Business is booming.

AKBP Edy Herwiyanto, Ayah dari Wali Kota Kediri, Dicopot dari Jabatannya

Ayah dari Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dicopot dari jabatannya karena sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Divisi Propam Mabes Polri.

AKBP Edy Herwiyanto ayah dari Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, kini dalam sorotan.

Ia dicopot dari jabatannya karena sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.

Pencopotan tertuang dalam surat telegram Kapolda Jawa Timur nomor ST/1271/X/KEP/2026 tanggal 29 Oktober 2026.

Ia dimutasi dari jabatan Kabag Wassidik Direktorat Reserse PPA-PPO menjadi Perwira Menengah (Pamen) di direktorat yang sama tanpa memegang jabatan (non-job) khusus dalam rangka pemeriksaan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan rincian putusan final atau detail resmi terkait kesalahan atau pelanggarannya karena proses pemeriksaan masih berjalan.

AKBP Edy Herwiyanto lahir di Nganjuk pada 28 Oktober 1970.

Edy Herwiyanto ayah dari Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.

AKBP Edy Herwiyanto dan istri dalam sebuah acara pernikahan (kiri). Anak mereka Vinanda Prameswati (kanan) baru saja dilantik menjadi sebagai Wali Kota Kediri dalam usia 26 tahun) (Foto: Instagram @krisnaweddingplanner dan wikipedia)

Pemeriksaan dan pencopotan dari jabatannya menjadi fakta ironis dengan prestasi yang telah dicapainya.

Capaian prestasi tertinggi AKBP Edy Herwiyanto diraih pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, di mana ia sukses menyabet 6 penghargaan sekaligus dari Kapolrestabes Surabaya.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan kepemimpinannya sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya dalam membongkar berbagai kasus kejahatan besar, mulai dari skala regional hingga jaringan transnasional.

Diantaranya pembongkaran jaringan Online Scamming & Skimming Internasional

Ia mengungkap jaringan penipuan daring (online scamming dan skimming) lintas negara yang menelan korban hingga ribuan warga negara Jepang.

Ia berhasil menggerebek dan mengamankan 42 warga negara asing (terdiri dari 38 WN China dan 4 WN Jepang) yang terlibat dalam sindikat ini. Pengungkapan ini bahkan membawanya melakukan kerja sama investigasi langsung bersama kepolisian di Jepang dan Kepolisian Zibo di Shandong, China.

Baca Juga:  Starting XI Chelsea vs Real Madrid, Lampard Andalkan Havertz dan Gallagher

Edy Herwiyanto juga berhasil membongkar kasus tindak pidana penculikan anak disertai perampasan kemerdekaan.

Kasus ini menjadi atensi karena nilai kerugian finansial korban yang disandera menyentuh angka Rp2,9 miliar.

Ia juga berhasil membongkar praktik kecurangan masif berupa perjokian dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) yang bertempat di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Pengungkapan kasus ini sempat menjadi sorotan tajam di tingkat nasional.

Edy berhasil menangkap pelaku pembunuhan petugas keamanan di kawasan Perumahan Darmo Satelit Surabaya.

Kasus pembunuhan ini berhasil diungkap secara kilat oleh timnya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Ia juga sukses menuntaskan perkara pembunuhan berdarah di wilayah Simokerto.

Beliau juga menggulung komplotan pelaku penjambretan jalanan sadis yang menyebabkan korbannya—seorang Aparatur Sipil Negara (ASN)—meninggal dunia di Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa penonaktifan dan pemeriksaan ini merupakan bagian dari mekanisme pengawasan internal (Propam dan Itwasda) guna menjaga integritas korps.

Pihak kepolisian berjanji akan memperbarui hasilnya secara transparan jika pemeriksaan telah selesai dilakukan.

Riwayat Pendidikan

Sekolah Calon Perwira (Secapa) Polri: Lulus tahun 2003

Gelar Akademik

Sarjana Hukum (S.H.) dari Universitas Bhayangkara Surabaya.

Magister Hukum Notaris (M.H. / M.Kn.) dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada tahun 2007, serta melanjutkan pendalaman Magister Kenotariatan di Universitas Brawijaya (lulus 2019).

Doktor Hukum (Dr.): Lulus dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya pada tahun 2021.

Riwayat Jabatan

Kasat Reskrim Polresta Kediri Kota 2011

Kasat Reskrim Polres Kediri 2012

Kasat Reskrim Polres Tulungagung 2014 – 2015

Kasi Pemberantasan BNNK Tulungagung 2015 – 2016

Kanit VC/Asusila Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim 2016 – 2018

Baca Juga:  Meski Sudah Dianggap Hoaks, Seks Sebagai Olahraga di Swedia Tetap Jadi Perbincangan

Kanit Bajak Sandera Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim 2018 – 2019

Kanit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim 2019 – 2021

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya 2021 – 2022

Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim 2022 – 2025

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Mei 2025 – Mei 2026

Kabag Wassidik Ditres PPA dan PPO Polda Jatim Mei – Otober 2026

Non Job di Direktorat Reserse PPA-PPO Oktober 2026 – sekarang

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...