Business is booming.

4 Santri Pesantren Sidogiri Bikin 2 Pencuri Kabur dan Tinggalkan Motornya

Gagal bawa motor curian di Halaman Parkir Minimarket Basmallah

Empat orang santri, sukses menggagalkan aksi pencurian sepeda motor di sebuah minimarket.

Para santri itu bahkan berhasil menguasai sepeda motor milik para maling.

Belakangan diketahui, para santri heroik tersebut merupakan santri pesantren Sidogiri.

Dilihat dari seragamnya, mereka adalah para santri yang bertugas khusus menjaga minimarker basmasalah, milik pesantren.

Jaringan minimarket Basmalah tersebar di Jawa Timur, sesuai sebaran lokasi pesantren.

Ada pun lokasi minimarket Basmalah yang disambangi dua pencuri sepedamotor adalah minimarket di Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Aksi pencurian terjadi Selasa (25/1) sekitar pukul 21.30 WIB.

Dari rekaman CCTV tampak, dua orang pria mengenakan jaket hitam, masuk ke halaman minimarket Basmalah menggunakan sepeda motor.

Pria yang dibonceng langsung turun dan menuju sepeda motor Honda Beat yang terparkir di sana.

Namun baru mencoba memasukan alat ke kunci kontak motor, tiba-tiba ia terkejut dan membuat gerakan langkah seribu.

Ironinya ia kabur sendirian, meninggalkan rekannya yang menunggu di atas sepeda motor.

Nah, tampaknya satu pelaku yang hendak ikut kabur dengan motornya kalah cepat dari santri yang berhamburan ke luar minimarket.

Awalnya dua orang menahan laju sepeda motor dengan menarik stang dan ekor motor.

Tak lama kemudian satu dari dua orang lainnya menerjang dengan merangkul dan memukul sang pencuri dari belakang.

Meski sepeda motor sempat bergerak ke jalan raya, empat santri sukses menahan motor dan membuat pencuri kedua kabur ke hutan pinus yang ada di sekitar minimarket.

4 santri sidogiri yang pergoki maling motor di halaman minimarket Basmalah. Mereka juga berhasil menggagalkan aksi pencuri (twitter trending santri)

Diketahui, sepeda motor yang ditinggalkan pencuri adalah Honda Vario bernopol AG 3145 NM.

Sedang sepeda motor yang gagal dibawa kabur para pencuri adalah honda beat milik karyawan minimarket.

Tentang Minimarket Basmalah

Baca Juga:  Juara Bertahan Bayer Lekerkusen Buka Bundesliga dengan Kemenangan 3-2 atas Monchengladbach.

Pesantren Sidogiri adalah pesantren tertua di Jawa Timur.

Minmarket Basmalah tak lepas dari sosok Kyai A. Sa’doellah Nawawie, simak di Sidogiri.net

Ia merupakan sosok pencetus berdirinya Koperasi Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan.

Pada tahun 1961M pasca kemerdekaan Republik Indonesia, Kyai A. Sa’doellah Nawawie mendirikan Koperasi Pondok Pesantren Sidogiri.

Pada waktu itu pendirian Koperasi Pondok Pesantren Sidogiri dimaksudkan sebagai wadah belajar berwirausaha bagi para santri, yang masih berupa kedai makanan dan toko kelontong.

Hingga pada suatu ketika, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri (KH. Cholil Nawawie), membentuk struktur kepengurusan tersendiri.

Struktur itu dimaksudkan untuk memberikan kepercayaan penuh kepada Pengurus Kopontren untuk mengambil keputusan yang berkaitan dengan bisnis di lingkungan Pondok Pesantren Sidogiri.

Sampai pada tahun 1997 Kopontren Sidogiri badan hukumnya disahkan oleh Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil Republik Indonesia dengan nomor: 441/BHK/KWK/13/VII/1997.

Pada tahun 2018 Koperasi Pondok Pesantren Sidogiri mempunyai tiga perusahaan.

Pertama, Toko Basmalah (PT. Sidogiri Mitra Utama) bergerak di bidang toko retail.

Kedua, AMDK “Santri” (PT. Sidogiri Mandiri Utama) produsen air minum dalam kemasan

Ketiga, Sidogiri Excellent Center (PT. Sidogiri Pandu Utama) yang bergerak di bidang Outsourcing Provider dan Training Center.

Berdasarkan liputan Hidayatullah.com, pesantren Sidogiri memiliki 11.000 santri dengan 201 minimarket yang tersebar di Jawa Timur.

Di kawasan itu minimarket Basmalah sering dianggap bersaing dengan minimarket Indomaret.

Komentar
Loading...