Business is booming.

THR ASN/TNI/Polri Cair Mulai H-10 Lebaran, Paling Banyak untuk ASN Daerah

Tentu kita berharap semua THR tetap bisa dibayarkan sebelum Hari Raya Idul Fitri

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan pemberian THR dan Gaji ke-13 untuk PNS/TNI/Polri hingga pensiunan akan  cair mulai H-10 sebelum lebaran.

Mulai Senin (18/4/2022) kementrian lembaga akan mengajukan surat perintah membayar ke KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) dan dapat dicairkan KPPN sesuai mekanisme yang berlaku.

Nah kalau ada masalah teknis soal pencairan THR sebelum lebaran, tetap harus dibayarkan setelah lebaran.

“Tentu kita berharap semua THR tetap bisa dibayarkan sebelum Hari Raya Idul Fitri,” kata Sri Mulyani dalam jumpa pers virtual yang disiarkan youtube Kemenkeu RI, Sabtu (16/4/2022) siang.

Menurut Sri Mulyani Indrawati, pelaksanaan THR tahun 2022 ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2022.

THR akan diberikan kepada 1,8 juta pegawai ASN pusat, 3,7 juta kepada ASN daerah, dan 3,3 juta pensiunan.

Adapun, kebijakan pemberian THR telah ditampung dalam APBN tahun anggaran 2022.

Diantaranya untuk ASN pusat, TNI dan Polri sebesar Rp 10,3 triliun melalui Kementerian/Lembaga (K/L)

Untuk ASN daerah termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui dana alokasi khusus (DAU) Rp 15 triliun plus dari APBD TA 2022 sesuai kemampuan fiskal masing-masing pemerintah daerah.

Sedang THR untuk pensiunan dikeluarkan melalui Bendahara Negara.

Besarnya dana THR untuk ASN daerah bisa dipahami karena jumlah mereka paling banyak.

Baca Juga:  Inisial M Trending, Dia Adalah Komedian Pembeli Konten Pornografi Dea Onlyfans

Menurut Sri Mulyani, jumlah ASN pusat sebesar 1,8 juta pegawai, ASN daerah 3,7 juta pegawai, sedang pensiunan 3,3 juta pegawai.

Jumlah THR yang harus dikeluarkan pemerintah dan jumlah calon pemerima (ASN) Foto Youtube Kemenkeu RI

Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pastikan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, pensiunan, dan pejabat negara.

“Pada 13 April 2022, saya telah menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian THR dan gaji ke-13 untuk seluruh ASN, TNI, Polri, ASN daerah, pensiunan, penerima pensiun, dan pejabat negara, serta tambahan tunjangan kinerja 50 persen untuk ASN, TNI, dan Polri aktif yang memiliki tunjangan kinerja,” ucap Presiden Jokowi ketika itu.

“Kebijakan ini merupakan wujud penghargaan atas kontribusi aparat pusat dan aparat daerah dalam menangani pandemi COVID-19, serta diharapkan menambah daya beli masyarakat dan membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Ketentuan lebih lanjut mengenai teknis pemberian THR dan gaji ke-13 ini, lanjut Presiden, akan diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) untuk anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) untuk anggaran yang bersumber pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Terkait kebijakan pemerintah yang memperbolehkan mudik, Presiden mengungkapkan bahwa arus mudik tahun ini diperkirakan akan sangat besar.

Menurut laporan yang diterima Presiden, di Pulau Jawa saja diperkirakan sekitar 23 juta mobil pribadi dan 17 juta sepeda motor akan melakukan perjalanan mudik. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap penularan COVID-19.

“Masyarakat dapat kembali merayakan hari raya bersama keluarga dan sanak saudara di kampung halaman. Namun, kita harus tetap waspada, jangan sampai perjalanan mudik justru memicu munculnya gelombang baru penularan COVID-19,” tegasnya.

Pemerintah, tegas Presiden, selalu meletakkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama, baik keselamatan selama perjalanan mudik maupun keselamatan kesehatan kita.

Baca Juga:  Kalahkan Tuan Rumah Fiorentina 0-1, Inter Ambil Alih Pimpinan Klasemen dari Juve

“Pemerintah, kita semua, tentu sangat menginginkan perjalanan mudik berlangsung lancar dan penuh kegembiraan. Sekali lagi, jangan sampai ada lonjakan kasus yang tak terkendali setelah kita merayakan hari raya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa pemerintah akan melakukan pengaturan-pengaturan perjalanan mudik secara ketat dan terperinci.

“Para menteri dan seluruh jajaran pemerintah sedang bekerja keras untuk menyiapkan aturan-aturan ini, pekan depan akan kami sampaikan kepada seluruh masyarakat,” tandasnya

 

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...