Business is booming.

Jejak Karier Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Pangdam III Siliwangi

Saat di Basarnas berhasil menemukan kotak hitam pesawat Lion Air JT 610

Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto siap menyatakan menjadi relawan vaksin covid-19.

Hal itu ia sampaikan saat sosialisasi Covid-19 di Jabar yang saat itu masih diragukan.

“Saya setuju, karena kita Forkopimda Jabar sepakat, saya, Gubernur dan Kapolda menjadi relawan Covid-19,” ujar Nugroho, dalam keterangan yang diterima, Jumat (14/8/2020).

Selain turut menjadi relawan, Nugroho pun memerintahkan anggotanya untuk ikut melakukan pengamanan dan mendisiplinkan masyarakat di masa penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Saat ini, kita masih berada di masa pandemi Covid-19, kita mendapat tugas untuk mendisiplinkan masyarakat,” katanya.

Kini antrean masyarakat yang ingin divaksin menjadi pemandangan keseharian

Selain itu, Mayjen Nugroho Budi, minta anak buahnya dan masyarakat Jabar pada umumnya
disiplin gunakan masker.

Pangdam meminta anak buahnya untuk mendisiplinkan masyarakat agar patuh menggunakan masker, demi mengurangi penyebaran virus corona.

“Saat ini perkembangan cukup tinggi, kita berharap diwilayah para Danrem, Dandim dan Danramil dapat mendisiplinkan masyarakat khususnya penggunaan masker,” katanya.

Daftar 15 Pangdam Update Tanggal 5 Juli 2021, Dominasi Akmil 1989

Selain Panglima dan Gubernur, sejumlah pejabat lain seperti Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Wakil Bupati Bandung Barat dan Hengky Kurniawan pun menyatakan diri siap menjadi relawan.

Prestasi Mayjen TNI Nugroho Budi

Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dari Basarnas secara resmi beralih menjadi Pangdam III/Slw.

Ia dilantik KSAD Jendral TNI Andika Perkasa di Mabesad, Jakarta Pusat, Jumat (01/11/2019).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya mengatakan, selain Sertijab Pangdam III/Slw turut diserahterimakan jabatan Kepala Staf Ahli (Kasahli) Kasad dari Mayjen TNI Arif Susilo kepada Brigjen TNI Widodo Iryansyah.

“Jabatan Pangdam III/Slw merupakan jabatan strategis, dimana selama ini wilayah Kodam III/Slw, Jawa Barat dan Banten merupakan wilayah penyangga Ibukota, yaitu Jakarta. Ini tentu kehormatan, sekaligus tantangan bagi beliau (Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto),” tegas Candra seperti dikutip dari situs resmi TNI AD.

Baca Juga:  Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, Ini Jejak Kariernya

Pejabat yang digantikan Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, yakni Letjen TNI Tri Soewandono, telah lebih dahulu memperoleh promosi jabatan sebagai Sekretaris Kementerian Polhukam.

Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, sebelum menjadi Pangdam menduduki jabatan strategis di BNPP (Basarnas) sebagai Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan.

Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Detasemen Khusus 81/Gultor pada tahun 2009 s.d. 2010.

Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 051/Wkt di Cikarang pada tahun 2013 sampai 2014.

“Kesuksesan Tim SAR Basarnas 2018 lalu, yang berhasil menemukan kotak hitam (black box) pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Utara Karawang dan menewaskan sedikitnya 189 penumpang, merupakan salah satu prestasi yang telah dicapai Tim SAR di bidang operasi yang dikendalikan Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto,’’ jelasnya.

Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto, Sip MM QIA (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 23 Maret 1964 (umur 57 tahun)

Ia adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 31 Oktober 2019 mengemban amanat sebagai Panglima Kodam III/Siliwangi.

Nugroho, merupakan lulusan Akmil tahun 1987 ini dari kecabangan Infanteri baret merah seangkatan dengan KSAD Jendral TNI Andika Perkasa.

Riwayat Jabatan

Dansat 81/Kopassus (2009—2010)

Ir Kopassus (2010—2011)

Danrindam XII/Tanjungpura (2011—2013)

Danrem 051/Wijayakarta (2013—2014)

Irdam XVII/Cenderawasih (2014)

Inspektur Badan Nasional Pencarian Dan Pertolongan Deputi Bid. Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan BNPP (Basarnas) (2019)

Panglima Kodam III/Siliwangi (2019—Sekarang)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...