Business is booming.

Fotografer Terbaik Danish Siddiqui Tewas Ditembak saat Meliput Perang di Afghanistan

Foto Terakhir Tentang Pasukan Afghanistan di Kandahar

DUNIA jurnalistik tengah berduka. Seorang fotografer terbaik dari India, Danish Siddiqui, yang meraih penghargaan paling bergengsi, Pulitzer, tewas ditembak saat meliput perang di Afghanistan.

Siddiqui merupakan wartawan kantor berita Reuter yang bertugas di kantor biro India.

Dari india pula, ia ditugaskan meliput perang di Afghanistis yang memasuki fase transisi saat tentara Amerika Serikat meninggalkan negara itu.

Buntut dari program penarikan pasukan AS, terjadi peningkatan eskalasi pertempuran antara pasukan pemerintah dan gerilyawan Taliban.

Danish Siddiqui saat itu berada dalam konvoi pasukan Afghanistan yang disergap oleh gerilyawan Taliban di dekat pos perbatasan utama dengan Pakistan.

 

Foto Danish Saddiqui Reuters
Foto Danish Saddiqui Reuters

 

Pemerintah India belum memberikan keterangan apa pun. Juga tidak jelas berapa banyak orang lain yang tewas dalam serangan itu.

Duta Besar Afghanistan untuk India, Farid Mamundzay, sangat terganggu dengan berita “pembunuhan seorang teman”. Farid belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Menurut laporan BBC, Siddiqui bekerja dengan Reuters selama lebih dari satu dekade dan lebih banyak berkantor di Mumbai.

Pada tahun 2018, ia memenangkan Hadiah Pulitzer dalam fotografi fitur. Dia memenangkan Pulitzer bersama rekannya Adnan Abidi dan lima orang lainnya.

Foto peraih hadiah tertinggi di bidang jurnalistik ini adalah dokumentasi kekerasan yang dihadapi oleh komunitas minoritas Rohingya di Myanmar.

Foto-foto pemakaman massal warga Rohinya menjadi viral dan membuatnya mendapatkan pujian dan pengakuan global.

“Saya menikmati saat meliput berita, dari berita bisnis, politik, hingga olahraga. Apa yang paling saya nikmati adalah menangkap wajah manusia dari sebuah berita,” kata Siddiqui kepada Reuters.

Baca Juga:  Adu Tajam Messi vs Neymar di Final Copa America

Bulan Juli 2021 ini, Siddiqui sedang dalam tugas meliput bentrokan di wilayah Kandahar. Ini terjadi setelah Pemerintah Joe Biden mengumumkan penarikan pasukannya dari Afghanistan menjelang tenggat waktu pada 11 September 2021.

Taliban masih menguasai sejumlah wilayah Afghanistan dari pertengahan 90-an hingga invasi AS tahun 2001. Kelompok itu dituduh melakukan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia dan budaya.
Dengan penarikan pasukan asing setelah 20 tahun, Taliban dengan cepat merebut kembali sejumlah wilayah di Afghanistan. Ini memicu kekhawatiran akan potensi perang saudara yang lebih hebat.
Itu pula yang menjadi target fotografi Danish Siddiqui. Sebelumnya, ia banyak meliput gelombang kedua Covid-19 di India yang menjadi sorotan dunia karena tingginya kasus Covid-19 dan korban meninggal.

Dari meliput Covid-19 di India, Siddiqui bergeser ke Afghanistan yang mulai memanas. Sang jurnalis meninggal saat menjalankan tugas jurnalistik.

Melalui Twitter, Saddiqui terakhir kali melaporkan perkembangan liputan pada edisi 14 Juli 2021, dengan foto pasukan elit Afghanistan.

Foto dengan kredit Reuters itu pula menjadi unggahan terakhir Saddiqui. Foto ini diambil di Kandahar.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...