Business is booming.

Conte Resmi Pelatih Tottenham, Kontrak Awal Hingga 2023

Conte Sebut Tangani Spurs Sebagai Kesempatan Kedua dengan Keyakinan Besar

Antonio Conte resmi menjadi pelatih Tottenham Hotspur.

Ia menerima pinangan Spurs beberapa jam setelah Tottenham memecat pelatih lamanya Nuno Espirito Santo.

Sebelumnya Conte diisukan akan melati MU menggantikan Ole Gunar Solsjaer.

Deadline pemecatan Ole adalah jika MU kalah oleh Tottenham.

Ternyata MU menang telak lawan Tottenham.

Tottenham memecat Nuno, MU tak jadi memecat Ole.

Dan Conte pun menyambut peluang paling dekat yakni menjadi Tottenham.

Antonio Conte telah resmi menjadi juru taktik anyar Tottenham Hotspur pada Selasa (2/11/2021).

Conte dikontrak Spurs hingga akhir Juni 2023 mendatang dengan opsi perpanjangan.

Pelatih asal Italia tersebut direkrut saat berstatus tanpa pekerjaan.

Musim lalu, Conte sukses membawa Inter Milan meraih gelar Liga Italia 2020-21.

Tetapi, dirinya memilih mengundurkan diri, lantaran krisis finansial yang dialami oleh Nerazzurri.

Pada musim panas lalu, Conte sempat dirumorkan bergabung dengan Tottenham, yang saat itu juga belum memiliki pelatih tetap, usai kepergian Jose Mourinho.

Namun, Tottenham malah menggaet Nuno Espirito Santo sebagai pelatih baru.

Setelah Nuno tidak berhasil mengangkat performa Son Heung-min dan kawan-kawan, Spurs akhirnya memecat peramu taktik asal Portugal itu pada Senin (1/11/2021) kemarin.

Alasan utama Conte tak bergabung dengan Spurs pada musim panas lalu adalah masih terlalu emosional setelah memutuskan mundur dari Inter Milan.

“Musim panas lalu persatuan kami tidak terjadi karena akhir dari hubungan saya dengan Inter masih terlalu baru dan terlalu terlibat secara emosional dengan akhir musim, jadi saya merasa itu bukan waktu yang tepat untuk kembali melatih,” tutur Conte, dikutip dari situs resmi Tottenham.

Baca Juga:  Ingat Hari Libur Maulid Nabi Muhammad Digeser Jadi Rabu 20 Oktober

“Tetapi, antusiasme dan tekad Daniel Levy (CEO Tottenham Hotspur) yang menular dalam ingin mempercayakan saya dengan tugas ini telah mencapai sasaran. Sekarang setelah kesempatan itu kembali, saya telah memilih untuk mengambilnya dengan keyakinan besar.”

Ini bukan pertama kalinya Conte melatih di Liga Inggris. Sebelumnya, eks pelatih Juventus itu juga pernah menukangi Chelsea.

Selama dua tahun di Chelsea, Conte menghadirkan dua gelar, 1 Liga Inggris dan 1 Piala FA.

Profil Antonio Conte

Antonio Conte Cavaliere OMRI (pengucapan bahasa Italia: lahir 31 Juli 1969) adalah manajer dan mantan pemain sepak bola profesional Italia.

Bermain sebagai gelandang, Conte memulai karirnya di klub lokal Lecce dan kemudian menjadi salah satu pemain paling sukses dan berpengaruh dalam sejarah Juventus.

Dia menjadi kapten tim dan memenangkan Liga Champions UEFA, serta lima gelar Serie A, di antara penghargaan lainnya.

Baca Juga: Kejutan, Tottenham Tumbangkan Juara Bertahan Manchester City 1-0
Ia juga bermain untuk tim nasional Italia dan menjadi peserta pada Piala Dunia FIFA 1994 dan UEFA Euro 2000, di mana, pada kedua kesempatan tersebut, Italia menjadi runner-up.

Karir manajerialnya dimulai pada 2006, membawa Bari meraih gelar Serie B, dan Siena promosi dari divisi yang sama dua tahun kemudian.

Dia mengambil alih di Juventus pada 2011 dan memenangkan tiga gelar Serie A berturut-turut sebelum memimpin tim nasional Italia pada 2014 hingga UEFA Euro 2016.

Dia kemudian menjadi manajer Chelsea dan membawa mereka meraih gelar Liga Premier di musim pertamanya sebagai pelatih.

Kemudian memenangkan Piala FA di musim keduanya bersama tim.

Dia diberhentikan sebagai manajer Chelsea pada tahun 2018 dan bergabung dengan Inter Milan setahun kemudian, memenangkan gelar Serie A di musim kedua dan terakhirnya.

Baca Juga:  Taliban Rayakan Kemenangan, Pesawat Terakhir AS Tinggalkan Kabul

Conte dianggap mempopulerkan kembali formasi 3-5-2 setelah penggunaan yang sangat terbatas sejak masa kejayaannya di Piala Dunia 1990.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...