Business is booming.

Getaran Gempa di Yogyakarta, Auto Panik Berhamburan Keluar Kantor

Gempa bumi dengan skala 4.8 Magnitudo terjadi di Pacitan Getaran Sampai Yogya

Gempa bumi dengan skala 4.8 Magnitudo terjadi di Pacitan, Jawa Timur, Rabu (13/10/2021).

Namun guncangan gempa terasa sampai Trenggalek, Gunung Kidul, Bantul hingga Yogyakarta.

Netizen pun melaporkan adanya kepanikan mesti gempa tergolong kecil.

Gempa menjadi trending pada hari ini.

Berikut cuitan netizen terkait gempa

@desti_vck: Tadi jogja gempa, auto panik berhamburan kluar kantor. Sbenernya dah biasa gempa kecil, cuma ya kan mash kaget aja gt klo tba² gempa mengingat dlu prnh kjdian gempa gede

@pastatomat: Laah jogja gempa ya

@71S00: Oh beneran gempa ya kirain akunya yg pusing

@NekoAdorable: sebenarnya itu bukan gempa tapi guncangan

@dewiswaswos: Hari ini cerita lucunya dari bg @mamatguns_ pas gempa sendirian lalu turun tangga, belum sampe bawah gempa udah berhenti. Lha nek gempanya roboh apa ya ndak tenggelam kamu bang. Xixixi… cukup kenangan yg menenggelamkan km bang

@rizkypujiast: Alhamdulillah udah ga di Gunung Kidul. Jadi ga ngerasain gempa

Tentang Gempa Hari Ini

Gempa bumi 4,8 Magnitudo mengguncang Pacitan, Rabu (13/10/2021).

Gempa Terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Pusat gempa berada di laut 78 km selatan Pacitan.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berada di kedalaman 55 Km di 8.87 Lintang Selatan dan 110.97 Bujur Timur.

Guncangan akibat gempa tersebut bisa dirasakan daerah Trenggalek, Wonogiri, Gunung Kidul, Bantul hingga Yogyakarta.

Kepala Stageof Sleman Ikhsan dalam siaran persnya mengatakan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Euroasia terhadap Lempeng Indoaustralia di selatan Jawa.

Baca Juga:  Siaga Bawa Payung, Bogor, Depok, dan Bekasi Hujan Petir pada Siang dan Malam Hari Ini

“Guncangan gempabumi ini dirasakan di dirasakan di Pacitan, Wonogiri, Treggalek III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), Gunungkidul, Bantul, Yogyakarta II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang),”jelas Ikhsan.

Ikhsan mengatakan hingga hari Rabu, 13 Oktober 2021 pukul 12.40 WIB, tidak tercatat gempa susulan

Sementara, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

“Gempa ini tidak berpotensi tsunami karena magnitudonya relatif kecil untuk menciptakan deformasi dasar laut,”kata Daryono melalui unggahannya di twitter.

Selain itu,Daryono mengatakan gempa Pacitan-Yogyakarta Magnitudo 4,8 tadi berpusat di dalam slab lempeng Indo-Australia (gempa intraslab).

“Dugaan saya gempa Pacitan-Yogyakarta Magnitudo 4,8 tadi berpusat di dalam slab lempeng Indo-Australia (gempa intraslab) karena groundmotion yang terpancar dari sumbernya lebih kuat dari gempa kebanyakan mag 4,8 dari sumber lain,”pungkasnya.

Warga Gunungkidul

Warga Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ikut merasa kuatnya guncangan gempa pada Rabu (13/10/2021) sekitar 12.00 WIB.

Sejumlah orang sampai berhamburan ke luar rumah.

“Sampai keluar kantor untuk menyelamatkan diri,” kata Gunawan, warga Patuk yang bekerja di Kota Wonosari, Rabu (13/10/2021).

Hal senada disampaikan Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto.

Dia mengaku kaget dengan kuatnya gempa. Bahkan, tetangganya sebagian besar juga keluar rumah.

“Kaget, karena getaran cukup kuat. Di Pantai Baron tadi laporannya banyak warga yang merasakan,” ucap Suris.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...