Business is booming.

Binjai Trending, Klaim Video Gadis Kazakhstan Pukuli Pohon Tiru Binjai

@oiawra: kalau binjai cuman pelepah pisang.. kalo ini batang kayu

Binjai trending, video perempuan Kazakshtan Evnika Saadvakass memukuli pohon berkali-kali hingga roboh diklaim netizen Indonesia meniru Binjai.

Ya Binjai pernah trending dengan kalimat Salam dari Binjai.

Kala itu sekitar 20-21 Oktober 2021 muncul seorang pria memukuli pohon pisang hingga roboh.

Lalu diakhir aksinya pria tersebut mengucapkan salam dari Binjai.

Video yang bermula dari tiktok itu kemudian muncul di twitter dan menjadi trending.

Nah video yang disebar oleh The Sun melalui akun @TheSun langsung dibagikan netizen Indonesia dengan narasi serupa dengan aksi yang pernah trending di Binjai.

‘World’s strongest girl’ punches down a tree using amazing boxing skills.” Tulis @TheSun.

Berikut cuitan sebagian Netizen terhadap trending Binjai.

@niinasoraya: dia nak kalahkan “salam dari binjai”

@famavissa: Apakah dia terinspirasi dari “Salam dari Binjai” ?

@rennohidayat: Jangan sampe mas-mas dari binjai liat ini

@oiawra: kalau binjai cuman pelepah pisang.. kalo ini batang kayu

Siapa Evnika Saadvakass, ia boleh dibilang sebagai gadis paling menakutkan sepanjang masa.

Dia seorang petarung dari Kazakhstan yang ayahnya adalah seorang pelatih.

Evnika telah berolahraga dengannya sejak dia berusia lima tahun.

Dan dia seperti binatang:

Perbandingan jelas yang perlu dibuat adalah dengan juara kelas bantam wanita UFC Ronda Rousey.

Pada hari Selasa, UFC men-tweet video Evnika yang memamerkan kemampuannya yang luar biasa.

Yakni kemampuan memukuli batang pohon hingga roboh.

Evnika Saadvakass, sangat berbakat dalam olahraga tinju.

Berkat latihan keras, dia bisa melontarkan 100 pukulan dalam satu menit.

Bersama keenam saudaranya, Evnika berlatih di bawah pengawasan sang pelatih sekaligus ayah mereka, Rustram.

Bocah ini sudah berlatih dengan disiplin keras sejak berusia tiga tahun.

Baca Juga:  Kedatangan Lionel Messi Langsung Bikin Paris Trending Topic

Evnika lahir dalam sebuah keluarga asal Kazakhstan yang kini tinggal di kota Voronezh, Rusia.

Lima hari dalam sepekan, Evnika berlatih keras di sebuah hutan tak jauh dari kediamannya.

Rustram memberikan latihan keras untuk anak-anaknya pada pagi dan malam hari.

Dia yakin bahwa dengan disiplin keras, dia bisa mengajarkan keberanian dan keteguhan.

Rustram sudah melihat bakat putrinya sejak Evnika berusia empat tahun.

Setelah berlatih bertahun-tahun, Evnika bisa melancarkan 47 pukulan dalam 30 detik dengan satu tangannya.

Rustram dan istrinya Ania tak hanya memberikan disiplin ketat untuk Evnika.

Latihan keras penuh disiplin juga diterapkan untuk anak-anak mereka yang lain, yaitu Ainzha, Rush, Selyavira, Adelaida, dan Hatshepsut.

Bahkan putra mereka yang baru berusia 1,5 tahun kala itu, Ainzi Makassi, juga hampir pasti akan ikut berlatih tinju saat usianya bertambah.

Rustram sudah menggeluti tinju sejak berusia 16 tahun dan saat ini mengembangkan sebuah cara untuk membantu pembentukan kemampuan bertinju anak-anak mereka.

Dia mengembangkan “Evnik Simulator” yang berfokus pada kondisi sekelompok otot untuk meningkatkan kecepatan dan pergerakan tangan seorang petinju.

Komentar
Loading...