Profil Didit Prabowo, Trending Saat Titiek Soeharto Ultah ke-67
Selain kejutan acara ultah ibunya, Didit kerap menjadi perbincangan hangat di Indonesia karena kehadirannya yang menonjol dalam berbagai momen penting bersama ayahnya.
Didit Prabowo menjadi trending di Google Trend saat ulang tahun Titiek Soeharto yang ke-67 (14 April 2026).
Ia trending karena memberikan kejutan langsung di Gedung DPR RI saat Titiek Soeharto memimpin sidang Komisi IV DPR RI
Momen ini viral lantaran memperlihatkan sisi humanis dan kedekatan ibu-anak di tengah kesibukan politik.
Titiek Soeharto resmi ditetapkan sebagai Ketua Komisi IV DPR RI periode 2024–2029 sejak tanggal 22 Oktober 2024.
Periode 2014–2019 ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV dari Fraksi Partai Golkar.
Perayaan berlangsung di sela rapat kerja Komisi IV DPR RI bersama kementerian terkait
Didit tiba di lokasi dan langsung menghampiri sang ibu di ruang rapat
Ucapan selamat disampaikan secara langsung di hadapan peserta rapat
Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur
Titiek Soeharto memberikan potongan tumpeng kepada putranya sebagai bentuk kebersamaan
Dalam kesempatan tersebut, Titiek Soeharto mengungkapkan rasa syukur atas usia yang telah dicapai serta berharap selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas.
Sementara itu Presiden Prabowo Subianto yang sedang melakukan kunjungan kerja di Prancis
mengunggah video khusus di Instagram Story pribadinya.
“Kepada Mbak Titiek, saya ucapkan selamat hari ulang tahun tanggal 14 April 2026. Semoga tahun ini akan membawa kebaikan kepada Mbak Titiek dan kita semua. Sekali lagi happy birthday, panjang umur, semoga Yang Maha Kuasa selalu menyertai Mbak Titiek selalu,” ujar Prabowo dalam video tersebut.
Ia juga ikut merayakan ulang tahun Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya secara sederhana bersama para staf.
Kebetulan Letkol Teddy Indra Wijaya hari ulang tahunnya sama dengan Titiek Soeharto.
Selain kejutan acara ultah ibunya, Didit kerap menjadi perbincangan hangat di Indonesia karena kehadirannya yang menonjol dalam berbagai momen penting bersama ayahnya.
Ia dianggap sebagai “jembatan komunikasi” lintas faksi politik.
Diantaranya Didit melakukan kunjungan silaturahmi Idul Fitri kepada sejumlah tokoh bangsa, termasuk Megawati Soekarnoputri, Jokowi, dan SBY.
Langkah ini memicu spekulasi publik bahwa ia berperan sebagai penengah atau pembuka jalur komunikasi politik bagi ayahnya.
Didit sering terlihat mendampingi Presiden Prabowo dalam menyambut tamu negara, seperti Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Kepresidenan Jakarta pada Mei 2025.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sempat memuji Didit sebagai sosok “pemersatu” antar-tokoh politik nasional.
Profil Didit Prabowo
Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo lahir 22 Maret 1984 (42 tahun).
Ia lebih dikenal sebagai Didit Hediprasetyo atau Didit Prabowo.
Didit adalah seorang perancang busana internasional dan sosialita Indonesia.
Ia adalah putra tunggal dari Presiden ke-8 Indonesia, Prabowo Subianto dan mantan istrinya, Titiek Soeharto, serta cucu dari pihak ibu mantan Presiden Indonesia, Soeharto.
Setelah mengikuti workshop teater Shakespeare di Harvard Summer Extension School, Didit mengembangkan minatnya pada mode sejak usia muda.
Ia lulus dari Parsons School of Design Paris pada tahun 2007, di mana ia mengambil kursus dalam bidang lukis, fotografi, dan sejarah seni.
Pada tahun 2018, ia dinominasikan sebagai Art Fellow oleh program T. Washington Scholars.
Didit mempersembahkan peragaan busana adibusana musim Semi/Musim Panas 2010 pertamanya di ruang pameran Hôtel de Crillon pada Januari 2010.
Saat itu ia menawarkan gaun korset serta rok dan celana pendek yang pas badan, dan sejak itu secara rutin memamerkan koleksinya selama pekan adibusana.
Ia menjadi seniman Asia pertama yang mendesain interior dan eksterior BMW Individual Seri 7 edisi terbatas, yang hanya diproduksi lima unit.
Selain itu, ia sering kali memberikan penghormatan kepada asal-usul Indonesianya dengan memasukkan Songket, brokat tenun tradisional Indonesia, ke dalam koleksinya.
Ia dan seniman Golnaz Jebelli berkolaborasi dalam mendesain jersey Como 1907, yang terinspirasi oleh Danau Como di daerah tersebut.