Business is booming.

Profil Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Wakapolda Jawa Timur

Kini pimpin kasus bunuh diri mahasiswi Universitas Brawijaya, Novia Widyasari (NW)

Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo memimpin langsung kasus bunuh diri mahasiswi Universitas Brawijaya, Novia Widyasari (NW).

Kasus NW memperoleh perhatian publik karena diduga disebabkan pengaruh kekasihnya, seorang polisi berpangkat Bripda, RB.

RB bertugas di Polres Pasuruan Kabupaten.

“Kami mengamankan seseorang yang berinisial RB, yang bersangkutan profesinya Polisi berpangkat Bripda, bertugas umum di Polres Pasuruan Kabupaten,” ungkap Brigjen Slamet dalam konferensi pers di Polres Mojokerto, Sabtu (4/12/2021) malam.

Dia menjelaskan hasil penyelidikan tim gabungan Ditreskrimum, Polres Mojokerto dan Propam berdasarkan interogasi yang bersangkutan mengungkap terduga pelaku Bripda RB memiliki hubungan khusus dengan korban.

Mereka saling mengenal saat datang di acara Kik Post Launching Distro baju di Malang, sejak Oktober Tahun 2019. Keduanya bertukar nomor telepon dan setelah itu menjalin hubungan asmara.

Sebelum korban meninggal, korban sudah melakukan dua kali aborsi bersama terduga Bripda RB dengan meminum obat penggugur kandungan yang dibeli di kawasan malang.

Tindakan aborsi pertama dilakukan saat usia kandungan korban dalam hitungan minggu, di rumah kos.

Kemudian, tindakan aborsi kedua usia kandungan empat bulan.

Terduga pelaku membeli obat penggugur kandungan seharga Rp 1,5 juta dan meminta korban meminum sebelum pulang ke Mojokerto.

Setelah itu, dalam perjalanan pulang korban sempat mengalami pendarahan di sebuah warung sate wilayah Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga:  Update Daftar 34 Kapolda di Indonesia, 13 Kapolda Alumni Akpol 1988

“Selama pacaran, Oktober 2019 sampai dengan Desember 2021, sudah melakukan tindakan aborsi bersama, yang mana dilaksanakan pada Maret Tahun 2020 dan yang kedua Agustus 2021,” bebernya seperti dikutip Surya.

Brigjen Slamet menyebut, pihaknya akan menindak tegas terhadap pelanggaran kode etik Kepolisian tesebut.

“Kami tidak akan pandang bulu, siapapun ketika ada pelanggaran kami akan melakukan penindakan,” pungkasnya.

Namun netizen tak puas dengan jumpa pers yang dipimpin Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.

Ini karena unsur dugaan pemerkosaan tak didalami, juga keterlibatan orangtua RB yang bikin Novia makin depresi.

Soal pemerkosaan netizen lain mempertanyakan apakah masih bisa diperkarakan sementara Novia sudah meninggal dunia.

Profil Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo

Brigjen. Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo lahir Mei 1967 (54 tahun).

Ia menduduki jabatan Wakapolda Jatim sejak 1 Mei 2020.

Saat itu ia menggantikan Brigjen Djamaludin Alumni Akpol 1985 dan kini pensiun dengan pangkat Irjen.

Slamet, lulusan Akpol 1990 ini berpengalaman dalam bidang lantas.

Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Karobinopsnal Baharkam Polri.

Brigjen Slamet juga berpengalaman sebagai Kapolres Nganjuk dan Banyuwangi, semuanya di Jawa Timur.

Dengan demikian masalah Novia Widyasari tempaknya bukan terlalu masalah sukar untuk dipercahkan.

Riwayat Jabatan

Kapolres Nganjuk

Kapolres Banyuwangi (2009)

Dirpamobvit Polda Kaltim (2016)

Dirsabhara Polda Metro Jaya (2016)

Karoops Polda Metro Jaya (2018)

Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung[2] (2019)

Karobinopsnal Baharkam Polri (2020)

Wakapolda Jawa Timur (2020)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...