Business is booming.

Ginting Menang Dramatis di Final Thomas Cup, Indonesia vs China 1-0

Ginting kalahkan tunggal China Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14, 21-16.

Kejutan final Piala Thomas Indonesia vs China ditunjukkan Anthony Ginting.

Kalah pada gim pertama, Ginting comeback dengan membalikkan skor dengan kemenangan dua gim berikutnya.

Skor sementara Indonesia vs China pun menjadi 1-0.

Ginting mengalahkan tunggal pertama China Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14, 21-16.

“Be strong as always, Ginting! Good game!” Tulis Akun @BadmintonTalk

Saat ini sedang berlangsung ganda pertama Fajar Alfian/M Rian Ardianto vs He Ji Ting/Zhou Hao Dong

Jalannya pertandingan Ginting vs Lu Guang Zu

Saling balas smes terjadi pada awal gim pertama yang membuat skor imbang 1-1. Lu Guang Zu mengambil inisiatif menyerang sejak awal.

Dalam beberapa momen Ginting kesulitan mengembalikan smes dari Lu. Akan tetapi, satu smes menyilang dari Lu yang menyangkut di net membuat skor imbang 5-5.

Lu yang kini menempati peringkat 27 dunia cukup percaya diri melawan Ginting. Kombinasi smes tajam dan permainan net dari Lu membuat Ginting tertinggal 7-10.

Permainan net yang apik dari Lu membuat pengembalian kok dari Ginting menyangkut di jaring. Lu unggul 11-8 di interval gim pertama.

Tiga poin beruntun yang didapat Ginting dari smes keras membuat skor kembali imbang 13-13. Hanya saja, dua kesalahan dari Ginting lewat pukulan yang terlalu melebar dan pengembalian bola yang tersangkut di net membuat Lu unggul 15-13.

Lucky ball dari Lu membuat Ginting kembali tertinggal dua angka 15-17. Placing yang tidak bisa dijangkau Ginting membuat Lu unggung 20-18.

Baca Juga:  Joe Biden Peringatkan Warga Pakai Masker untuk Hadapi Varian Omicron Covid

Lu menutup gim pertama dengan keunggulan 21-18 setelah smes kerasnya tidak bisa dikembalikan Ginting dengan baik.

Ginting sempat tertinggal pada awal gim kedua, namun atlet 24 tahun itu bisa berbalik unggul 5-3. Empat angka beruntun yang diraih membuat Ginting menjauh dengan keunggulan 7-3.

Pada gim kedua Ginting meningkatkan variasi permainan, baik lewat lob, drop shot, maupun smes keras. Kombinasi tersebut terbukti membuat Ginting unggul 9-3.

Raihan lima poin Ginting terhenti setelah smes keras Lu tidak bisa dikembalikan dengan baik. Bola tanggung Ginting di depan net dimanfaatkan dengan baik oleh Lu, skor 5-9.

Smes dari Lu yang keluar lapangan membuat Ginting unggul 11-5 pada interval gim kedua.

Setelah Ginting unggul 14-6, Lu sukses mencuri gua poin guna memperpendek jarak. Tetapi penempatan bola yang apik membuat Ginting kembali unggul 15-8.

Pengembalian kok yang terlalu panjang membuat Ginting unggul 20-14. Ginting menutup gim kedua dengan kemenangan 21-14 setelah bola dari Lu tidak bisa melewati net. Permainan dilanjutkan ke rubber gim.

Sempat tertinggal 0-1 di awal gim ketiga, Ginting berbalik unggul 5-1. Smes menyilang ke sisi kiri Lu membuat Ginting meraih lima poin beruntun.

Usai unggul 7-2 Ginting terlihat mulai nyaman menikmati permainan. Bola tanggung yang diangkat Lu tidak diisia-siakan Ginting. Lewat smes keras, Ginting unggul 8-2.

Ginting masih mendominasi permainan usai unggul 11-4 di interval gim ketiga. Lu bisa mencuri dua poin, namun Ginting membalas dengan meraih dua poin lain yang membuat skor jadi 13-6.

Sejumlah kesalahan yang dilakukan Lu membuat Ginting menjauh. Pukulan Lu yang terlalu kuat membuat kok keluar bidang permainan, Ginting unggul 18-10.

Baca Juga:  Semifinal Thomas Cup 2020, Indonesia vs Denmark, Jepang vs China

Hasrat Ginting menyudahi permainan terhambat setelah LU meraih tiga poin beruntun setelah Ginting gagal mengembalikan bola, skor 14-19. Bola tanggung dari Lu disambar dengan smes yang mengubah poin jadi 20-14.

Pengembalian bola yang keluar membuat Ginting menutup laga dengan skor 21-16. Indonesia unggul 1-0 atas China di final Thomas Cup 2021.

Jadwal Final Thomas Cup Indonesia vs China

Tunggal I: Anthony Sinisuka Ginting vs Lu Guang Zu

Ganda I: Fajar Alfian/M Rian Ardianto vs He Ji Ting/Zhou Hao Dong

Tinggal II: Jonatan Christie vs Li Shi Feng

Ganda II: Daniel Marthin/Kevin Sanjaya vs Liu Cheng/Wang Yi Lu

Tunggal: Shesar Hiren Rhustavito/Weng Hong Yang

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...