Business is booming.

Kecelakaan Atau Hamil di Luar Nikah Trending, Simak Komentar Netizen

Kecelakaan sebagai pengertian hamil di luar nikah trending.

Penyebabnya sebuah pengakuan yang dibagikan akun @Askrlfess

Pengakuan yang dimaksud seperti ini:

“Aku jujur sama ortu kalau aku h4mil di luar nikah ya walau posisinya bakal di nikahin secara negara tapi emang seaib itu kah?namanya juga kecelakaan yang gak sengaja.” Demikian @Askrlfess

Hingga tulisan ini diturunkan cuitan tersebut sudah diretweet 112 kali dan disukai 1.223 kali.

Bahkan yang mengomentarnya 1.647 akun dalam bentuk Quote Tweets.

Pernikahan merupakan bagian dari dimensi kehidupan yang bernilai ibadah, karenannya dianggap sakral.

Pernikahan adalah pengesahan secara agama tentang hubungan dua manusia berlawanan jenis yang kemudian dinamakan suami-istri.

Nah, kehamilan di luar pernikahan sering menjadi aib bagi pelaku, terutama pihak wanita dan keluarganya.

Karena itu pengakuan yang dibagikan @Askrlfess sangat bertolak belakang dengan moral yang terjadi selama ini dengan kecelakaan hamil di luar nikah.

Berikut cuitan sejumlah netizen tentang kecelakaan atau hamil di luar nikah.

@doyanmurbei: Aku salut sama kamu karena kamu udah jujur sama orang tua. Di negara kita itu masih dibilang aib terutama bagian beberapa agama memang melarang berzina sebelum menikah. Kemungkinan risiko yg kamu dpt spt cibiran dari sana-sini dan pastinya ortumu pun ikut menjadi cibiran.

@DavidDessmond: “namanya juga kecelakaan yang gak sengaja”

@lilaccountz: Bodo ah udh tua masa gapunya otak. Kecelakaan tuh kalo lo diperkosa. Klo mau sama mau mah ya bukan kecelakaan, napsu namanya

Baca Juga:  Lagu "Jiwa yang Bersedih” Karya dan Dinyanyikan Ghea Indrawari Kini No 1 Top Music Video Youtube

@faizahahahah: tapi kamu sengaja mendekati kecelakaan, wajar kalau kecelakaannya berjalan dengan lancar

@xixviiivixxii: ini beneran atau cuma caper doang sih? kalo beneran, apa kamu punya otak?

@osacans: ada ya kecelakaan kek gitu?

@habluminalove: mana ada kecelakaan settingan. kenal, deket, jalan, ngeroom, ciuman, pelukan, berbuat yang iya-iya. itu kecelakaan, maemunah?

Penyebab Hamil di Luar Nikah

Fenomena hamil di luar nikah cukup marak terjadi, terutama pada remaja.

Berdasarkan data WHO, sekitar 11 persen remaja di seluruh dunia mengalami hamil di luar nikah setiap tahunnya.

Untuk mencegah hal ini terjadi, peran orangtua dibutuhkan dalam mendidik anak-anaknya. Lantas, apa yang harus dilakukan?

Berikut beberapa faktor penyebab hamil di luar nikah seperti dilansir sehatq.com

Masalah keluarga dapat menjadi faktor penyebab hamil di luar nikah.

Sebuah studi menunjukkan bahwa peluang untuk hamil di luar nikah pada remaja 11 kali lebih banyak berasal dari keluarga bermasalah.

Anak-anak yang memiliki masalah keluarga cenderung tidak mendapatkan kasih sayang dari keluarga, atau tidak merasa aman di rumah.

Selain itu, dalam keluarga yang bermasalah, anak juga kurang mendapat dukungan dari keluarga terkait masalah yang dihadapinya, dan cenderung memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih rendah.

Contoh masalah keluarga yang mungkin terjadi, yakni keluarga yang tak utuh (orangtua meninggal, bercerai, atau berpisah), anak-anak dari keluarga poligami, pernikahan orangtua tidak harmonis

Ada juga kemiskinan ekstrem, orangtua cacat mental, orangtua sudah uzur dan lemah, orangtua tunggal, dan sebagainya.

Sebagian besar kasus hamil di luar nikah terjadi karena kurangnya pengawasan dan kontrol orangtua.

Tidak tinggal bersama orangtua menyebabkan kurangnya pengawasan dan kontrol yang tepat pada anak.

Kontrol yang rendah ini membuat anak merasa bebas untuk bergaul.

Baca Juga:  Profil Cindra Aditi Tejakinkin alias CAT, Korban Asusila Ketua KPU Hasyim Asy'ari

Padahal orangtua memainkan peran penting, terutama dalam perkembangan seksual dan perilaku anak.

Pemantauan dan pengawasan orangtua sangat dibutuhkan untuk menjaga remaja dari kegiatan berisiko.

Hubungan dalam keluarga yang buruk juga menunjukkan risiko terjadinya hamil di luar nikah hampir 15 kali lebih tinggi.

Remaja yang hamil di luar nikah dengan hubungan dalam keluarga yang buruk tidak memiliki kebiasaan berkomunikasi
secara terbuka, atau mendiskusikan masalah dengan orangtua dan anggota keluarga lainnya, serta orangtua pun tidak pernah membahas masalah keluarga.

Sementara, remaja dengan hubungan dalam keluarga yang baik cenderung menunjukkan komunikasi secara intens dengan orangtua, memiliki keterhubungan, dan masa depan yang lebih tinggi.

Padahal keterhubungan keluarga bisa menjadi bentuk protektif bagi anak dalam mengambil risiko hubungan seksual sehingga terhindar dari hal tersebut.

Lebih dari ¾ kasus pelaku hamil di luar nikah hanya mengenyam pendidikan hingga SMA atau di bawahnya.
Wanita dengan pendidikan yang rendah empat kali lebih mungkin mengalami kehamilan yang tak diinginkan.

Remaja dan dewasa muda yang tidak terlibat dalam kegiatan produktif lebih banyak mengalami hamil di luar nikah daripada yang produktif.

Mereka bahkan memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami kehamilan yang tak diinginkan.
Tidak tahu tentang kesehatan seksual dan reproduksi

Berbagai pengetahuan tentang menstruasi, konsepsi, infeksi menular seksual, kontrasepsi, dan seks aman jarang diketahui diketahui oleh anak-anak Indonesia.

Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan seksual dan reproduksi memiliki hubungan yang signifikan dengan kehamilan di luar nikah.

Penelitian menunjukkan bahwa ketidaktahuan, mitos, dan kesalahpahaman tentang masalah seksual lebih banyak terjadi pada kalangan remaja yang hamil di luar nikah.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...