Business is booming.

Petisi Batalkan Kartu Vaksin Sebagai Syarat Administrasi Beredar

Hastag Batalkan Kartu Vaksin Trending Topic, Akankan Sukses?

Kini muncul petisi Batalkan kartu Vaksin sebagai syarat Administrasi.

Sebelumnya petisi boikot Saipul Jamil tampil di TV dan Youtube memperoleh respon positif.

Tak lama kemudian hastag batalkan kartu vaksin (#batalkankartuvaksin) trending topic.

Dengan target 15.000 tanda tangan, hingga berita ini diturunkan petisi Batalkan Kartu Vaksin sebagai syarat Administrasi sudah memperoleh lebih dari 13.000 tanda tangan.

Sementara #batalkankartuvaksin menuai kontroversi ada yang setuju da nada yang tidak.

Berikut cuitan netizen terkait #batalkankartuvaksin

@zanethaaxx: minta tolak kartu vaksin, karna maunya keluyuran ke mall dtl. Tapi nanti salahin pemerintah karna covid trs naik, padahal emg ga bisa jaga diri g taat prokes. padahal kondisi udh mulai membaik #batalkankartuvaksin

@AZHARFRS: #BatalkanKartuVaksin. Sebab tidak relevan sebagai solusi dalam penanganan pandemi! Masyarakat siap hidup normal kembali tanpa #KartuVaksin sebagai syarat bepergian dan atau mengakses fasilitas publik!

@theaqyal: saya benci dunia model EG. Mau tekonologi semaju apapun tapi akhlaq dan agama ditinggalkan maka tinggal nunggu kehancuran dunia. #batalkankartuvaksin

@DwiViciElisti: Kebanyakan Orang Mau Divaksin Hanya Untuk Mengejar Dapat Kartu Vaksin, Sehingga Kartu (Sertifikat) Vaksin Menjadi Tolak Ukur Banget Untuk Persyaratan Apapun Di Kehidupan Indonesia

@masudku_: setifikat vaksin untuk kepentingan administrasi ? mungkin ini sebentar lagi tidak akan di perlukan setelah indonesia mencapai herd imunity.

@hizahulfaa: waktu awal2 pd minta dibikinin vaksin, skrg udh ada vaksin eh pd gamau vaksin:( #batalkankartuvaksin

@jalannnnndekat: Ini siapa yg ngajarin #batalkankartuvaksin ? Udah vaksin gratis melindungi diri dan orang lain masih juga gamau. Niru demo di US, ngapain? Kita bs jd bangsa yg lebih baik drpd niru² american.

@dianaasyi: Sebagai petugas screening, kmren ada peserta yg pas ditanya riwayat pnyakit dia gak jujur. Pas udh disuntik pingsan sma sesak nafas taunya punya asma. Kbnykn yg vaksin itu bukn pngn sehat, tapi biar punya serti sma dipermudah kmna mana #batalkankartuvaksin

Baca Juga:  Leylah Fernandez Lanjutkan Kejutan, Tembus Final AS Terbuka

@ilmuituruang: Allhamdulillah..saya dan keluarga masih sehat setelah vaksin. #batalkankartuvaksin

@Riskilill2Akbar: Terserah kalian dah yaa.. vaksin gratis kagak mau giliran kenak Corona badan pegelinu semua mau napas aja susah mau tidur aja takut labas mati.. #batalkankartuvaksin

@febysonya-:Teriak-teriak #batalkankartuvaksin, eh yang teriak ternyata orang-orang yang keluar ga pake masker, belom vaksin, dan suka nongkrong. Hahah

@Trie_kaka: My body my choice…! Seharusnya adalah pilihan, bukan menjadi wajib bahkan paksaan. #batalkankartuvaksin

@NaufalHusain: kalo mau di #batalkankartuvaksin setuju banget sih ini, apalagi aplikasinya minta location aktif terus. senyebelin2 nya gugel ato fb juga ga minta gituan

@abdul_a2r: Yang di reject itu kartu vaksin sebagai syarat administrasi. Sedangkan vaksinnya menurut gw sih perlu, untuk mencapai herd imunity. Sampai sini paham? #batalkankartuvaksin

Kartu Vaksin Syarat Masuk Mal

Demi mencegah penularan covid-19 pusat perbelanjaan mulai menerapkan kebijakan baru bagi para pengunjung,

Mereka yang bisa masuk ke pusat perbelanjaan di wajibkan menujukkan kartu vaksin covid-19 .

Pusat perbelanjan di Makassar seperti mall, misalnya, kini punya aturan baru .

Bagi para pengunjung kartu vaksin wajib di perlihatkan saat akan berkunjung .

Kebijakan ini mulai diterapkan sejak pelonggaran PPKM level empat di makassar .

Pusat perbelanjaan boleh buka dengan protokol kesehataan dan juga pengujung yang telah di vaksin .

Selain kartu vaksin penggunaan aplikasi peduli lindungi juga mulai di terapkan .

Keduanya diharapkan bisa jadi jalan agar perekonomian dan juga pencegahan kasus covid-19 bisa ditekan .

Penggunaan kartu vaksin memang membuat pengunjung mall tak seramain biasanya .

Namun semuanya wajib di terapkan mengingat kasus covid-19 di Makassar belum sepenuhnya terkendali .

Sementara itu Penasihat Senior Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Diah Saminarsih mengatakan kartu atau sertifikat vaksin Covid-19 untuk bepergian mestinya baru bisa diterapkan dalam kondisi vaksinasi di atas 50 persen.

Baca Juga:  Update Covid-19 Sabtu (21/8/2021), Positif Turun, Kematian Naik

Diah menjelaskan syarat penggunaan sertifikat vaksin Covid-19 untuk perjalanan baru bisa diterapkan jika sudah lebih dari 50 persen populasi keseluruhan sudah mendapatkan suntik vaksin.

Menurut dia sertifikat vaksin Covid-19 untuk pelaku perjalanan baru bisa diterapkan jika adakeadilan vaksin (vaccine equity) di setiap daerah.

Artinya, tidak ada ketimpangan vaksinasi Covid-19 antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Sebab, mobilitas orang tak hanya ada dalam satu batas provinsi. Setiap negara diharuskan dapat memastikan capaian vaksinasi Covid-19 tidak timpang hanya di satu daerah karena dibutuhkan keadilan vaksin untuk bisa keluar dari pandemi Covid-19.

Selain itu, Diah juga menyoroti dari segi stok vaksin Covid-19 di daerah-daerah. Ia menilai jika ingin menerapkan syarat vaksinasi Covid-19 untuk perjalanan maka mesti penyediaan vaksin di daerah mesti cukup.

Sebelumnya pemerintah mensyaratkan sertifikat vaksin Covid-19 bagi pelaku perjalanan di dalam negeri selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Jawa-Bali.

Ketentuan tersebut tercantum dalam Instruksi Mendagri Nomor 34/2021 tentang PPKM Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali.

Petisi Batalkan Kartu Vaksin

Petisi Batalkan Kartu Vaksin sebagai syarat Administrasi digagas Lis Sinatra.

Ia memulai petisi ini kepada dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. (Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI) dan baru-Baru ini muncul aturan Baru tentang kebijakan memasuki Pusat Perbelanjaan(Mall).
Aturan ini menekankan semua pihak yg memasuki Area Mall Wajib sudah diVaksinasi minimal Dosis 1.

Jika aturan ini dibuat sebagai dasar untuk memasuki Area Mall mall bagaimana dengan orang yang tidak memenuhi syarat untuk divaksinasi, Terutama bagi mereka para penderita komorbid yang seharusnya ada perhatian khusus terkait hal ini.

Jika aturan ini tetap diberlakukan bagaimana dengan orang yg tidak memenuhi persyaratan vaksin namun mereka tetap harus melakukan vaksin karena kebijakan tersebut,

Baca Juga:  Luhut dan SBY Puji Intelektual Agus Widjojo Saat Luncurkan Buku

Adakah nantinya Oknum yang akan bertanggung jawab jika ada kejadian yang tidak di inginkan pasca melakukan vaksinasi?

Seharusnya pemerintah memberikan solusi lain dan Mengevaluasi terkait aturan administrative yg diberlakukan saat ini, Bukan malah menjadikan ini suatu keharusan syarat untuk orang pergi ke Mall/perjalanan.

Tentu ini memberikan dampak Negative bagi orang yang tidak memenuhi syarat vaksin,

Sehingga pada akhirnya mereka dengan terpaksa harus mempertaruhkan nyawanya hanya untuk sebuah status ‘Sertifikat Vaksin’ agar mereka bisa melakukan perjalanan atau bahkan syarat memasuki Pusat Perbelanjaan.

Ditengah-tengah kondisi saat ini vaksinasi memang bagus untuk menekan lajunya Penyebaran Covid-19 akan tetapi mohon untuk mempertimbangkan Kebijakan-kebijakan yg dibuat agar selalu Adil dan Transparan.#BatalkanKartuVaksinsebagaisyaratAdministrasi

Mohon kebijakan Bapak Presiden untuk Meninjaui terkait kebijakkan ini. Semoga Allah selalu memberi petunjuk, kesehatan, keselamatan kepada Bapak Presiden dalam memimpin Indonesia.

Komentar
Loading...