Business is booming.

Ancaman Tsunami Gempa Magnitudo 7,7 Dicabut, Ini Daftar Gempa Dahsyat Filipina

Filipina terletak di zona Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire) yang dikelilingi oleh banyak palung laut aktif, menjadikannya salah satu negara yang paling sering diguncang gempa bumi dahsyat di dunia.

Filipina diguncang gempa besar Maginitudo 7,7 sekitar pukul 06.37.42 WIB (07.37.42 WITA).

Lokasi gempa di perairan lepas pantai selatan Mindanao, dan berdampak memicu peringatan dini tsunami serta kerusakan sejumlah bangunan termasuk di Sulawesi Utara, Indonesia.

Gempa tersebut sempat diikuti ancaman tsunami, namun beberapa jam kemudian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan peringatan dini tsunami pascagempa bumi di Mindanao, Filipina telah berakhir.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa gempa bumi ini terjadi pada koordinat 1,25° LU; 126,27° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 km barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 47 km.

Daerah Miangas dan Melonguane merasakan gempa bumi dengan intensitas VI MMI.

Akibatnya, getaran dirasakan oleh semua penduduk sehingga menyebabkan plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak.

Penduduk Siau dan Tagulandang turut merasakan getaran dengan intensitas V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, barang-barang terpelanting, dan tiang-tiang tampak bergoyang).

Getaran di Morotai, Halmahera Utara, dan Manado dirasakan nyata dengan intensitas IV MMI, sehingga banyak orang terbangun.

Sementara itu gempa Magnitudo 7,7 menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan di Filipina.

Sebuah gedung komersial berskala kecil di Kota General Santos dilaporkan runtuh sebagian akibat guncangan hebat.

Reruntuhan dan kerusakan struktural juga menimpa fasilitas publik komersial seperti restoran cepat saji yang ambruk.

Baca Juga:  Wanda Hamidah Trending Usai Kritik Disainer Indonesia Dikaitkan dengan Paris Fashion Week

Aliran listrik di wilayah pesisir utama terputus total sesaat setelah gempa terjadi.

Sejumlah gedung publik mengalami kerusakan struktural hingga roboh, memicu kepanikan warga.

Sedikitnya 1 hingga 3 orang dilaporkan tewas.

Salah satu korban jiwa dikonfirmasi tertimpa oleh reruntuhan bangunan komersial yang ambruk di Kota General Santos.

Sementara itu minimal 4 orang mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat.

Kementerian Luar Negeri RI memastikan bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam bencana gempa bumi di Mindanao ini

Filipina terletak di zona Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire) yang dikelilingi oleh banyak palung laut aktif, menjadikannya salah satu negara yang paling sering diguncang gempa bumi dahsyat di dunia.

Daftar Gempa Besar di Filipina

1  Gempa Bumi Laut Sulawesi (1918)

Magnitudo 8,3 di Lepas pantai Laut Sulawesi (dekat Mindanao). Secara teknis merupakan gempa dengan magnitudo terbesar yang pernah tercatat secara instrumen di wilayah Filipina.

Gempa ini memicu tsunami besar, namun karena terjadi di area lepas pantai yang masif pada masa itu, dokumentasi jumlah korban jiwa tidak sebanyak gempa tahun 1976.

2 Gempa Bumi & Tsunami Teluk Moro (17 Agustus 1976)

Magnitudo 8,0 – 8,1 di Teluk Moro, Pulau Mindanao dan Kepulauan Sulu. Gempa saat itu menjadi gempa paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah modern Filipina.

Guncangan bawah laut memicu tsunami dahsyat setinggi 9 meter. Peristiwa ini menewaskan antara 5.000 hingga 8.000 orang, melukai 10.000 warga, dan menyebabkan sekitar 90.000 orang kehilangan tempat tinggal.

3 Gempa Bumi Luzon (16 Juli 1990)

Magnitudo 7,8 di Pulau Luzon Tengah dan wilayah Cordillera. Termasuk kategori gempa darat akibat pergeseran patahan sesar ini menyebabkan kerusakan infrastruktur sipil yang sangat masif. Kota wisata Baguio menjadi area yang paling hancur.

Baca Juga:  Profil Komjen Pol Agus Andrianto, Alumni Akpol 1989 yang Kini dalam Sorotan Kasus Tambang

Bencana ini merubuhkan banyak hotel bertingkat dan gedung sekolah, menewaskan sedikitnya 1.621 orang dan melukai lebih dari 3.000 orang.

4 Gempa Bumi Mindanao (2 Desember 2023)

Magnitudo 7,6 di Pesisir pantai timur Mindanao (Surigao del Sur). Gempa ini mengguncang wilayah yang luas hingga memicu kepanikan massal dan peringatan tsunami ke sejumlah negara tetangga.

Meski magnitudonya sangat besar, sistem evakuasi yang baik berhasil menekan jumlah korban jiwa menjadi 3 orang meninggal.

5 Gempa Bumi Cebu (30 September 2025)

Magnitudo 6,9 di Wilayah Pulau Cebu dan Filipina Tengah. Gempa kala itu  merusak yang merontokkan sejumlah situs bersejarah, bangunan tua, serta fasilitas umum di pusat kota, mengakibatkan sedikitnya 72 orang dilaporkan meninggal dunia.

6 Gempa Bumi Mindanao (8 Juni 2026 – Baru Saja Terjadi)

Magnitudo 7,7 di Pantai Selatan Mindanao (Kota General Santos & Davao Occidental). Gempa merusak banyak bangunan komersial, memutus jaringan listrik pesisir, menimbulkan tsunami mikro hingga ke pantai utara Indonesia (Sangihe-Talaud), dan sejauh ini mengonfirmasi 1 hingga 3 korban jiwa.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...