Business is booming.

Elektabilitas Ganjar Pranowo Meroket, Dari No 3 ke Urutan 1 Capres 2024

Semua harus belajar dari Ganjar bagaimana cara mengefektifkan kedikenalannya

Hampir dua tahun, elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 meroket dari peringkat empat menjadi nomor satu.

Demikian hasil survei Politika Research and Consulting (PRC) bersama Parameter Politik Indonesia (PPI)

Menurut Catatan redaksi Pejabatpubkik, pada 28 Januari – 5 Februari 2020, PRC melakukan survei Capres 2024.

Saat itu Prabowo Subianto menempati peringkat atas, disusul, Sandiaga Uno, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

PRC lalu melakukan survei terbaru Desember 2021 ini.

Ternyata Ganjar Pranowo teratas, Prabowo Subianto kedua, selanjutnya Anies Baswedan, Sandiaga Uno, lalu Ridwan Kamil.

Persisnya Ganjar 25 persen, Prabowo 22,9 persen, Anies 12,4 persen, Sandiaga 9,4 persen dan Ridwan Kamil.

Sedang hasil Survei PRC dan PPI Januari 2020 adalah Prabowo menempati posisi pertama dengan meraih 17,3 %, Sandiaga S Uno dengan 9,1 %, Ganjar Pranowo 8,8 %, Anies Baswedan 7,8 %, dan Agus Harimurti Yudhoyono 5,4 %.

Temuan terbari PRC dan PPI disampaikan dalam tema Political Outlook 2022: Meneropong Poros Koalisi Partai Politik.

Salah satu hal yang ditanyakan yakni soal calon presiden mana yang akan responden pilih jika Pemilu dilaksanakan hari ini.

“Ganjar harus diakui tidak hanya di survei kami, di survei lembaga-lembaga lain juga menyatakan Ganjar paling dianggap layak oleh masyarakat untuk dijadikan calon presiden pasca Jokowi,” ucap Direktur Eksekutif Politika Research and Consulting Rio Prayogo dalam konferensi pers virtual, Senin (27/12/2021).

“Sandiaga Uno itu juga efektif, tapi sebagai calon wakil presiden. Di berbagai simulasi survei, Sandi ini kuat sekali brand-nya sebagai calon wakil presiden,” imbuh Rio seperti dikutip Beritasatu.com

Baca Juga:  Ledekan Ganjar ke Nenek Susi Sedot Perhatian Netizen

“Sementara yang lainnya, harus belajar dari Ganjar (mengenai) bagaimana cara mengefektifkan kedikenalannya menjadi elektabilitas yang baik,” tutur Rio.

Sebagai informasi, survei kali ini menggunakan metode multi stage random sampling yaitu dengan sebaran pemilih di 34 provinsi secara proporsional. Lalu kemudian dilakukan wawancara tatap muka dengan pengumpulan dan pengolahan data dilakukan pada 12 November–4 Desember 2021.

Survei kali ini melibatkan responden sebanyak 1.600 orang dan merupakan penduduk berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...