Business is booming.

Profil Irjen Pol Remigius Sigid, Baru Calon Anggota Komnas HAM, Jadi Pergunjingan

Alumni Akpol 1987 itu sudah malang melintang dalam berbagai jabatan di kepolisian.

Baru lolos seleksi 50 calon Anggota Komnas Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto sudah jadi pergunjingan.

Padahal masa jabatan jendral bintang dua itu tinggal beberapa bulan lagi.

Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto adalah kelahiran 1 Oktober 1964.

Dengan demikian pada 1 Oktober 2022 usianya 58 tahun yang merupakan usia pensiun.

Alumni Akpol 1987 itu sudah malang melintang dalam berbagai jabatan di kepolisian.

Bahkan pernah menjabat dua kali Kapolda yakni Kapolda Sulawesi Utara tahun 2019 dan

Kapolda Kalimantan Barat setahun kemudian.

Dan saat ini menjabat Kepala Divisi Hukum Polti mengemban amanah sebagai Kepala Divisi Hukum Polri.

Seperti diketahui Pansel calon anggota Komnas HAM RI menyakini para calon, termasuk dari kalangan Polri, yang nantinya terpilih untuk periode 2022-2027 akan profesional dalam mengemban tugas.

“Tapi kan dia (Irjen Pol. Remigius Sigid Tri Hardjanto) kalau terpilih, tidak lagi menjadi bagian dari Polri,” kata Ketua Tim Pansel Calon Anggota Komnas HAM RI Makarim, Jumat (3/6/2022).

Sebagaimana diketahui, Irjen Pol. Remigius Sigid Tri Hardjanto, yang merupakan satu dari 50 calon anggota Komnas HAM yang dinyatakan lolos seleksi tes tertulis, masih aktif sebagai anggota Polri dan menjabat sebagai Kepala Divisi Hukum Polri.

Sejumlah pihak, termasuk salah satu Anggota Komnas HAM, turut menyoroti lolosnya anggota Polri tersebut sebagai calon anggota Komnas HAM periode 2022-2027.

Namun demikian, Makarim berkeyakinan siapa pun yang lolos seleksi dan terpilih menjadi anggota Komnas HAM, tokoh itu akan mengutamakan profesionalisme kepada lembaga tersebut.

Baca Juga:  Hastag Earthquake Trending, Gempa Magnitudo 6,8 di Ekuador, Data Sementara 15 Orang Tewas

Secara pribadi, Makarim mencontohkan dirinya yang dulu pernah mengabdi menjadi aparatur sipil negara (ASN). Namun, setelah pensiun, Makarim merasa sama sekali tidak memiliki ikatan dengan ASN.

Oleh karena itu, ia meyakini siapa pun tokoh yang terpilih sebagai anggota Komnas HAM, termasuk dari latar belakang polisi, bisa bersikap profesional.

Apalagi, tambahnya, Tim Pansel akan berhati-hati dalam menyeleksi setiap calon terutama terkait rekam jejak calon anggota Komnas HAM.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM Sandrayati Moniaga mengatakan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM menyebutkan segala pihak, termasuk dari unsur Pemerintah, boleh ikut mendaftar sebagai calon anggota Komnas HAM.

Akan tetapi, lanjutnya, apabila merujuk pada Prinsip Paris (Paris Principles), yaitu standar yang diakui secara internasional untuk menilai kredibilitas, independensi, dan efektivitas lembaga HAM, semestinya pejabat atau pensiunan tidak boleh mendaftar.

Alasannya ialah Komnas HAM merupakan lembaga independen yang bertugas mengawasi pelaksanaan fungsi negara sebagai pemangku kewajiban pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM, jelas Sandrayati.

Dia berharap Tim Pansel bisa melihat lebih dalam siapa saja yang betul-betul layak duduk sebagai anggota Komnas HAM periode 2022-2027.

Profil Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto

Irjen. Pol. Dr. Drs. Remigius Sigid Tri Hardjanto, S.H., M.Si. (lahir 1 Oktober 1964) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 17 Desember 2021 mengemban amanah sebagai Kepala Divisi Hukum Polri.

Sigid, lulusan Akpol 1987 ini berpengalaman dalam bidang reserse.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat.

Riwayat Pendidikan

Pendidikan Umum

SD Latihan Pangudi Luhur Muntilan Magelang (1976)

SMPN 1 Muntilan Magelang (1979)

SMA Kolese De Britto Yogyakarta (1983)

S1 (HK) Universitas Kartini Surabaya (1999)

S2 (Ilmu Kepolisian) Universitas Indonesia (2003)

Baca Juga:  Versi Polling Piala AFF, Indonesia Menang Mudah Lawan Malaysia

S3 (Ilmu Hukum) Universitas Airlangga Surabaya (2009)

Pendidikan Kepolisian

Akpol (1987)

PTIK (1996)

Sespim Polri (2002)

Sespati Polri (2010)

Pendidikan Kejuruan

Dikjur Das PA Reserse, Mega Mendung (1989)

Pendidikan khusus profesi Advokat, Jakarta (2012)

Riwayat Jabatan

Dir Narkoba Polda Sulut (2008)

Dir Reskrim Polda Sulut (2008)

Pamen Polda Sulut (2010)

Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri (2011)

Kabagbanhatkum Robinkum Divkum Polri (2011)

Karosunluhkum Divkum Polri (2014)

Kepala STIK Lemdikpol (2016)

Kapolda Sulawesi Utara (2019)

Kapolda Kalimantan Barat (2020)

Kadivkum Polri (2021)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...