Business is booming.

Letjen TNI Tri Budi Utomo, Akmil 1994, Digeser Menjadi Wakasad

Posisi Wakasad sempat kosong setelah Letjen TNI M Saleh Mustafa resmi diangkat Presiden Prabowo menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Kabinet Merah Putih.

Letjen TNI Tri Budi Utomo digeser menjadi Wakasad dari jabatan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan.

Posisi Wakasad sempat kosong setelah Letjen TNI M Saleh Mustafa resmi diangkat Presiden Prabowo menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Kabinet Merah Putih.

Letjen TNI M Saleh Mustafa alumni Akmil 1991 usianya masih 57  tahun (Kelahiran 14 Maret 1969)

Tapi Saleh Mustafa memilih pensiun dini karena jabatan barunya sebagai Wamentan.

Ada pun Letjen TNI Tri Budi Utomo alumni Akmil 1994.

Ia kelahiran 6 Februari 1971 (umur 55 tahun)

Kabar bergesernya Jabatan Letjen TNI Tri Budi Utomo antara lain dibagikan akun Instagram @isds.indonesia

Letjen TNI Tri Budi Utomo menikah dengan Rahma Dewi Suryantari dan memiliki dua anak

Ia menjabat sebagai Sekjen Kemhan RI sejak 14 November 2024.

Letjen TNI Tri Budi Utomo menjadi perwira pertama di angkatannya yang berhasil menembus pangkat Perwira Tinggi (Pati) menjadi Brigadir Jenderal (Bintang Satu) saat dipromosikan sebagai Danrem 052/Wijayakrama.

Beliau juga memelopori angkatannya sebagai orang pertama yang meraih pangkat Mayor Jenderal (saat menjabat Danpaspampres) serta Letnan Jenderal (Bintang Tiga) setelah dilantik menjadi Sekjen Kemhan RI

Saat menjabat sebagai Komandan Grup A Paspampres, beliau memimpin langsung tim pengamanan melekat untuk memastikan keselamatan Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Kabul, Afghanistan, yang kala itu situasinya sedang bergejolak akibat konflik bersenjata.

Selaku Pangdam VI/Mulawarman (2022–2024), beliau dinilai sukses memimpin strategi pengamanan wilayah darat dan perbatasan di Kalimantan, khususnya dalam mengawal kelancaran proyek masif pembangunan fisik infrastruktur IKN dari berbagai potensi gangguan keamanan.

Ia memiliki rekam jejak kepemimpinan lapangan yang matang lewat keterlibatan aktif dalam Operasi Timor-Timur (1998), Operasi Irian Jaya (2001), dan Operasi Aceh (2004)

Riwayat Pendidikan

Akademi Militer (Akmil) — Lulus tahun 1994

Susarcab Inf (Kursus Dasar Kecabangan Infanteri)

Dik Komando / Latihan Komando (Kopassus) — Lulus tahun 1995

Lat Sar PARA (Latihan Dasar Para)

Dik Gultor / Sus Gultor (Pendidikan Penanggulangan Teror Sat-81 Kopassus)

Dik Free Fall

Sus Pasi Ops (Kursus Perwira Seksi Operasi)

KIBI AD (Kursus Intensif Bahasa Inggris Angkatan Darat)

Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) — Lulus tahun 2009

Sus Danyon (Kursus Komandan Batalyon)

Sus Dandim (Kursus Komandan Kodim)

Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI — Lulus tahun 2017

Gelat Akademik

Sarjana Ekonomi (S.E.)

Riwayat Jabatan

Komandan Batalyon 811 Sat-81 Kopassus (2010)

Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung Rem-043/Gatam Kodam II/Sriwijaya (2012)

Aspers Danjen Kopassus (2015–2016)

Komandan Satuan 81/Gultor Kopassus (2016–2017)

Komandan Grup A Paspampres (2017–2019)

Komandan Korem 052/Wijayakrama Kodam Jaya (2019–2020)

Wakil Komandan Jenderal Kopassus (Wadanjen Kopassus) (2020–2021)

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) (2021–2022)

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman (2022–2024)

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Sekjen Kemhan RI) (2024–2026)

Wakasad (Oktober 2026-Sekarang)

Baca Juga:  Belgia Dipermalukan Slovakia 1-0, Lukaku Nilai 4, Terburuk
Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...