Business is booming.

Brigjen TNI Iwan Setiawan, Alumni Akmil 1992 Penyuka Tantangan

Pernah memimpin Tim Selatan menaklukan Mount Everest 1997

Brigjen TNI Iwan Setiawan kini tengah jadi sorotan terkait aksi pembakaran disertai penjarahan di Kabupaten Dogiyai, Papua, yang menewaskan seorang warga.

Sebelum aksi itu dua orang anggota paskhas TNI AU juga dilaporkan mengalami luka.

“Memang benar dalam aksi pembakaran yang dilakukan sekelompok warga di Kabupaten Dogiai, Kamis (15/7) malam,” kata Iwan dikutip dari Antara, Jumat (16/7/2021).

Brigjen TNI Iwan Setiawan dikenal sosok suka tantangan.

Ia pernah menjadi pemimpin Tim Selatan, yang menaklukan Mount Everest pada tahun 1997,

Hal tersebut disampaikan Kapenrem 173/PVB, Mayor Caj Soebiyantoro dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Biak, Papua, Minggu (14/6/2020).

Iwan menerima kenaikan pangkat bersama 73 Pati TNI AD pada Hari Rabu 10 Juni 2020 yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa.

“Sehari sebelumnya dirinya juga telah melaksanakan Laporan Korps kenaikan pangkat bersama 73 Pati AD, 3 Pati AL dan 7 Pati AU yang dipimpin oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur,” ujarnya.

“Pelaksanaan kenaikan pangkat ini berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin 1054/VI/2020 tanggal 3 Juni 2020,” urai Soebiantoro.

Brigjen TNI Iwan Setiawan, S.E.,M.M. merupakan putra kelahiran Kota Bandung 16 Februari 1968 (umur 53 tahun)

Beliau lulusan Akademi Militer tahun 1992, seangkatan Pangdam Udayana Mayjen Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo.

“Sebelum menjabat Komandan Korem 173/PVB, jabatan beliau adalah Pamen Khusus Denma Mabesad dalam rangka mengikuti Pendidikan Lemhannas ,” jelasnya.

Baca Juga:  Brigjen TNI Jannie Aldrin Danrem 143/Halu Oleo Pertama Pangkat Jendral

Jejak Karier

Danyon 22/Grup 2/Kopassus (2008)

Wadan Pusdikpassus (2012—2013)

Danbrigif 22/Ota Manasa (2013—2014)

Danpusdikpas­sus (2014—2015)

Danrindam Jaya (2015—2016)

Danrem 052/Wijayakrama (2016—2018)

Pamen Denma Mabesad (2018—2020)

Danrem 173/Praja Vira Braja (2020—)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...