Business is booming.

Heboh Video Anggota DPRD Bungo Ancam Mogok Kerja

Klaim Video Internal yang Sudah Lama, Anggota DPRD Minta Maaf

Heboh anggota DPRD Bungo, Jambi mengancam akan mogok kerja gara-gara uang perjalanan dinas mereka tak cair viral.

Anggota dewan ini kesal karena tidak mendapatkan uang Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) selama 3 bulan.

Mereka mendesak agar pimpinan DPRD Bungo segera mencairkan dana tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Video viral itu dikecam netizen seperti tampak dalam video yang ditayangkan Kompas TV

@Delila Lefebvre: Gaji bapak ini sbg anggota DPRD memang berapa sih? Masa gak cukup? Makanya hidup hemat, jangan mentang2, masih banyak rakyat yg susah bahkan tdk pny penghasilan bulanan… bersyukurlah kau bapak !

@khanif 25: Kerjanya paling cuma jalan jalan, sekalinya rapat tidur.

@Febrian Sahindra: Atas nama warga Jambi kami mengucapkan : BIKIN MALU BAE LUR !

@ferdyamel amel: Inilah satu contoh yang di pilih misi nya di atas nama rakyat untuk di sejahterakan,nyatanya pada susah cari nafkah.phk ,pengangguran ,ekonomi lesu pedagang kaki lima. Teriak2 saat mau nyalon menjual slogan orng bawah,eh pas,jadi wong cilik nya di basmi ekonominya dengan aturan feodal. Jadi mimpi ,halu klw, rakyat bisa sejahtera. Itu lah penguasa..gak bisa di pegang mulut nya.

@Tiara Jemez: Seperti inikah cerminan pejabat wakil rakyat Indonesia?…

@ruth sella: DPR DEWAN PERAMPOK RAKYAT

Videonya Viral

Dalam video berdurasi pendek itu, mereka menyatakan akan mogok paripurna bila uang SPPD itu belum juga dicairkan.

SPPD merupakan Surat Perintah Perjalanan Dinas.

Dewan menuding Pemkab Bungo dalang dibalik tidak cairnya uang SPPD tersebut.

“Kami tidak akan hadir kalau SPPD belum cair besok pagi. SPPD cair kami hadir,” ungkap Gusriyandi Rifa’i, anggota DPRD Bungo dalam video viral tersebut.

Anggota dewan yang ada dalam video itupun menyepakati pernyataan Gusriyadi.

Baca Juga:  Perpanjangan PPKM Luar Jawa Lebih Lama

“Siap. Siap..,” ungkap beberapa anggota dewan lainnya seperti paduan suara.

Anggota DPRD Bungo, Syaiful Acik Bilal membenarkan orang-orang yang ada di video tersebut merupakan rekan-rekannya di dewan.

Pengakuannya, video itu bukanlah video baru, tapi sudah direkam sejak beberapa bulan lalu.

Sementara Gusriyandi Rifai melalui akun Facebook mengatakan video itu merupakan video lama.

“Maaf, yang keluar di medsos hari ini sebenarnya itu video internal ,” tulis anggota Gusriyandi.

Ia menyebut tidak tahu mengapa video tersebut bisa beredar di publik dan media sosial.

“Tapi itu sebenarnya situasi keadaan tuntutan kewajiban dan hak, suatu perkerjaan yang sesuai aturannya,” tambahnya.

Ia minta maaf bila video itu telah membuat gaduh khususnya di Bungo.

“Sekali lagi saya pribadi mohon maaf kalau buat gaduhmedsos hari ini,” ujarnya.

Dia mengatakan atas kehebohan ini dia tidak terlalu mempermasalahkan

DPRD Bungo adalah lembaga legislatif unikameral yang berkedudukan dan menjadi mitra kerja Pemerintah Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Indonesia.

DPRD Bungo beranggotakan 35 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali.

Berikut daftar anggota DPRD

Dapil I, meliputi Kecamatan Pasar Muara Bungo, Rimbo Tengah, Bathin III, dan Bathin II Babeko.

1. Zuherman (P Nasdem)
2. Darwandi (Gerindra)
3. Acik Bilal (P Demokrat)
4. Andri Sanusi (PAN)
5. Sugini (PKS)
6. Rosmala Dewi (PKB)
7. Desmiati (PPP)
8. Gusriandi Rifa’i ( PDIP)
9. Marwansyah Putra Siregar (P Berkarya)

2) Dapil II, meliputi Kecamatan Pelepat dan Pelepat Ilir.

1. Jumari Wardoyo (P Gerindra)
2. Hamdan (P Nasdem)
3. Sugiyono (PKS)
4.. Sumaryono (P Golkar)
5. Leni Elvira (P Demokrat)
6. Martunis (PAN)
7. Ahmadi (PDIP)
8. Rozali (P Hanura)

Baca Juga:  Cerita Gubernur Khofifah Kena Covid-19 Kedua Kalinya

3) Dapil III, meliputi Kecamatan Tanah Sepenggal, Tanah Sepenggal Lintas, Tanah Tumbuh, Bathin II Pelayang, Limbur Lubuk Mengkuang, Jujuhan, dan Jujuhan Ilir.
1. Jumiwan Aguza (P Nasdem)
2. Abdul Qodir (P Demokrat)
3. Hambali (P Gerindra)
4. Darmawan (PKS)
5. Alfian (PAN)
6. Frida (Perindo)
7. Yahya (PPP)
8. Al-Jufri (PDIP)
9. Tamrin (PBB)
10. Riduan (P Hanura)
11. Syaiful Bahri (PKB)
12. Djusri Ramli (P Berkarya)

4) Dapil IV, meliputi Kecamatan Bungo Dani, Muko-Muko Bathin VII, Rantau Pandan, Bathin III Ulu.
1. Dedet Jumico (P Gerindra)
2. Marhoni Suganda (P Nasdem)
3. Hozin (PKS)
4. Rosihan Anuar (PAN)
5. Asnadi (P Hanura)
6. Kholil (PKB)

Komentar
Loading...