Profil Aiman Witjaksono, Akui Pindah dari Kompas TV karena Posisi Lebih Baik di Inews TV
Cita-cita Aiman sejak kecil ternyata bukan jadi jurnalis, melainkan ABRI dan sempat daftar
Aiman Witjaksono trending menyusul keputusannya pamit dari Kompas TV yang membesarkan namanya.
Publik sempat bertanya tentang alasannya, yang muncul kemudian duga menduga.
Misalnya publik menduga Aiman ditekan pemilik Kompas TV menyusul liputannya soal kasus kematian Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah penemuan Aiman akan adanya bunker di rumah Ferdy Sambo termasuk kasus 303 atau kasus judi di kalangan polisi.
Kepolisian hingga kini membantah pemberitaan soal bungker tersebut, Aiman punya nara sumber ekslusif.
Namun ternyata bukan itu alasan Aiman meninggalkan Kompas TV.
Melalui saluran youtube The Leonardo’s ia mengungkapkan pindah karena memperoleh tawaran yang lebih tinggi dari Grup MNC TV.
Khususnya ia akan memimpin saluran berita di perusahaan milik Hary Tanoesudibyo, Inews TV.
“Saya dipercaya untuk posisi lebih tinggi di Gup MNC. Tempat lahir gue,” kata Aiman.
Sebelum melihat profilnya berikut ini kalimat mundur Aiman yang ditayangkan instagramnya, @aimanwitjaksono
Jelang 11 tahun yang sangat berwarna. Meniti jalan setapak di tengah segala keterbatasan, lalu berkembang menjadi lembaga yang diperhitungkan.
Lewat kerja Tim yang luar biasa, tak kenal lelah berpikir dan bekerja.
Bukan sekadar memberi apa yang diinginkan, tapi jauh dari itu menantang tanya akan manfaat apa yang bisa dipersembahkan. Jurnalisme Makna yang selalu diajarkan kepada kami, dari sang Guru Bangsa Mendiang Pak Jakob Oetama.
Semoga Tuhan selalu menunjukkan jalan kita untuk majunya Bangsa, bersama-sama!
Saya #Aiman Witjaksono…
Saya Pamit,
Salam!
Profil Aiman Witjaksono
Aiman Adi Witjaksono, S.T., M.Si. (lahir 8 Juli 1978) adalah seorang jurnalis dan pembawa berita dan dialog di KompasTV.
Sebelumnya Aiman cukup lama berkarya di RCTI sebagai reporter hingga Produser Eksekutif sekaligus penyiar.
Di RCTI, terakhir ia merupakan penyiar program berita Seputar Indonesia.
Di Kompas TV sejak Januari 2015 hingga Oktober 2022, ia menjadi pembawa acara Aiman, yang membahas mendalam dan membongkar misteri dari berbagai isu terkini di tengah masyarakat.
Dalam wawancara terbaru dengan Onad, panggilan host The Leonardo’s, Aiman mengaku cita-citanya bukan menjadi jurnalis.
Ia ingin dirinya menjadi anggota TNI dan sempat mendaftar AKABRI.
Namun keinginan tersebut kandas karena tak disetujui ibunya.
Meski demikian ia mengaku tak menyesal jadi jurnalis dan malah bersyukur.
Menurutnya sejak kecil ia memang merasa punya naluri jurnalis.
Terutama ketika ia membaca media cetak yang ada saat itu seperti kompas.
Naluri bertanya dan angle berita pun mulai tumbuh sejak itu.
Misal, kenapa saat itu Golkar menang terus, ia sempat tanya kepada PNS.
Aiman mulai pertama kali bergabung resmi bersama RCTI sejak bulan Mei 2002.
Namun dunia Televisi bukanlah hal baru baginya.
Sejak tahun 1980-an saat ia masih kanak-kanak, pernah menjadi bintang tamu program anak di TVRI kala itu.
Sebelum bergabung di RCTI, Aiman yang hobi beladiri dan pelatih Tae Kwon Do ini juga pernah berkarier di media dot com, yakni PT Kopitime Dot Com Tbk.
Perusahaan (Afiliasi dari Perusahaan Grup Bakrie) sebagai Head Section of B-to-B (Business To Business) E-Commerce Media.
Ketua OSIS SMP 85 dan Ketua MPK pada SMA Negeri 34 Jakarta ini berhasil meraih gelar Sarjana Teknik Industri-nya dari Sekolah Tinggi Teknologi TELKOM Bandung, Jawa Barat.
Saat itu ia juga pernah aktif sebagai kader dan pengurus HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), dan aktif menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa internal serta kerap menulis di kampusnya.
Pada tahun 2004, Aiman terpilih sebagai pemandu utama siaran langsung “Pemilu Eksekutif dan Legislatif 2004”.
Selain itu Aiman juga berhasil meraih penghargaan sebagai “Jurnalis Muda Berprestasi” dari Departemen Luar Negeri pada tahun 2006.
Pada tahun 2010, Aiman berhasil lulus dalam studi pascasarjana S2 dibidang Manajemen Komunikasi dengan Sub Bidang Komunikasi Politik dan Media Massa di Universitas Indonesia.
Di sini kerja kerasnya tidak sia – sia. Ia berhasil meraih kategori LULUSAN TERBAIK pada Departemen Komunikasi FISIP Universitas Indonesia, lulus dengan nilai paling tinggi dan predikat SUMMA CUM LAUDE.
Di akhir kariernya di RCTI pada tahun ke-10, Aiman Witjaksono menduduki posisi wartawan senior-Produser Eksekutif pada program berita utama Seputar Indonesia.
Aiman juga kerap diminta untuk berbagi pengalaman dan ilmu dengan menjadi dosen tamu untuk mata kuliah yang berhubungan dengan Media Massa, Jurnalistik hingga Public Relations di berbagai universitas di Jakarta dan Jawa Barat.
Kecintaannya terhadap dunia media massa televisi mengantarkan Aiman menempuh tantangan baru kini sebagai News Anchor dan juga jurnalis senior di Kompas TV sejak tahun 2012.
Di KompasTV Aiman Witjaksono menjadi pemandu acara Aiman Dan… terkait dengan “uji publik” para Calon Presiden yang akan maju dalam Pemilihan Presiden 2014.
Dari Program ini, Aiman Witjaksono meraih penghargaan Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia 2014 sebagai Presenter Talkshow Terbaik yang diberikan pada bulan November 2014.
Pada tahun 2015, atas kiprahnya selama ini menjadi jurnalis, Aiman dianugerahi Elizabeth O’Neill Journalism Award oleh Departemen Luar Negeri Australia.
Kembali pada 2017, Aiman juga meraih penghargaan dari Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebagai Presenter Talkshow Terbaik.
Pada 2018 ia juga memenangi penghargaan bergengsi PANASONIC GOBEL AWARD, sebagai PRESENTER BERITA TERFAVORIT 2018.
Juga pada tahun 2018, ia terpilih untuk mengikuti Program Fellowship IVLP dari Pemerintah Amerika Serikat untuk belajar mengenai Jurnalisme Investigasi di berbagai Universitas di Amerika Serikat.
Terakhir ia menjabat sebagai Kepala Departemen (News Manager) Investigasi dan Dokumenter di KompasTV.
Dan sejak Januari 2015 hingga Oktober 2022, ia menjadi Host program utama KompasTV, AIMAN, yang disiarkan di KompasTV, setiap Senin, Pukul 20.30 wib, yang dikenal dengan laporan EKSKLUSIF!
Dan ke depan ia akan menangani Inews TV