Business is booming.

Giring Trending Lagi, Gara-gara ke Lokasi Kumuh dan Sindir Anies Firaun?

Ga kebayang klo Indonesia dipimpin sama orang2 yg suka nyinyir macam orang ini

Giring Ganesha trending lagi. Kali ini ia berkunjung ke lokasi kumuh di sekitar stadion Megah Jakarta Internasional Stadium (JIS).

Meski tak menyebutkan nama, maksud kedatangan Giring untuk melakukan bakti sosial sebagai Ketum PSI, sekaligus menyindir kepemimpinan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Tak lupa Giring menyanyikan lagu andalannya Laskar Pelangi bersama rakyat yang dikunjunginya.

Sebelumnya Giring juga meninjau calon lokasi Formula E di Ancol dan juga trending kala itu.

giring ganesha saat bikin laporan pandangan mata kondisi terkini Formula E dan kejeblos (@Giring_Ganesha)

“Sound System Terbaik di dunia itu adalah Suara Rakyat, tidak perlu gunakan uang Triliunan. Sementara masih ada mereka yang terlupakan dan terpinggirkan oleh ambisi Firaun yg gemar mengundang orang terpandang di pestanya.” Demikian @Giring_Ganesha

Giring Ganesha Djumaryo sebelumnya dikenal sebagai vokalis Nidji.

Kini ia lebih aktif sebagai adalah seorang politikus Partai Solidaritas Indonesia.

Ia menjabat sebagai Ketua Umum Partai solidaritas Indonesia (PSI) periode 2019-2024 menggantikan Grace Natalie.

Berikut cuitan sejumlah netizen tentang trending Giring

@aby_mundzir: Bravo @Giring_Ganesha, jgn lupa berobat….

@SetuBekasiSatu: Udh sepantasnya bro giring jadi presiden

@doni_boy5: Ga kebayang klo Indonesia dipimpin sama orang2 yg suka nyinyir macam orang ini. Tunjukan dulu prestasi mu sebagai ketua
partai om, Indonesia itu luas bukan hanya jkt aja. Coba soroti Hal2 lain diluar jkt biar terlihat PSI ini bukan cuma ada di jkt

Baca Juga:  Jejak Karier Anwar Usman, Kali Ini Trending karena Sebagian Gugatan Dimenangkan di PTUN

@ringkid_bigwinn: Partai kq senangnya ngubek” jkt .indonesia luas bung

@TanganCium: Kata nya mau ngandi pada rakyat jadi RT dulu ring

@dodisetiakurni1: @Giring_Ganesha ini ketum partai?? nanya doank

@Malik26abdul: wkwkkw.. Sekolah pun tak selesai, mau memimpin Ibukota, Alamat makin Ancoor jakarta… adoh adohh, kalau di tempat kami, kami buang ke Got yg begini lae

@Farraaas: Jersey yang bukannya dipake buat giring bola, malah buat giring opini ga jelas lah. Giring giring

@Gmail32247416: Apa ini akivat gagal nyaleg, DO nan mahasiswa, Ahok sesembahannya yg keok nyungsep di mako brimob? Isinya kebencian kpd anies tok.

Seperti diketahui, pada video yang ia unggah Sabtu (22/1/2022) di akun Twitternya, Giring terlihat bernyanyi bersama penduduk sekitar.

Pada videonya, Giring menyanyikan lagu Laskar Pelangi dengan iringan gitar yang dipetik salah seorang rekannya.

Diketahui, dalam beberapa waktu ini Giring dan Gubernur DKI Jakarta kerap melontarkan sindiran kepada satu sama lain.

Saling sindir antar kedua pihak ini dimulai dari aksi Giring menegecek lokasi bakal sirkuit ajang balap listrik Formula E di Ancol, Jakarta Utara.

Saat itu Giring mengkritik Formula E sebagai program yang ambisius. Ia juga ragu lokasi tersebut bisa dibangun sirkuit tepat waktu.

Anies kemudian membalas sindiran Giring dengan mengundang grup band Nidji saat mengecek sound system Jakarta International Stadium (JIS).

Lewat media sosial, Anies memuji suara grup band Nidji tidak sumbang.

Sindiran pun berlanjut. Lewat media sosialnya, Giring juga membuat pantun bahwa di bulan Oktober mendatang akan ada yang tumbang.

Terakhir, Anies angkat bicara soal kritik Giring untuk Formula E.

Gubernur DKI Anies Baswedan pernah bicara soal pembangunan dan Firaun. Saat itu Anies bicara dalam kapasitasnya sebagai calon Gubernur DKI.

Baca Juga:  Tanpa Penampilan Ronaldo, Al Nassr Bantai Inter Miami 6-0, Messi Hanya Main Tujuh Menit

Kata Anies kala itu, Kalau hanya membangun kota yang megah, Firaun pun dulu bisa membangun kota yang megah.

Anies menyampaikan itu di depan warga di Jalan Al-Hidayah RT 03 RW 04, Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (10/1/2017).

Saat itu, Anies menyebut pembangunan berkeadilan belum dirasakan warga.

Firaun, kata Anies, yang mampu membangun kota megah, juga tidak dapat menghadirkan keadilan di zamannya.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...