Business is booming.

Kompol Syahirul Awab, Alumni Akpol 2009 yang Gagah Berani Bubarkan Pendemo Meski Paha Tertancap Panah

Ayo pulang, kembali. Jangan sampai kalian jadi korban. Cukup saya yang jadi korban

Kompol Syahrul Awab, Wakapolres Tual, Polda Maluku tengah memperoleh pujian.

Dengan gagah berani, ia membubarkan bentrok antar kelompok di wilayahnya

Padahal saat itu pahanya sedang tertancap panah saat menangani bentokan.

“Ayo pulang, kembali. Jangan sampai kalian jadi korban. Pulang kembali, pulang, cukup saya jadi korban. Sudah Kapolres dengan saya di sini,” teriak alumni Akpol 2009.

Kompol Syahrul Awab alumni Akpol 2009. Namanya berada di urutan 154 (youtube TARUNA TV CHANNEL)

Setelah massa bubar, alumni Dharma Ksatria itu dibawa ke rumah sakit untuk dicabut panahnya.

Pujian pun meluncur, salah satunya dari akun instagram @sebasa.polri.official

“Salut buat Wakapolres Tual Polda Maluku, Kompol Syahrul meskipun paha nya tertancap panah tetapi tetap memimpin anggotanya menangani bentrokan antar kelompok di wilayahnya. Kepemimpinan yang patut di contoh dimana seorang komandan berani berkorban demi anggota.”

Sementara itu akun @DivHumas_Polri juga membagikan gaya Kompol Syahrul saat membubarkan warga.

“Terus Menjaga Kamtibmas Meski Tubuh Tertancap Panah.”

Wakapolres Tual Kompol Syahrul Awab turut menjadi korban saat mengamankan bentrok antar dua kelompok di Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, Maluku, Sabtu (23/7) lalu.

Bentrok ini dipicu berawal dari dua pemuda yang ribut saat mabuk pada dini hari akibatnya lima orang mengalami luka luka saat kejadian tersebut.

Meski tertancap panah, petugas terus mengimbau untuk masyarakat menghentikan bentrok tersebut.

Kehadiran Polisi di tengah bentrok merupakan bentuk Polri dalam menjaga kamtibmas di tengah masyarakat.

Tim dokter di Rumah Sakit Maren Tual, Maluku dilaporkan berhasil mengangkat mata panah yang menancap di paha kanan Kompol Syahrul Awab.

Operasi pengangkatan matah panah di tubuh Wakapolres itu berlangsung di ruang operasi di rumah sakit tersebut, Sabtu sore (16/7/2022).

“Pak Wakapolres ini baru saja menjalani operasi untuk pengangkatan mata panah masuk itu,” kata Kapolres Tual AKBP Prayudha Widyatmoko kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Sabtu petang.

Baca Juga:  Petenis Remaja Leylah dan Emma Tembus Semifinal AS Terbuka

Ia mengatakan operasi pengangkatan mata panah dari tubuh Wakapolres berjalan lancar dan saat ini kondisi Wakapolres dalam keadaan baik.

“Kalau kondisinya sudah agak membaik tinggal menunggu efek anestesinya berkurang, kan masih dalam pengaruh anastesi,” ungkapnya.

Menyinggung soal antisipasi bentrok susulan di wilayah itu, Prayudha mengaku ia telah  menemui para tokoh dari kedua kelompok yang bertikai untuk membahas masalah tersebut. Mediasi terus dilalukan agar kedua kelompok pemuda dapat mengakhiri pertikaian dan tidak lagi saling menyerang.

Kompol Syahrul Awab adalah alumni Akpol 2009. Pangkat Kompol yang disandangnya termasuk pangkat tinggi.

Kompol Syahrul Awab menempati jabatan Wakapolres Tual sejak 1 Maret 2021 berdasarkan STR/52/III/Kep./2021.

Sebelumnya Syahrul Awab menjabat Kabag Ops Polresta Ambon, posisinya digantikan AKP TEDDY.

Komentar
Loading...