Business is booming.

Hastag Brigadir Yosua Trending, Netizen: Bisa Jadi Rantai Pembuka Kasus Lain

Hastag Brigadir Yosua trending di media sosial Twitter pada Kamis (28/7/2022) pagi, menyusul kasus dugaan tembak-menembak polisi itu sampai kini belum juga terungkap.

Sedikitnya 7.214 ciutan (Tweets) disampaikan netizen atas musibah yang dialami Brigadir Yosua, termasuk autopsi ulang jenazah yang dilakukan tim forensik gabungan dari Polri, TNI, Ikatan Dokter Forensik Indonesia dan perguruan tinggi.

Berikut beragam ciutan netizen, menanggapi kasus yang terjadi pada sosok Brigadir Yosua.

Seperti akun Twitter @ElfridaHutabar5 menulis, “#BrigadirYosua masih utuh ketika petinya dibuka kembali, Semoga segala yang terbaik untuk membuka teka teki #MisteriBakuTembak antara Brigadir J dan Bharada E..”

Lalu akun Twitter @tampan_fajrin menulis, “Mirip kasus pembantaian KM 50yang menyisakan banyak tanya, drama, dan air mata…. Semoga dengan terkuaknya kasus ini bisa menjadi rantai pembuka tabir KM 50dan kasus lainnya yg sejenis”

@calungsutajaya menulis, “semoga dokter forensik dari TNI bisa mengungkap dugaan2 secara ilmiah dar dapat dipertanggungjawabkan. dan pihak2 yg menutup2i bisa tersadarkan bahwa tidak ada kejahatan yang sempurna. Doa dari keluarga dan masyarakat luas lintas agama menyertai penyelidikan ini.”

@bulan_lg menulis, “Semoga kebenaran tentang #BrigadirYosua diungkapkan dengan terang-benderang, tidak ada yang ditutup-tutupi, dan para pelakunya dengan otak mereka yang sadistis itu, dihukum dengan sepasti-pastinya. Amiinnn. Kapolri @ListyoSigitP”

@Jangkun48475695 menulis, “Tante kok lama ya hasilnya aq pengen tahu sebenarnya siapa pembunuh biadab ini, kalo dengar penjelasan mantan bareskrim polri Susno dhuaji gampang tp ini kok bulet ruwet”

@albertotarant menulis, “Untung pihak pengacara membuat “dugaan pembunuhan berencana” klo ga spt itu pasti d ambil masalah biasa. Bayangin dengan kapasitas terlatih seorang oknum bisa membunuh org lain. Dan hasil visum pertama dan pembuat visumnya juga belum diperiksa?”

@Bantalbesi99 menulis, “Semua elemen dan kalangan rakyat Indo sangat mengharapkan kasus ini terbuka seterang2nya….
Walau pesimis.”

@Donirahardhian menulis, “tadi liat podcast om botak dibahas soal ada dugaan pemerkosaan oleh Brigadir J yang menurut saya itu opini yang dibuat2 utk mengaburkan fakta kejadian”

@MrsGFLG menulis, “Semoga Tuhan membuka jalan kebenaran sehingga kasus ini bisa terungkap. Dan semoga keluarga Brigadir Yosua selalu diberikan kekuatan, ketabahan dan senantiasa berada dlm lindungan-Nya”

@sunarto9901 menulis, “Semoga kasusnya segera dibuka..mengingat arti namanya berkaitan dgn kebebasan,asumsi kasar sya adalah adanya oknom penguasa politik dan pengusaha yang hendak membebaskan diri untuk tujuannya dgn “korban” si domba brigjen..maaf kalao salah..hanya asumsi sja”

@Joni52688032 menulis, “Tambah lagi pemakaman ulang tidak ada upacara , astaga , bagaimana sih negara ini”

Autopsi ulang 6 jam
Autopsi ulang jenazah Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau disebut Brigadir J di Rumah Sakit Umum Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (27/7/2022), berlangsung selama enam jam.

Baca Juga:  Cuma Kisah Sinetron Ikatan Cinta, Ucapan Bela Sungkawa untuk Andin Mengalir

Seperti dikutip dari Antaranews.com, autopsi ulang yang dilakukan oleh tim forensik gabungan dari Polri, TNI, Ikatan Dokter Forensik Indonesia dan perguruan tinggi itu berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 15.000 WIB.

Autopsi ulang dilakukan di salah satu ruangan RSU Sungai Bahar yang dijaga ketat personel Brimob Polda Jambi.

Sedangkan bagian ruangan lainnya dipasangi tirai putih dan dipasang garis polisi untuk memastikan kegiatan tim forensik berjalan lancar.

Pada pukul 15.00 WIB, jasad Yoshua selesai diautopsi ulang. Kemudian dimasukkan kembali ke dalam peti warna putih untuk selanjutnya dibawa lagi ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Bahar untuk dimakamkan di tempat semula.

Di luar ruangan autopsi ulang di salah satu ruangan Rumah Sakit Sungai Bahar tampak keluarga dan kerabat Brigadir Yoshua masih tetap menunggui pelaksanaan autopsi ulang yang dilakukan tujuh orang dokter ahli forensik itu

Autopsi ulang jenazah Brigadir Yoshua di kampung kelahirannya di Sungai Bahar, Muarojambi itu cukup menarik perhatian masyarakat.

Polda Jambi mengerahkan personel untuk mengamankan dan memastikan kelancaran autopsi ulang tersebut.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...