resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Indonesia (Wakapolri) di Istana Negara.
Ia menggantikan posisi Komjen Pol. Dedi Prasetyo yang diangkat menjadi Kepala Badan Reforma Agraria.
Wahyu mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai pucuk pimpinan Korps Bhayangkara.
Perwira tinggi bintang tiga ini memiliki rekam jejak yang sangat panjang dan berpengalaman, terutama di bidang reserse, intelijen, siber, hingga manajemen perencanaan anggaran Polri.
Saat ini, Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat berusia 56 tahun.
Ia lahir di Bandung, Jawa Barat pada tanggal 4 Juni 1970.
Wahyu Hadiningrat merupakan salah satu perwira yang dipilih oleh Komjen Pol. (Purn.) Gories Mere untuk masuk dalam tim elite kepolisian guna menginvestigasi serta memburu gembong teroris asal Malaysia, Dr. Azahari.
Ia juga terlibat langsung dalam penanganan kasus Bom Bali II pada tahun 2005.
Berkat kontribusi besar dan keberhasilan operasi antiteror tersebut, ia mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari Komisaris Polisi (Kompol) menjadi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).
Ia kemudian dipercaya menjadi Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 Antiteror Polri.
Saat menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri pada tahun 2020, ia memimpin jajaran kepolisian mengungkap jaringan penyelundupan narkoba internasional dalam operasi bersandi White Corn 2020.
Dalam operasi ini, Bareskrim berhasil menyita 200 kilogram sabu asal Myanmar yang diselundupkan melewati Malaysia dan Kepulauan Riau menuju Jakarta menggunakan modus penyamaran di dalam karung-karung jagung.
Sebagai Asrena Kapolri, ia memimpin transformasi struktural besar hingga jabatan tersebut dinaikkan statusnya menjadi Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena) pada September 2024.
Perannya sangat krusial dalam mengelola efisiensi anggaran, modernisasi fasilitas, serta perencanaan program kerja kepolisian nasional secara komprehensif.
Di bidang akademik, Wahyu Hadiningrat resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Padjadjaran (Unpad) pada Oktober 2024.
Disertasinya yang berjudul “Penanggulangan Penyebaran Radikalisme melalui media sosial dalam hukum Indonesia” menuai pujian.
Riwayat Pendidikan
AKABRI / Akademi Kepolisian (Akpol): Lulus tahun 1992.
Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK)
Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim): Pendidikan kepemimpinan tingkat menengah.
Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri (Sespimti): Lulus tahun 2016.
Pendidikan Umum / Akademik
Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K)
Magister Hukum (M.H.)
Doktor dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung 25 Oktober 2024
Riwayat Jabatan
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya 2016
Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) Bareskrim Polri 2017
Direktur Respons Ancaman Deputi Bidang Intelijen Siber Badan Intelijen Negara (BIN)n2017.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya 2018–2020
Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri 2020–2021
Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena Kapolri) 2021-2024
Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena Kapolri) 2024–2026
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) 1 Oktober-sekarang