Tagar Jawa Trending, Netizen: Kreatornya Nggak Kreatif
Tagar Jawa trending di media sosial Twitter pada Rabu (10/8/2022), menyusul sejumlah poster atau spanduk even nasional memakai logo/lambang gunungan wayang Jawa.
Seperti ajang Asean Para Games ke-11 di Solo yang ditutup Presiden Jokowi pada Sabtu (6/8/2022) berselang memakai logo/lambang gunungan wayang Jawa dan keris.
Lalu logo gunungan wayang Jawa pun dipakai untuk even KTT G20 yang akan diselenggarakan di Bali pada tanggal 15 hingga 16 November 2022.
Bahkan bentuk logo halal yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag), sebagai pengganti logo lama MUI, terkesan menggunakan bentuk gunungan wayang Jawa.
Sebelumnya gunungan wayang Jawa pun dipakai untuk logo U-20 World Cup pada tahun 2021.
Sontak netizen menanggapi dominasi gunungan wayang Jawa yang dipakai sebagai logo tersebut. Ada 22.600 ciutan (Tweets) disampaikan netizen, berikut ciutan mereka.
Seperti akun Twitter @Diyahsiron17 menulis, “Ini desainernya yg kurang kreatif, kurang referensi desain di luar suku jawa, apa emang suku jawa aja yg salah dan mendominasi?”
Lalu akun Twitter @Tracert_id menulis, “Mungkin juga suku lain tidak ada patern yang menarik para desainer logo”
@qhuuya menulis, “sebagai orang sumatera aku udah bosen sama logo wayang mmf”
@syachzidannn menulis, “gua yg tinggal di pulau jawa pun kadang mikir kok apa² selalu suku jawa, pabrik di jabodetabek pun kebanyakan rekrut karyawan dari daerah suku jawa (jateng,jatim,jogja). padahal orang sekitarnya aja pada nganggur.”
@floppyheads menulis, “Pdahal yg menguasai indonesia itu orng padang. Yg jual masakan padang di segala penjuru indonesia”
@candycndy98 menulis, “Top 3 penguasa di indonesia, warung nasi padang, warung tegal, satu lagi agak sulit nih dimasukkan, antara soto betawi atau soto bogor”
@YFRijal menulis, “Dari dulu sudah heran, kenapa yang paling Indonesia itu adalah gunungan?”
@uw5gc6zjm menulis, “Lha G20 di bali pake gunungan Jawa. Apalagi halal awikwok sekali emg. Aku yg Jawa aja juga udh muak. Gak bisa kreatif dikit apa. Mana pakenya juga itu² aja. Padahal budaya Jawa juga bukan cuma wayang keris blangkon”
@yagmuruly menulis, “Ehh itu yang G20 bukannya di Bali ya? Tapi desain logonya pake gunungan wayang Jawa? Ummm sebenernya di Bali juga ada gunungan sihhh tapi kenapa ga pake desain gunungan Bali aja ya yg ngasih ide + desainernya :’)”
@aiiiuuuw menulis, “Aku orang Jawa, tp empet juga klo sentris gini.. bikin yg universal kek, Indonesia ga cuma suku jawa.. kreator nya gak kreatif amat..”
@rahmanrizky07 menulis, “Jangan lupa istilah Indonesia cuma Jawa, memang ada dari dulu.. sekarang pun masih semakin jawa.”
@87_daw menulis, “Karna basis suara dan penduduk tebanyak…jd pulau yg lain macam nebeng indonesia kali ya?”
@Nueee__ menulis, “Kalo ibukota dipindahin Gimana nasib Jawa yah?”
@Kaji_Mvpivana menulis, “Nanti kalau Ibukota sudah pindah di Kalimantan. Kita yang ada di Jawa bisa bilang begini disosmed : “Pembangunan hanya untuk Borneo, kita di Jawa hidup susah, tolong pemerintah pusat, perhatikan kami yang di Jawa”
@singo_lapangan menulis, “Ya gak gimana gimana, justru bagus jika memang di pindah, biar tidak Jawa sentris”
@Siapa_Aditt menulis, “Diluar pulau juga banyakan pada milih org jawa ngga cuman di jawa ya jawa”
@agbudisan menulis, “Mau dibayar murah tur manutan den”
@abangjosh menulis, “Pernah denger nih, bahkan kontraktor luar pulau Jawa saja prefer kuli dari etnis Jawa. Mungkin terkait stereotype work ethic.”
@ppiippah menulis, “Ya gimana, org Jawa emg terkenal manutan, iya² aja klo disuruh, rajin n jujur², bukan hanya di pabrik² bahkan IRT pun banyak yg ngambil dr jawa.”
@reisvanre menulis, “Katanya yg punya usaha,org jawa itu rerata rajin.Ini boleh diplesetkan ke sisi negatif:manutan,nrimoan (dibayar murahpun mau) dll http://dkk.Tp klo dr POV pemberi kerja,ya ini logis.Klo costnya sama aja,jelas mereka akan pilih tenaga kerja yg memberikan hasil.”
@KakGupron menulis, “Orang jawa terlalu rajin kerja , saking rajinnya distigma ndeso lah babu lah sama orang ibukota”
@rikirakun menulis, “Orang jawa paling rajin dan nurut, luar jawa banyak yg males pengen gaji gede.”
@rvfn_ menulis, “bener gua org Bekasi aja susah dpt kerja di Bekasi. sementara sodara gua dr Jawa dapet mulu dimari”
@BRafizqy menulis, “Kata temen gw yg HRD itu berhubungan sama etos kerja”
@SugandaRobin menulis, “Orang sekitar dikasih kerjaan. Ijin mulu. Katanya”
@putragunung2001 menulis, “Wajar mereka ulet dan gak banyak mau”
everywhere i go i see jawa https://t.co/FxulCiDCHT
— kangen jungkook gaboong (@kenjinist) August 10, 2022