Business is booming.

Tiga Hari Terakhir, Kasus Positif Covid-19 Bertambah Hampir 2 Kali Lipat

Kepolisian Negara RI (POLRI) meluncurkan aplikasi monitoring karantina presisi.

Terjadi peningkatan signifikan dalam tiga hari terakhir ini, diduga pasca liburan natal dan tahun baru 2021-2022.

Misalnya angka kasus positif pada Selasa (3/1/2022) sebanyak 299 kasus.

Pada Rabu (4/1/2022) menjadi 404 kasus dan Kamis (5/1/2022) menjadi 533 kasus

Angka kematian karena covid-19 dari 3 orang pada Selasa menjadi 7 orang pada Kamis.

Tambahan 533 kasus hari ini jauh lebih tinggi dibandingkan kemarin yang tercatat 404.

Kemudian untuk kasus sembuh bertambah 209. Sehingga total kasus sembuh mencapai 4.115.358.

Sedangkan kasus meninggal bertambah 7. Dengan demikian total kasus meninggal mencapai 144.116.

Secara keseluruhan, kasus aktif bertambah 317 sehingga totalnya menjadi 5.195.

Aplikasi Monitoring Karantina

Sementara itu Kepolisian Negara RI (POLRI) meluncurkan aplikasi monitoring karantina presisi.

Peluncuran aplikasi itu dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian , Menteri Kesehatan, Perwakilan dari Kementerian PMK, Kementerian Perhubungan, Badan Intelijen Negara, TNI, dan BNPB di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Banten (6/1).

Peresmian aplikasi monitoring karantina di Bandara Soetta (KemenkesRI.go.id)

Hadirnya aplikasi ini membantu proses pengawasan karantina oleh petugas kepada pelaku perjalanan luar negeri.

Melalui Aplikasi ini, statistik dan radius jarak pengguna aplikasi dapat terukur dan difungsikan untuk melacak posisi karantina pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Apabila berada diluar jarak tempat karantina yang sudah ditentukan, maka alert atau notifikasi akan langsung terhubung secara sistematis.

“Aplikasi ini merupakan pengembangan hasil koordinasi dengan Kemenkes dan Kemenkumham untuk dapat memudahkan di lokasi pintu masuk masyarakat kita yang datang dari luar negeri agar bisa diawasi secara ketat dan disiplin” ujar Kepala Kepolisian Negara RI Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Baca Juga:  Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong, Mantan Tukang Cukur yang Kematiaanya Penuh Misteri

Untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19, dilakukan pemantauan di pintu gerbang utama Indonesia yang berbatasan dengan negara lain dan memastikan tidak ada yang lolos saat karantina.

Menkes menyambut baik peluncuran aplikasi ini karna akan membantu petugas dan pelaku perjalanan agar tidak melanggar aturan saat karantina dan menekan laju dari varian COVID-19 dari luar Indonesia.

“Saya titip 3 pesan, sudah berapa banyak yang dikarantina, apakah memang hotel atau tempat karantinanya cukup, kalau aplikasi sudah dipasang dicek secara acak/random dan dicek berkala secara langsung untuk yang sedang dikarantina” jelas Menkes Budi saat berdialog interaktif dengan Polres Tanjung Pinang Kepulauan Riau.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...