Business is booming.

Dua Mantan Danrem 074/Warastratama Kini Menjadi Pangdam

Bahkan Agus Fadjari Danrem 074/Warastratama 2014—2015 kini Wakasad,

Promosi Danrem 074/Warastratama (Solo) Kolonel Inf Deddy Suryadi menjadi Wadanjen Kopassus mengusik keingintahuan tentang 074/Warastratama.

Dan ternyata nama-nama Danrem 074/Warastratama terlihat popular.

Terutama semasa Presiden Jokowi berkuasa, Korem 074/Warastratama dianggap penting karena Jokowi pernah menjadi Walikota Solo.

Keluarga besar Jokowi pun tetap di sana yang berarti posisinya dianggap strategis.

Apalagi saat ini, putra sulung Jokowi menjadi Wali Kota Solo.

Dua mantan Danrem 074/Wirastratama pun kini menjabat Pangdam.

Yakni Mayjen TNI Mulyo Aji Danrem 074/Warastratama tahun 2012—2014 kini Pangdam Jaya.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji ucapkan Dirgahayu Dispsiad (Dinas Psikologi Angkatan Darat) ke 71. Sumber: (twitter @KodamJaya6)

Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Danrem 074/Warastratama 2016—2017 kini pangdam Udayana.

Bahkan Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari Danrem 074/Warastratama 2014—2015 kini Wakasad.

Tentang Korem 074/Warastratama

Korem 074/Warastratama adalah Komando Teritorial bawah Kodam IV/Diponegoro.

Wilayah yang berada di bawah kendali Korem 074/Warastratama, adalah kota-kota eks Karesidenan Surakarta (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Boyolali).

Menurut Wikipedia, Kelahiran Korem 074/Warastratama tidak dapat dipisahkan dengan sejarah berdirinya Kodam VII/Diponegoro, yang sekaligus merupakan perwujudan nilai-nilai dan semangat proklamasi 1945.

Sebagai puncak perjuangan bangsa Indonesia dalam rangkaian sejarah perjuangan nasional, antara lain: Pemberontakan PKI Madiun, DI/TII, PRRI/PERMESTA dan sebagai puncaknya adalah pemberontakan G.30.S/PKI Tahun 1965.

Wilayah Karesidenan Surakarta dipandang sebagai daerah yang amat berpotensi bagi Partai Komunis Indonesia, sehingga digunakan sebagai daerah basis kegiatan, baik dalam rangka menyusun kekuatan, gerakan maupun persembunyian yang strategis karena berdekatan dengan gunung Merbabu dan Merapi.

Sehingga diperlukan penanganan secara khusus, untuk itu Pangdam VII/Diponegoro di bawah pimpinan Brigadir Jenderal Suryo Sumpeno menyusun rencana operasi penumpasan G.30 S/PKI di Jawa Tengah yang diperkuat dengan pasukan R.P.K.A.D.

Operasi penumpasan G.30.S/PKI bersama pasukan R.P.K.A.D kemudian diteruskan oleh satuan tempur Brigif – 4 Dewaratna, di bawah pimpinan Kolonel Yasir Hadibroto, yang akhirnya mengemban tugas sebagai komandan Pekuper (pelaksana kuasa perang) daerah Eks Karesidenan Surakarta.

Baca Juga:  Daftar Danrem 061 Surya Kencana, Kini Dipimpin Seorang Brigjen TNI

Peristiwa nasional itulah yang melatarbelakangi berdirinya Korem 074/Warastratama sebagai bagian kesatuan di bawah Kodam VII/Diponegoro yang daerah komandonya meliputi wilayah Karesidenan Surakarta yang dahulunya menjadi satu dengan wilayah Korem 072/Pamungkas yang berkedudukan di Yogyakarta.

Untuk segera terciptanya pemulihan situasi keamanan di wilayah Surakarta, maka Panglima Angkatan Darat telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: Skep/1392/12/1965 tanggal 4 Desember 1965, tentang keputusan pembentukan Korem 074/Warastratama.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima Angkatan Darat tersebut Panglima Kodam VII/Diponegoro menunjuk Kolonel Yasir Hadibroto selaku Komandan Pekuper di wilayah Eks Karesidenan Surakarta dan membentuk satuan Korem 074/Warastratama yang berdiri sendiri, terlepas dari satuan Korem 072/Pamungkas.

Langkah selanjutnya Kolonel Yasir Hadibroto menyusun konsep organisasi Korem 074/Warastratama yang disesuaikan dengan TOP/DSPP yang ada.

Berdasarkan Skep Panglima Kodam VII/Diponegoro Nomor Skep/30/3/1966 tanggal 16 April 1966, tentang telah disetujuinya terbentuknya Korem 074/Warastratama, maka selanjutnya pada tanggal 25 April 1966 telah diresmikan Korem 074/Warastratama, ditandai dengan pelantikan Komandan Korem 074/Warastratama yang pertama yaitu Letnan Kolonel Infanteri Amir Yudho Winarno Nrp. 11113 dan Kepala Staf Korem 074/Warastratama yaitu Letnan Kolonel Infanteri Ezy Suharto. Nrp 15441.

Kini selain Deddy Suryadi, nama-nama popular mantan Danrem 074/Warastratama antara lain, Kolonel Inf Mulyo Aji (2012—2014) kini Pangdam Jaya; Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari (2014—2015) kini Wakasad, Kolonel Inf Maruli Simanjuntak (2016—2017) pangdam Udayana.

Kolonel Deddy Suryadi saat Bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming. Deddy yang kala itu menjabat Komandan Korem 074/Warastratama. Kini promosi menjadi Wadanjen Kopassus (Dok TNI AD)

Daftar Danrem 074/Warastratama

Kolonel Inf Yasir Hadibroto (1965—1966)
Kolonel Inf Amir Yudho Winarno (1966—1969)
Kolonel Inf Sudarno (1969—1973)
Kolonel Inf Suroyo (1973—1975)
Kolonel Inf C.I. Santoso (1975—1977)
Kolonel Inf Zaini Dahlan (1977—1978)
Kolonel Inf Sutahan Mangunsentono (1978—1979)
Kolonel Inf Sudarmadi (1979—1981)
Kolonel Inf Sutarno (1981—1984)
Kolonel Inf Arie Sudewo (1984—1985)
Kolonel Inf Suroyo S (1985—1986)
Kolonel Inf Alif Pandoyo (1986—1988)
Kolonel Kav Abdul Muis (1988—1991)
Kolonel Inf Imam Soetopo (1991—1992)
Kolonel Art YB. Wirawan (1992—1993)
Kolonel Inf JK. Sugiharto (1993—1995)
Kolonel Inf Slamet Supriyadi (1995—1996)
Kolonel Inf Sumarsono (1996—1997)
Kolonel Inf Sriyanto Muntasram (1997—1999)
Kolonel Inf Heru Sudibyo (1999—2000)
Kolonel Inf Karsadi (2000—2001)
Kolonel Inf Wibowo S (2001—2002)
Kolonel Inf Sarining Setyo Utomo (2002—2005)
Kolonel Inf Tisna Komara (2005—2006)
Kolonel Inf Ngakan Gede Sugiartha Garjitha (2006—2008)
Kolonel Inf Andogo Wiradi (2008—2009)
Kolonel Inf Abdul Rahman Kadir (2009—2010)
Kolonel Inf Achmad Supriyadi (2010—2012)
Kolonel Inf Mulyo Aji (2012—2014)
Kolonel Inf Bakti Agus Fadjari (2014—2015)
Kolonel Arh Toto Nugroho (2015—2016)
Kolonel Inf Maruli Simanjuntak (2016—2017)
Kolonel Inf Widi Prasetijono (2017—2019)
Kolonel Inf Rafael Granada Baay (2019—2020)
Kolonel Inf Rano Maxim Adolf Tilaar (2020—2021)
Kolonel Inf Deddy Suryadi (2021)

Baca Juga:  Jangan Takut Hadapi Pinjol Ilegal, Begini Caranya
Komentar
Loading...