Ini Alasan Mengapa Berita Profil Brigjen Pol Dr Untung Widyatmoko Masuk Top Stories
Kalahkan berita dari web mapan seperti Tempo dan Detikcom
Ini alasan mengapa berita Brigjen Pol Dr Untung Widyatmoko dari PejabatPublik.com menjadi top stories tanggal 1 Agustus 2026.
Berita muncul dipublik sejak ada pengumuman mutasi 31 Juli 2026.
Salah satunya dari Tribratanews, media milik Polri dengan judul Polri Mutasi 146 Pati dan Pamen, Untung Widyatmoko Ditunjuk sebagai Kadivhubinter.
Nama Untung Widyatmoko pun jadi pusat perhatian banyak yang membuat profilnya.
Tapi diantara berita dan profil Untung Widyatmoko tak ada yang menulis dia berasal dari alumni Akpol tahun berapa.
Lewat pencarian dengan berbagai angle akhirnya menemukan bahwa Untung Widyatmoko berasal dari alumni Akpol 1993.
Namanya berada di urutan 179 dalam daftar alumni yang memiliki nama Batalyon Pesat Gatra.
Data tambahan bahwa Brigjen Pol Dr Untung Widyatmoko menyelesaikan studi S3 di Program Pascasarjana Unpas dan lulus dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.89 memperkuat tentang profilnya.
Juga memperkuat kenaikan pangkat jenderal bintang dua dengan jabatan Kadivhubinter.
Kelengkapan itulah yang membuat pencarian nama Untung Widyatmoko masih bertahan hingga tanggal 4 Agustus setelah tiga hari dimuat.

Ini Berita Lengkapnya
Brigjen Pol Dr. Untung Widyatmoko resmi promosi menjadi Kadivhubinter Polri.
Untung menggantikan Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana yang memasuki usia pensiun.
Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana alumni Akpol 1990 kelahiran 20 Juli 1968 (58 tahun).
Sedang Brigjen Pol Dr Untung Widyatmoko merupakan alumni Akpol 1993.
Namanya berada di urutan 179 dalam daftar alumni yang memiliki nama Batalyon Pesat Gatra.
Beliau resmi menyelesaikan studi S3 di Program Pascasarjana Unpas dan lulus dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.89.
Bahkan Untung dinobatkan sebagai salah satu wisudawan terbaik pada prosesi wisuda yang digelar pada Mei 2024.
Di bawah kepemimpinannya, Interpol Indonesia bertindak sangat agresif dalam memburu pelaku kejahatan ekonomi dan kerah putih yang melarikan diri ke luar negeri
Diantaranya memimpin langsung proses ekstradisi bos Kresna Life, Michael Steven, yang menjadi buron kasus dugaan tindak pidana pasar modal dan TPPU dengan estimasi kerugian investor mencapai Rp337,4 miliar.
Tersangka berhasil dipulangkan ke Indonesia setelah melalui kerja sama diplomatik dan hukum yang alot dengan otoritas Kerajaan Maroko.
Ia juga berhasil melacak, menangkap, dan memulangkan mantan CEO Investree tersebut dari Qatar ke Indonesia demi mempertanggungjawabkan kasus dugaan fraud keuangan.
Beliau juga berhasil membekuk koordinator utama penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Bandara Soekarno-Hatta sesaat setelah mendarat dari pelariannya di Kamboja.
Tersangka merupakan operator utama yang merekrut WNI lewat grup WhatsApp untuk dijadikan operator judi daring.
Sepanjang tahun 2025, instansi yang dipimpinnya tercatat sangat produktif dengan berhasil menerbitkan 35 Red Notice internasional guna melacak pelarian berbagai buronan skala kakap, termasuk tersangka kasus korupsi dan mafia komoditas internasional seperti Mohammad Riza Chalid hingga Jurist Tan.
Ia secara aktif memfasilitasi diplomasi hukum kejar-tayang bersama otoritas penegak hukum Singapura dalam memproses upaya pemulangan buron lama korupsi e-KTP, Paulus Tannos.
Riwayat Pendidikan
Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1993 (Batalyon Pesat Gatra).
Meraih gelar Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K.).
Meraih gelar Magister Hukum (M.H.).
Meraih gelar Doktor (Dr.) dari Unpas
Riwayat  Jabatan
Menjabat sebagai Kanit hingga Kasat Reserse di jajaran Polres/Polda daerah.
Pamen Baintelkam Polri
Analis Kebijakan Madya/Pimpinan di jajaran fungsi penegakan hukum dan intelijen internasional Mabes Polri.
Sekretaris NCB-Interpol Indonesia Divhubinter Polri (2 Juli 2024 – Juli 2026).
Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri (Mulai 30 Juli 2026 – Sekarang).