Laksma TNI Bambang Wasito, AAL 1998, Resmi Jabat Kadisminpersal
Ia menggantikan Laksma TNI Tomi Erizal yang menjabat Kadisminpersal sejak 22 Oktober 2025
Laksma TNI Bambang Wasito, S.E., M.Han. resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Administrasi Personel Angkatan Laut (Kadisminpersal).
Ia menggantikan Laksma TNI Tomi Erizal yang menjabat Kadisminpersal sejak 22 Oktober 2025
Sertijab Kadisminpersal dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Wisma Elang Laut (WEL) Jakarta, Selasa (27/10/2026)
Selain Sertijab Kadisminpersal, juga dilakukan sertijab Irjenal dan Aspers Kasal.
Laksma TNI Tomi Erizal, S.E., M.M. merupakan alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-41 yang lulus pada tahun 1995.
Sedang Laksma TNI Bambang Wasito, S.E., M.Han. merupakan alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-44 yang lulus pada tahun 1998.
Bambang Wasito merupakan perwira dari Korps Pelaut (P) yang memiliki latar belakang kepemimpinan kuat di sektor operasional kapal perang (KRI), komando satuan ranjau, hingga lembaga kajian pertahanan.
Pada akhir Mei 2025, Bambang meraih prestasi karier yang sangat signifikan dengan masuk dalam daftar perwira menengah pilihan yang “pecah bintang” (naik pangkat dari Kolonel menjadi Laksamana Pertama/Bintang Satu).
Hanya setahun setelah menjadi jenderal bintang satu, beliau langsung diberikan mandat memegang jabatan strategis sebagai Kadisminpersal pada Oktober 2026.
Disminpersal adalah roda penggerak utama dalam mengelola kualitas, karier, dan profesionalisme seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit TNI AL di Indonesia.
Penunjukan ini membuktikan bahwa beliau dinilai memiliki integritas dan kapabilitas tinggi dalam manajemen organisasi.
Sebagai bagian dari Korps Pelaut, beliau menorehkan prestasi kepemimpinan di laut (komando taktis) dengan berhasil memimpin beberapa Kapal Perang RI.
Diantaranya KRI Kelabang-826 dan KRI Pulau Rupat-712, yang merupakan alutsista canggih pemburu dan penyapu ranjau milik Satuan Kapal Ranjau (Satran).
Beliau juga menonjol dalam pengembangan ilmu pengetahuan pertahanan dan strategi maritim.
Ia menulis kajian mendalam mengenai “Peningkatan Gelar Kekuatan TNI Angkatan Laut di Laut Natuna dalam Menjaga Kedaulatan NKRI” saat menempuh Seskoal.
Kajian ini menjadi referensi penting dalam melihat geopolitik kawasan Natuna.
Sebelum dipanggil kembali ke Mabesal, beliau dipercaya menjadi Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bidang Politik di Lemhannas RI (2025–2026), sebuah lembaga elit negara yang bertugas merumuskan konsep ketahanan nasional bagi presiden.
Riwayat Pendidikan
Akademi Angkatan Laut (AAL) — Angkatan ke-44 yang lulus pada tahun 1998 (Korps Pelaut).
Kursus Pelaut / Spesialisasi Matra Laut
Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) — Menyelesaikan Dikreg Seskoal.
Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI)
Gelar Akademik
Sarjana Ekonomi (S.E.) — Pendidikan strata-1 (S1) di bidang ekonomi.
Magister Pertahanan (M.Han.) — Pendidikan strata-2 (S2) yang mendalami kajian strategi pertahanan, manajemen pertahanan, serta keamanan maritim negara.
Riwayat Jabatan
Komandan KRI Kelabang-826 (Jabatan saat berpangkat Mayor Laut (P)).
Komandan KRI Pulau Rupat-712 — Satuan Kapal Ranjau (Satran) Koarmatim (hingga April 2016, saat berpangkat Letkol Laut (P)).
Kepala Penerangan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Kapen Lantamal) IX Ambon.
Komandan Satuan Kapal Ranjau (Dansatran) Koarmada III (Mulai April 2020, saat berpangkat Kolonel Laut (P)).
Pamen Perwira Penuntun (Patun) / Dosen Sesko TNI (hingga Mei 2024).
Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bidang Politik Lemhannas RI (Mei 2025 – Oktober 2026).
Kepala Dinas Administrasi Personel Angkatan Laut (Kadisminpersal) (Oktober 2026 – Sekarang).