Business is booming.

Hastag Stop Panic Buying Trending, Mengapa Minyak Goreng Rp 14.000 Ludes Lagi?

#StopPanicBuying sok pake bahasa inggris, ngurus minyak goreng nggak becus.

Harga minyak goreng sudah ditetapkan Rp 14.000 per liter per 19 Januari lalu.

Bahkan harga itu akan berlaku minimal hingga 6 bulan ke depan.

Anehnya aksi borong minyak goreng masih saja terjadi hingga Sabtu (29/1/2021) hari ini.

Seperti disaksikan redaksi Pejabatpublik.com di sebuah mini market di Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Saat antre di kasir, seorang bapak menanyakan minyak goreng yang sudah ludes di raknya.

“Kenapa minyak goreng habis mbak, apa nggak diantar?”

“Diantar kok pak, tapi habis diborong ibu-ibu,” katanya.

Habisnya minyak goreng juga dikabarkan netizen dalam hastag Stop Panic Buying atau #StopPanicBuying

Anehnya hastag itu lebih menujukkan pada narasai negatif tentang ketidakmampuan pemerintah mengelola produk unggulan sendiri, kelapa sawit hingga minyak goreng.

Berikut cuitan netizen terkait #StopPanicBuying

@matavip: Bahasa apaan ini? #StopPanicBuying sok pake bahasa inggris, ngurus minyak goreng nggak becus.

@SolzyDeerie: #StopPanicBuying sudahlah gw gabiasa jualan minyak goreng abis semua di alfa/indomaret

@Yanie_Kaprie: Mengapa bisa di negeri produsen sawit terbesar, harga minyak goreng melambung tak terkendali?

@ngomongecepet: Warga ekonomi menengah ke bawah membeli minyak cuma 2 L dianggap #StopPanicBuying, lah itu kartel dan mafia minyak dianggap bisnis.

@Icamagdalena_S: #StopPanicBuying beli minyak goreng 2liter aja susah banget. Eh tahu-tahunya dikumpetin sama mbak mbak kasir. Wkwkwk. Saya gak beli se dus kok mbak, cuma 2liter aja.

@bungzack_: lagi coba nebak kemana arahnya, Indonesia raja sawit tapi minyak gorang langka… sebagai menikmat gorengan mas joko, aku sedih… #StopPanicBuying

@DianSaid5: Mungkin maksudny adlh bahwa minyak dan air tak bisa bersatu bukan karena minyak sombong tapi kenyataannya memang minyak selalu diatas air #StopPanicBuying

@eko_banjar: Tenang, masih bisa bikin minyak goreng sendiri dgn kelapa. #StopPanicBuying

Baca Juga:  Jejak Karier Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha, Akmil 1997, Danseskoad

@Meyli1111111111: Habis semua minyak harga 14k/liter #StopPanicBuying

Sebelumnya Rp 14.000 trending. Angka itu merupakan harga minyak goreng per 1 liter.

Harga minyak goreng Rp 14.000 ditetapkan mulai hari Rabu (19/1/2022) untuk waktu tak ditentukan.

Sebelumnya, harga minyak goreng meroket bahkan di atas angka Rp 20.000 per liter.

Keputusan pemerintah menurunkan harga minyak goreng ternyata disambut panic buying.

Antrean membeli minyak goreng terjadi di sejumlah tempat di Indonesia.

Hal itu cukup mengejutkan, padahal penetapan harga Rp 14.000 bukan hanya berlaku hari ini saja.

Seperti diketahui Pemerintah memutuskan untuk menetapkan kebijakan satu harga untuk minyak goreng yakni Rp 14.000 per liter.
Sebelumnya dalam beberapa pekan terakhir harga minyak goreng melonjak menjadi lebih dari Rp 20.000 per liter.

Bahkan harga minyak goreng di aplikasi belanja online sempat mencapai harga 25.000 per liter.

Keputusan harga minyak goreng Rp 14.000 per kg disampaikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melalui thread akun @MendagLutfi.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto mengakui kebijakan harga itu antara lain berkat dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Lembaga itu memberi dukungan agar minyak goreng satu harga dengan dukungan dana sebesar Rp7,6 triliun.

Komentar
Loading...