Irjen Pol Dr Ahrie Sonta Nasution, Akpol 2002, Kejutan di Mabes Polri
Ia menjadi satu dari tiga tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (illegal tapping).
Irjen Pol Dr Ahrie Sonta Nasution adalah kejutan di Mabes Polri.
Ia kini memegang rekor alumni Akpol termuda dengan jabatan Bintang Dua.
Bahkan Ahrie Sonta Nasution menjadi alumni Akpol 2002 pertama sandang pangkat bintang satu tahun 2025.
Lalu menjadi jenderal Bintang Dua atau Irjen Pol tahun 2026 ini.
Padahal umur Ahrie Sonta tahun ini baru 45 tahun.
Namun prestasi Irjen Pol Dr Ahrie Sonta Nasution kini terancam bakal tercoreng.
Ia menjadi satu dari tiga tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (illegal tapping).
Tiga tersangka tersebut adalah Jenderal (Purn.) Listyo Sigit Prabowo (LSP), Irjen Pol. Eko Hadi Santoso (EH) Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri dan Irjen Pol. Ahrie Sonta Nasution (ASN), Kadivkum Polri.
Irjen Pol. Dr. Ahrie Sonta Nasution, S.H., S.I.K., M.H., M.PICT. lahir 2 April 1981 (45 tahun)
Pendidikan Kepolisian
Akpol (2002)
Politie Academy Apeldoorn (Belanda) (2007)
Strategic Crime Scence Alaysis (2007)
Crime Scene Analisys By Visual Comparison Munster Jerman (2007)
Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (2008)
Dikjur Pamen SDM Polri (2015)
Joint Special Operation University, Amerika Serikat (2015–2016)
RSIS, NTU, Singapura (2017)
Sespimen Polri (2018)
Sepimti Polri 2024
Riwayan Jabatan
Kanit Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya (2018)
Penyidik Madya Ditresnarkoba Polda Metro Jaya (2019)
Pamen Ditresnarkoba Polda Metro Jaya (2019)
Katimmonitoring Monitor Bagmin Robinopsnal Bareskrim Polri (2019)
Kapolres Tanjung Priok (2020)
Sekpri Kapolri Spripim Polri (2021)
Ajudan Presiden Prabowo Subianto (2024)
Penyelidik Pengamanan Internal Utama Tingkat II Divpropam Polri (2025)
Kadivkum Polri (2026-sekarang)