Business is booming.

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel Gusar, Tuding Wasit Dean Bikin Bencana

Ia Menuntut Penalti Setelah Christian Pulisic Dijatuhkan di Kotak Penalti

“SEMUANYA hancur. Ini bencana,” tegas Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, melalui Chelsea TV.

Tuchel memang marah besar ketika Chelsea gagal mendapatkan hadiah penalti saat meladeni tamunya Brighton pada lanjutan Liga Inggris, dini hari tadi.

Dengan hasil akhir 1-1, Chelsea semakin jauh dari Manchester City yang sukses mengalahkan tuan rumah Brendfort dengan skor tipis 0-1.

Padahal di awal kompetisi 2021/2022, Chelsea begitu tangguh hingga memimpin klasemen.

Hingga pekan ke-20 Liga Inggris, Chelsea memiliki defisit delapan poin dari Man City yang memimpin klasemen dengan 50 poin. Liverpool berada di posisi ketiga dengan 41 poin.

Thomas Tuchel sangat frustasi saat berbicara dengan Chelsea TV setelah pertandingan karena wasit Mike Dean tidak memberikan penalti saat Michael Pulisic dijatuhkan di kotak penalti Brighton.

“Bencana” adalah ringkasan brutal dari sebuah permainan. Anda melihat ada dua pemain lagi yang cedera lagi. Dua poin hilang karena tidak mendapatkan penalti,” kata Tuchel.

Thomas Tuchel yang marah mengecam Mike Dean karena menyangkal tuntutan Chelsea untuk mendapatkan penalti.

“Lihat dari sudut manapun, itu 100 persen penalti karena Christian Pulisic dijatuhkan di kotak penalti. VAR jadi lelucon,” katanya.

Chelsea unggul lebih dulu melalui sundulan Romelu Lukaku yang memanfaatkan set piece dari tendangan sudut. Brighton membalas lewat sundulan oleh Danny Welbeck di injury time.

Tuchel merasa Christian Pulisic benar-benar dilanggar di dalam kotak tanpa kecaman untuk Brighton di babak kedua.

“Kami seharusnya mendapat penalti 100 persen melawan Christian Pulisic. Untuk Mason Mount, bisa jadi peluangnya 50-50,” kata Tuchel.

Baca Juga:  Ronaldo Nihil Peluang Saat MU Ditahan Tim Papan Bawah Newcastle 1-1

Tuchel mengakui dirinya berani mengambil risiko dengan menurunkan Romelu Lukaku yang baru cedera.

Pelatih Chelsea mengatakan dia memainkan Romelu Lukaku lebih lama dari yang diinginkan tim medisnya dan Lukaku pun tampil bagus.

“Kembali ke wasit, kami mendapat keputusan yang mengerikan dari wasit. Ini adalah penalti yang jelas. Seharusnya kami unggul 2-0. Semua melawan kami,” kata Tuchel.

Di ruang ganti lawan, ketika ditanya apakah Chelsea seharusnya mendapat penalti karena pelanggaran terhadap Pulisic, pelatih Brighton, Graham Potter, beralasan, “Saya harus melihatnya kembali. Saya tidak berpikir begitu. Saya kira itu sebabnya kita pakai VAR.”

“Jika itu 100 persen penalti, saya pikir itu akan diberikan oleh wasit. Saya tidak berpikir seperti itu. Posisi saya cukup jauh,” katanya.

Hasil hasil imbang tersebut membuat Chelsea kehilangan tempat yang berharga dari pemuncak klasemen Manchester City, yang semakin menjauh.

Chelsea kembali beraksi dalam empat hari dengan pertemuan penting dengan Liverpool asuhan pelatih Juergen Klopp. Chelsea hanya unggul satu poin dari Liverpool atau 42 banding 41 poin.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...