Business is booming.

Gedung Cyber Terbakar, Dugaan Korsleting Listrik, 2 Orang Meninggal?

Emang udah gila sih. Gedung data center full CCTV. Masa gak lihat kepulan asap.

Terjadi kebakaran Gedung Cyber di Jalan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Pihak pemadaman DKI Jakarta harus mengerahkan 22 unit mobil PMK.

Dugaan sementara penyebab kebarakan karena hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

Meski demikian dilaporkan tiga orang menjadi korban, dua orang diantaranya dalam kondisi meninggal dunia.

“Objek terbakar di lantai 2 Gedung Cyber 1. Pengerahan di TKP sebanyak 22 unit. Informasi saat ini terdapat 3 korban (1 sadarkan diri dan 2 meninggal dunia) sudah di bawa ke RSUD untuk penanganan lebih lanjut,” Demikian akun PMK Jakarta yakni @humasjakfire.

“Peninjauan langsung oleh Tim Investigasi Kebakaran #DamkarDKI lsg datang di TKP Gedung Cyber 1 Lt. 2 ke ruang server sebagai titik awal terjadinya kebakaran. Dugaan sementara kebakaran disebabkan karena arus pendek (korsleting listrik).” @humasjakfire menambahkan.

Menurut PMK DKI kebakaran terjadi pada Gedung lt. 2 di Pkl. 12.34 di Gedung Cyber Jl. Kuningan Barat Raya No. 8 RT 1/3 Kel. Kuningan Barat, Kec. Mampang Prapatan Jaksel, Kamis (2/12/2021).

Awalnya hanya kerahkan 4 mobil PMK.

Lalu dilaporkan Unit LUF 60 diterjunkan oleh Petugas #DamkarDKI untuk mengurai asap yang ada di dalam ruangan gedung.

Selain itu ada beberapa peralatan pengurai yang sudah di pasangkan juga di dalam ruangan untuk membantu mengurai asap saat kebakaran terjadi.

Secara keseluruhan sebanyak 22 mobil PMK dikerahkan untuk memadamkan api.

Gedung Cyber pun trending dan ini cuitan sejumlah netizen.

@gungde__: Baru buka Twitter, gila nih gedung Cyber 1 kebakaran. Ada APJII, IIX dan Data Center beberapa apps di sana. If you feel some disruptions with your current internet or your favorite apps, it’s probably because of this.

Baca Juga:  Tommy Soeharto Genjot Bisnis Rest Area Setelah Asetnya Disita

@adity4riky: @HaloBCA @BNICustomerCare terkait kejadian di gedung cyber, apakah ada dampak terhadap transaksi online di BCA dan BNI? Tks

@keysenju: Gedung cyber 1 kebakaran, tadi twitter error gak bisa buka di pc, tp di hp lancar. Terus sekarang internet kantor mati semua, dan shopee gue logout sendiri dan blm bisa login.

@txtdaridgmbk: Harusnya data center gini dijaga 24 jam. Itu pemadam api otomatis gedung fix gak berfungsi. Emang udah gila sih. Gedung data center full CCTV. Masa gak lihat kepulan asap. Udah gila nih gedung cyber.

Akibat kebakaran Gedung Cyber sejumlah aplikasi dan layanan web hosting dilaporkan mengalami gangguan.

Pasalnya, Gedung Cyber memang menjadi salah satu lokasi penyimpanan server atau data center sejumlah perusahaan teknologi di Indonesia.

Gangguan terhadap sejumlah aplikasi dan layanan ini pun banyak dilaporkan di media sosial Twitter.

seorang warganet bernama Daniel Tantra Wiratama, mendapati bahwa aplikasi saham Ipot dan Ajaib miliknya mengalami masalah.

Dalam sebuah tangkapan layar aplikasi Ajaib yang disertakan Daniel, tertulis notifikasi berbunyi

“Mohon perhatian. Data center mengalami insiden kebakaran, sementara akan terjadi gangguan dalam bertransaksi”.

Selain itu, dua penyedia hosting web Indonesia yaitu Niagahoster dan Rumahweb juga mengumumkan bahwa layanannya mengalami gangguan karena kebakaran di Gedung Cyber 1.

Gangguan tersebut diumumkan melalui akun resminya.
“Karena sebagian besar network (jaringan) di Indonesia rely (bergantug) ke gedung tersebut, termasuk data center yang Niagahoster gunakan (DCI) sehingga menyebabkan gangguan server Indonesia untuk sementara,” tulis akun

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...