Business is booming.

Hasil Survei Terbaru, Prabowo Subianto Terlempar dari 3 Besar

Digusur Sandiaga Uno dan AHY, Anies Pertama, Ganjar Kedua

Indonesia Political Opinion (IPO) membuat survey elektablitas Capres 2024 dengan hasil mengejutkan.

Yakni terlemparnya Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dari posisi 3 besar.

Bahkan Prabowo hanya menempati urutan ke-5 di bawah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Survei IPO dilakukan 2-10 Agustus 2021 dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih menggunakan teknik Multistage Random Sampling dan tingkat akurasi 97 persen.

Survei ini menyodorkan sebanyak 20 nama tokoh potensial kepada respondennya.

Hasilnya, Anies Baswedan mendapat 18,7 persen. Sementara responden yang memilih Ganjar Pranowo mencapai 16,5 persen.

Menurut Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah Putra, elektabilitas Anies dan Ganjar paling tinggi karena memiliki panggung politik sebagai kepala daerah dan kerap mendapat sorotan media massa.

Dedi Kurnia Syah Putra mengakui bahwa yang menarik dari hasil Survei IPO terbaru itu adalah keluarnya nama Prabowo Subianto dari urutan 3 besar calon presiden teratas.

Sementara nama Erick Thohir meningkat elektabilitasnya (4,7 persen). Nama lain yang juga terus meningkat popularitasnya adalah Zulkifli Hasan (1,9 persen) dan masuk dalam 10 besar elektabilitas.

“Naiknya nama Erick Thohir tak lepas dari kekecawaan publik terhadap tokoh-tokoh parpol yang kemudian melimpahkan suaranya kepada Erick Thohir yang dianggap sebagai orang profesional,” kata Dedi.

Menurut Dedi, Prabowo turun karena elektabilitas tidak stabil. Sementara, Anies, Ganjar, dan Sandiaga meski stagnan tetapi tetap stabil.

Sementara meningkatnya elektabilitas Zulkifli Hasan, disebutkan Dedi, menjadi menarik karena dia relative belum menghidupkan mesin partai politik untuk mengkerek elektabilitasnya.

“Ini berbeda dengan sejumlah tokoh yang sudah memasang baliho, tetapi justru kurang mendapat perhatian publik,” ujarnya.

Dalam survei ini Sejumlah faktor yang memengaruhi persepsi publik untuk memilih tokoh menjadi presiden adalah prestasi, ketegasan, kejujuran, bersih, religus, dan dan profesional.

Namun dalam survei tersebut sebanyak 75 persen responden masih ragu-ragu dengan pilihannya, 14 persen yakin, dan 11 persen tidak yakin.

Baca Juga:  Rahajeng Rahina Saraswati Trending, Netizen Ikut Beri Ucapan

Dalam survei tersebut, Erick berada di peringkat ketujuh.

Sementara Ridwan Kamil berada di posisi keenam dengan elektabilitas 6,2 persen. Peningkatan elektabilitas ini, menurut Dedi, cukup menarik.

Hal itu mengingat Erick bukanlah seorang politisi, tetapi elektabilitasnya mampu merangkak naik layaknya tokoh politik.

Bahkan, bila dibandingkan dengan sejumlah tokoh politik yang beberapa waktu terakhir ramai diberitakan memasang baliho secara masif di sejumlah wilayah, elektabilitas mereka masih kalah dibandingkan Erick Thohir.

Padahal, Erick tak pernah melakukan promosi untuk pilpres melalui baliho.

“Tanpa harus pasang baliho, tanpa harus pormosi politik dan juga bukan politisi tapi punya elektabilitas cukup progresif,” ucapnya.

Menurut Dedi, meningkatnya elektabilitas Erick tak lepas dari upaya yang ia lakukan dalam menangani pandemi Covid-19.

“Ini menunjukkan bahwa Erick Thohir sebagai menteri dan elite, melakukan program-program populis yang dianggap bisa merekatkan hubungan dengan rakyat,” katanya.

Sementara itu, tokoh lain yang juga dinilai Dedi elektabilitasnya merangkak naik adalah Zulkifli Hasan. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menempati posisi 10 dalam survei kali ini dengan persentase 1,9 persen.

Meskipun elektabilitas Zulkifli hanya berada di angka 1 persen, namun ia lebih unggul dari Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani yang berada di posisi 12 dengan 0,9 persen.

Meski demikian, diakui Dedi bahwa elektabilitas Zulhas masih berada di bawah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yaitu 2,5 persen.
Berkaca pada kasus elektabilitas Erick dan Zulhas yang merangkak naik, Dedi menilai bahwa baliho belum efektif untuk menaikkan elektabilitas tokoh.

Pasalnya, dia melihat saat ini publik lebih memperhatikan aktivitas tokoh politik yang mementingkan publik terlebih di masa pandemic

Baca Juga:  Lord Adi Diprediksi Bakal Juara Masterchef Indonesia 8 Versi Netizen

HASIL SURVEI IPO
1 Anies Baswedan 18,7 persen
2 Ganjar Pranowo 16,5 persen
3 Sandiaga Uno 13,5 persen.
4 Agus Harimurti Yudhoyono 9,9 persen.
5 Prabowo Subianto 7,8 persen.
6 Ridwan Kamil 6,2 persen
7 Erick Thohie 4,7 persen

Komentar
Loading...